May 5, 2017

Day 5 - Pengkotbah 4

05 Mei
Pengkotbah 4

Dari kemarin aku masih kepikiran apa yang dilakukan Salomo. Salomo menyelidiki, memeriksa,memperhatikan apa yang terjadi dibawah langit ini. Salomo mempelajari kehidupan yang terjadi dibumi ini. Semua ia perhatikan,  pasal 4 hari ini  ia melihat ketidakadilan yang terjadi pada org yang tertindas, melihat kesia-siaaan di bumi ini.    Yang aku pelajari hari ini : 

•    Mengajarkan aku hari ini untuk mau lebih peka akan apa yang terjadi disekitarku, mau memperhatikan, mau belajar dari kehidupan ini. Tidak hanya hidup melakukan segala rutinitasku sehari hari begitu saja, tetapi belajar memperhatikan orang2 disekitarku. 

Share cerita sedikit, dulu aku sempat kurang pede merasa minder sendiri kenapa aku pergi kemana-mana naik angkutan umum.  Saat aku menggumulkan pergumulan ini kpd Tuhan , Tuhan beri aku jawaban yang membuat aku tercengang sendiri. Tuhan mau aku berdoa buat jiwa2 yang aku temui di angkutan umum. Berdoa agar mereka buka hati mereka untuk terima Yesus. Tuhan mau aku memperhatikan orang2 yang aku temuin di angkutan umum. Jadi setiap pagi pergi kerja aku naik angkutan umum aku selalu mengucapkan doaku buat orang2 yang ada dalam angkutan, aku juga jauh lebih memperhatikan orang2 yang aku temuin.  Tidak cuek begitu saja.

Dengan memperhatikan orang2 yang aku temuin aku juga belajar banyak hal yang aku temui.  Pernah lihat orangtua yang sudah sangat tua pergi sama2 berobat. Aku tau mereka berobat karena mereka turun dirumah sakit dan seblumnya mereka mengeluarkan kartu bpjs di angkut. Melihat ortu yang tua itu aku belajar bahwa beginilah arti kesetiaan dalam pernikahan. Setia sampai rambut memutih,setia walau  dlm keadaan sakit,setia sampai maut memisahkan. Pernah juga aku melihat seorang wanita yang bawa anak yang banyak, ada anak bayi digendong trus ada anak yang masih kecil, ada anak yg sekolah. Dari apa yang aku lihat aku belajar bahwa wanita itu sangat kuat,ia  begitu kuat mengurus anak membawa anak kecil,mengantar anak sekolah apalagi naik angut kan ribet sekali. Tapi disitu aku belajar pengorbanan seorang ibu buat anak2nya. Juga pernah cerita dgn seorang ibu yang baru pulang dari pasar, ia cerita cepat pulang karena akan segera masak buat anaknya yang akan kerja. Betapa hatiku terharu dengar cerita ibu itu. Belajar pengorbanan ibu.

Respon : Aku mengucapsyukur Tuhan buat setiap pembelajaran yang Tuhan berikan buat aku setiap hari. Aku mau belajar lebih peka lagi akan apa yang terjadi di sekelilingku. Belajar memperhatikan mereka, dan belajar mau berespon melakuan tindakan membantu mereka yang butuh pertolongan. Berikan aku hati seperti hati Yesus yang punya hati buat jiwa2. Amin

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

KebaikanNya

Nahum 1:7 (TB) "TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-...