May 23, 2011

Kehilangan yang kedua

Aku sebenarnya gak sanggup  menulisakan kisah ini, tapi aku harus kuat menghadapi ini semuanya. Memang inilah jalan yang terbaik bagi kami.

Tanggal 14 Mei 2011, Tuhan memanggil seorang yang aku sayangi dan aku hormati di keluargaku, bapak ku tercinta tutup usia di umurnya yang ke 57 tahun.
Begitu cepatnya Tuhan memanggil bapak, masih ingin aku mendengar suaramu pak, ingin mendengar bapak memanggil aku.

Pagi pagi itu sekitar jam sembilan Bapak pergi dari kami, dan meninggalkan kami. Dalam sekejap pak, kau tinggalkan kami, tampa mengucapkan pesan pesan terakhirmu bagi kami.
Masih kuingat tatapan mata mu pak, terakhir kalinya saat aku pegang tanganmu.
Masih kuingat semalam sehari sebelum bapak pergi kita makan kue kesukaanmu pak, apakah itu makan bersama terakhir kita.

Aku iklaskan Bapak pergi, mungkin itu yang terbaik buat Bapak dan disana Bapak sudah senang dan gak merasa sakit lagi.
Selamat jalan pak......
Sudah tenang dan damai Bapak disurga bersama Tuhan Yesus
kami mengasihimu pak...

May 11, 2011

Kehilangan

Slamat siang sobat bloger semuanya!!!!!!!!!!!
Udah lama sebenarnya ingin posting kisah ini, tapi setiap mengingatnya aku jadi sedih.
Kehilangan itu tentu menyedihkan dan sangat berat rasanya kehilangan orang - orang yang ada dekat kita. Pas di hari kartini tanggal 21 April kemarin, sesosok wanita yang aku panggil dia nantulang ( panggilan di orang batak) meninggal dunia. Mendapat sms siang hari itu memberitahu nantulang meninggal dunia.
Tersentak aku terkejut membaca sms itu dan langsung menghubungi keluargaku, gak nyangka dan terkejut hebat mendengarnya.

Padahal satu jam sebelum kabar duka itu, mamaku baru saja ngomong - ngomong di telepon  dengan beliau dan membicarakan rencana pernikahan anaknya yang bulan Juni ini akan berlangsung. Mama yang terkejut juga mendengar berita itu karena baru saja  bertelepon dengan beliau juga terkejut habis, yang  benar saja ito??? kata mama dengan suami nantulang itu. Iya benar, tiba - tiba dia sesak sedang membersihkan kamar mandi  dan langsung di bawa kerumah sakit, tapi tidak tertolong lagi.

Menangis terus mendengar kabar duka ini, kok bisa ??? padahal baru saja nantulang itu sehat - sehat saja. Mengapa dipanggil begitu tiba- tiba dan secepat ini. Beliau sangat baek dan begitu ramahnya ketika saya berkunjung kerumahnya di Medan. Kehilangan ini juga sangat terpukul buat putrinya yang akan menikah bulan Juni ini dengan abang saya. Dia gak ada saat kepergian Ibunya, karna jarak tempat kerja dengan  rumahnya cukup jauh.

Sedih bangat aku dengan kisah ini, orang yang sehat - sehat saja kelihatannya bisa pergi dengan secara manusia gak mungkin. Kematian hanya Tuhan yang tahu, kapan saat seorang manusia menghabiskan masa hidupnya di dunia ini.
Berusaha tegar untuk menerima ini karena untuk segala sesuatu ada waktunya.

Tuhan memberkati


May 10, 2011

JalanMU

Ini aku apa adanya diriku
Hatiqu memikirkan jalanku
tapi Tuhan yang mengatur segalanya
JalanMu dan kehendakMu lah yang jadi Tuhan
Bukan jalanku

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...