Nov 12, 2020

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello...................

Wah benar-benar rindu menulis di blog ini.

Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ingin aku tuliskan sebelum tahun ini berlalu. Yup...tahun ini geraja tempat aku ibadah dapat visi yaitu tahun 2020 “the year of a new dimension”  Firman Tuhan nya yaitu

“Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar” (2 KORINTUS 3:18)

TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.” Ulangan 28:13-14

Dan langkah yang aku ambil di awal tahun 2020 adalah lanjutkan kuliah lagi....yeyeyeyeye

Hal yang gak terpikirkan olehku di tahun 2019 di tahun tahun sebelumnya, tampa ada planning sama sekali aku memutuskan untuk melanjutkan kuliahku. Dan ini bukan sembarang melangkah ya. Aku ingat sekali saat aku mendengar visi Tahun Dimensi yang baru dan seperti apa Tuhan mau bawa kita masuk dalam dimensi yang baru.

Aku jelasin dulu ya tentang dimensi yang baru ini..bagaimna kita diubahkan semakin serupa dengan Kristus. Dalam hal karakter, sikap dan gaya hidup kita. Aku tau itu butuh perjungan (aku bukan dewa ya yang bisa berubah langsung) percayalah aku itu butuh proses proses yang jatuh bangun juga. Terkadang aku buat dosa yang menyakiti hati Tuhan, tapi ketika jatuh ingat untuk bangkit lagi jangan terus mau dalam penuduhan iblis. (lain waktu aku mau sharing hal ini) bukan berarti aku mantap udah hebat no..tidak sama sekali. Tapi semata mata Tuhan Yesus yang tolong. Aku lagi bergairah untuk mau ceritakan.

Kembali lagi tentang dimensi yang baru..ini bukan semata berbicara tentang hal yang duniawi ya, tapi intinya  apa yang didalam kita itu meluap keluar. Jadi jika roh kita itu mengalami dimensi yang baru percaya deh pasti keluarnya juga dirasakan. (aku agak2 susah jelasinnya dengan kata2 yang bagus)

“Dimensi yang baru dari berkat jasmani mengikuti dimensi yang baru dari berkat secara rohani. Jadi kalau dimensi kemuliaan Tuhan yang Tuhan berikan itu baru, yang artinya semakin besar yang akan membuat kita makin serupa dengan gambarnya maka berkat jasmani yang akan kita nikmati akan memasuki dimensi yang baru.”

Jadi awalnya berkat rohani ya baru berkat jasmani mengikuti. Berkat rohaninya itu luar biasa yaitu...menjadi serupa dengan Kristus. Ingat lagi awal penciptaan apa yang udah hilang yang diambil iblis dari kita yaitu identitas kita. So identitas itu penting bangat, identitas kita diciptkan yaitu serupa dengan Kristus.

Ketika hari  minggu itu aku mendengar visi tentang tahun dimensi yang baru. Tapi ini bukan sekali kotbah baru nagkap misi untuk kuliah lagi ya. Udah dibulan Februari kalau gak salah, karena aku mulai kuliah itu udah maret. Ingat sekali gimana caranya Tuhan mau bawa kita alamin dimensi yang baru. Upgrate diri, mau belajar, kuliah............., dan disitulah aku tangkap ya aku harus kuliah lagi. Aku harus siapin diriku dulu sebelum aku bisa terima hal yang lebih besar lagi. Intinya seperti itu. Tentu aku doa minta tuntunan Tuhan, dan cari sumber infomasi kampus kuliah di malam hari. Cari kampus juga butuh perjuangan hihihi. Cari informasi universitas tidak ada kuliah yang malam, yang ada universitas terbuka. Trus ada satu lagi tapi jauhnya dari ujung ke ujung lokasinya. Dan suatu ketika aku melewati suatu jalan mau kesuatu tempat dan mataku tertuju pada satu sekolah tinggi dan lokasinya itu hanya 5 -10 menit dari tempat kantorku. Hal yang tidak pernah aku pikirkan J nah..saat melewati itu disitu aku mendengar suara coba disitu. Aku cari lah infomasi sekolah tersebut..dan agak susah karena gak begitu terpublis informasinya. Tidak ada nomor Wa yang ada nomor telpon biasa kantornya, trus ada IG nya. dan aku coba dm tanya apakah masih bisa masuk kuliah di bulan Maret? Aku hanya disuruh datang ke kampusnya antar daftar nilaiku dulu, katanya nanti dihubungi jika prodi udah lihat daftar nilaiku.  Dan pergilah aku antar...tapi udah seminggu itu gak ada kabarnya. Aku kan rada cemas juga. Ini benaran gak sih aku dituntun untuk kuliah?  Oya dalam proses ini aku mau ceritakan dan saksikan bagaimana aku itu minta tanda dan betul minta didoakan. Jadi aku punya teman satu cool anak, namaya mis L (maaf gak bisa sebut namanya) dan miss ini benar2 aku suka. Setiap kami selesai cool anak itu dia selalu tanya ayok kak doa sama dan aku benar2 bisa terbuka bebas cerita sama miss L. Waktu itu aku cerita aku mau kuliah lagi dan tolong doakan aku. Itu pertama, kedua aku minta izin dulu sama nyokap. Kalau nyokap setuju berarti yes aku kuliah. Dan ingat sekali setelah seminggu tidak ada kabar dari kampus, aku beranikan diri hubungi kampus, dan aku disuruh hubungi langsung dosenya (kebetulan saat itu masa2 ujian skripsi, jadi prodi sibuklah) dan udah janji ketemu hari jumat pulang kerja. Sorenya aku pergi, ketemu ketua prodinya untuk melihat dan mencocokkan matakuliah yang mana yang bisa masuk dan yg belum. Karna aku ini tamatan D3 jadi hanya lanjutkan ke S1.  Ada sekitar 30 menitlah aku disana, setelah mencocokkan matakuliah, prodi itu bilang jika setuju aku bisa bayar dan senin langsung kuliah. Pulang dari kampus aku langsung ke cool anak krena memang jadwalnya kan sekalian permisi sama adik2 , dan aku ketemu miss L, setelah kami cool bareng aku minta didoakan keputusanku mau kuliah lagi dan tentunya izin ortu. Malamnya aku cerita sama nyokap dan tau gak respon nyokapku itu luar biasa. Dia sangat setuju, padahal di pikiranku dia tidak akan setuju dan mikir lebih baik aku nikah saja wkwkwk. Akhirnya aku dapat izin, prosesnya juga dimudahkan, dan besoknya aku pergi urus administrasinya ke kampus. Dan setelah itu beberapa hari lagi aku langsung kuliah. Ya walau udah telat 2 mingguan ya. Tapi senangnya itu luar biasa loh..., ini memang langkah awal bagiku karena menjalaninya kuliah sambil kerja itu bisa dibilang tidak mudah. Dan mayoritas mahasiswa/i nya itu jauh beda sekali umurnya denganku. Tapi setiap keputusan yang aku sudah ambil aku bersyukur, karena aku percaya ketika aku memutuskan langkah ini Tuhan Yesus besertaku dan menuntunku. Dan ada sesuatu yang aku harus pelajari dari dunia kampus, dosen dan mahasiswa. Pokoknya aku mau bilang Terimakasih Tuhan Yesus, Engkau selalu baik bagiku.

Dan ini udah dua semester aku jalanin, gak terasa juga dan akhir tahun ini udah mau mengajukan rancangan penelitian.... Dan aku hanya mau bilang tangkap setiap visi yang Tuhan katakan bagi kita, bisa itu lewat gereja gembala kita, atau mentor, atau renungan pribadi kita sama Tuhan. Walau jujur aku mau juga merasakan kenapa baru sekarang? Waktuku terbuang begitu saja sia2 selama ini. coba dari dulu kuliah mungkin udah S2. Penyesalan ada, tapi jangan lihat kebelakang terus. Aku harus terus memandang kedepan. Teringat apa yang ditulis di amsl 4 :25

“Biarlah matamu   memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.”

 

Pesan Tuhan di tahun 2020

Dimensi yang baru

kita harus menjadi semakin serupa dengan Yesus

kita akan menjadi kepala dan bukan ekor

kita akan tetap naik dan bukan turun

 




Sep 24, 2020

20 Butir Filosofi CM

 20 Butir Filosofi CM

1. Anak-anak terlahir sebagai pribadi utuh – mereka bukan lembaran kosong atau embrio yang baru berpotensi menjadi pribadi utuh. Mereka adalah pribadi utuh.

 2. Anak-anak tidak terlahir sepenuhnya baik atau buruk, melainkan menyimpan kemungkinan untuk yang baik ataupun buruk.

 3. Prinsip otoritas dan ketaatan berlaku bagi semua orang entah mereka menerimanya atau tidak. Keduanya bersifat alamiah, niscaya, dan mendasar agar satu kelompok atau keluarga hidup teratur dan harmonis.

 4. Prinsip otoritas dan ketaatan harus dibatasi oleh respek pada kepribadian anak. Otoritas bukanlah lisensi untuk menyakiti anak. Orangtua dilarang mempermainkan rasa cinta, rasa takut, sugesti, atau kharisma, atau hasrat-hasrat alamiah anak lainnya.

 5. Hanya ada tiga instrumen pendidikan yang boleh digunakan untuk mendidik anak – atmosfir alamiah, disiplin kebiasaan baik, dan penyajian ide-ide hidup. Inilah motto pendidikan CM, “Pendidikan adalah atmosfir, disiplin, kehidupan”.

 6. “Pendidikan adalah atmosfir” bukan berarti mengurung anak-anak dalam suatu lingkungan buatan yang khusus dirancang bagi anak-anak, namun memanfaatkan kesempatan-kesempatan dalam lingkungan alamiah anak sehari-hari dan membiarkannya belajar dari orang-orang dan benda-benda di sekitarnya secara bebas. Belajar dari hal-hal nyata di dunia nyata. Lingkungan buatan justru menghambat perkembangan kepribadian anak.

 7. “Pendidikan adalah disiplin” – disiplin di sini berarti melatihkan kebiasaan-kebiasaan baik secara terencana, teratur, dan bertujuan, baik kebiasaan mental dalam pikiran maupun tubuh, sesuai dengan hukum-hukum fisiologis.

 8. “Pendidikan adalah hidup” berarti pendidikan harus mengurusi baik tubuh, jiwa, maupun ruh anak. Akalbudi butuh nutrisi berupa ide-ide, oleh karena itu anak berhak memperoleh kurikulum yang kaya.

 9. Pikiran anak bukan ember kosong yang menunggu diisi, melainkan sesuatu yang berdaya hidup, berhakikat spiritual, dengan hasrat akan pengetahuan. Sebagaimana lambung dirancang untuk mencerna makanan, demikianlah akalbudi dirancang untuk mencerna pengetahuan dan tidak membutuhkan latihan atau gemblengan khusus untuk membuatnya siap belajar.

 10. Filosofi Herbart bahwa akalbudi ibarat panggung kosong yang pasif menunggu datangnya informasi dari pihak luar akan membebankan tanggung jawab yang terlalu besar kepada guru untuk menyiapkan pelajaran rinci bagi anak-anak. Padahal, semakin besar upaya guru mencernakan infomrasi, semakin anak-anak tidak belajar apa-apa. Anak-anak yang dididik dengan cara ini ada dalam bahaya menerima terlalu banyak pelajaran namun memahami sedikit saja. Cara mengajar akan dianggap lebih penting ketimbang pengetahuan apa yang anak betul-betul peroleh.

 11. Namun kita, karena yakin bahwa anak-anak punya kemampuan mental untuk mencerna semua pengetahuan yang ia perlukan, menyediakan kurikulum yang kaya dan bervariasi dan dengan cermat menawarkan hanya pengetahuan yang berdaya hidup, tidak pernah menyajikan fakta tanpa ide-ide yang melatarbelakanginya.

 12. “Pendidikan adalah sains tentang relasi-relasi”, artinya secara alamiah anak mengembangkan relasi-relasi dengan sejumlah besar pengalaman dan pengetahuan, maka kita memberinya pendidikan jasmani, pengetahuan alam, hasta karya, sains dan seni, dan banyak living books, karena kita tahu bahwa urusan kita bukanlah mengajarkan segala sesuatu kepadanya, tapi membantunya memiliki sebanyak mungkin relasi dengan perkara dan ide yang ia minati.

 13. Dalam merancang kurikulum bagi seorang anak, tanpa membedakan kelas sosial, ada tiga aspek yang harus dipertimbangkan: (a) kuantitas – anak membutuhkan sejumlah besar pengetahuan sebab, sama seperti tubuh, akalbudi membutuhkan makanan mental yang memadai; (b) variasi – anak membutuhkan pengetahuan yang beragam sebab diet ide yang monoton mematikan selera keingintahuan; (c) kualitas – anak membutuhkan pengetahuan yanag disampaikan dalam bahasa bermutu (well-chosen) sebab secara alamiah ia akan tertarik pada ide yang diungkapkan secara indah (literary form).

 14. Oleh karena pengetahuan belum betul-betul menjadi milik seseorang sebelum ia bisa mengungkapkannya, maka anak-anak musti diminta menarasikan apa yang ia telah baca atau dengar, secara lisan atau tertulis, sebagian atau seluruhnya.

 15. Prinsip ‘sekali baca’ (single reading) harus dijalankan dengan disiplin, sebab anak-anak secara alamiah punya kemampuan besar untuk fokus dan memperhatikan, tapi kemampuan ini akan dilemahkan jika ia diijinkan mengulang-ulang porsi bacaannya, atau dibuatkan ringkasan, atau dituntun dengan pertanyaan-pertanyaan komprehensi, dan sebagainya. Dengan langsung memperhatikan sejak kali pertama, lebih sedikit waktu terbuang untuk mengulang pelajaran, dan lebih banyak waktu untuk lebih banyak pengetahuan. Kapasitas belajar anak sangat luar biasa dan, sebagai ‘perilaku akalbudi’ (behavior of the mind) yang universal, kapasitas itu tidak terlalu terpengaruh oleh faktor turunan seperti IQ atau lingkungan asal.

 16. Ada dua pembimbing pertumbuhan moral dan intelektual yang perlu kita kenalkan kepada anak, yakni hukum kehendak (the way of the will) dan hukum nalar (the way of reason).

 17. Hukum kehendak: Anak-anak patut diajari (a) membedakan antara ‘Aku ingin’ (I want) dan ‘Aku hendak’ (I will); (b) Kehendak disebut efektif jika anak bisa memalingkan pikirannya dari apa yang ia inginkan tapi tidak ia kehendaki. (c) Cara terbaik untuk memalingkan pikiran dari perkara seperti itu adalah memikirkan atau melakukan hal lain yang juga menarik atau membangkitkan minat; (d) Setelah mengambil rehat sesaat seperti itu, kehendak anak mampu kembali menjalankan tugasnya dengan kekuatan baru. Penggunaan sugesti [contohnya, hipnotis] sebagai alat bantu anak dalam berkehendak harus dijauhi karena cenderung mengerdilkan dan mematikan orisinalitas karakternya. Memilih secara spontan adalah syarat pengembangan karakter, dan manusia membutuhkan pengalaman gagal maupun pengalaman sukses untuk mendidik dirinya.

 18. Hukum nalar: Anak-anak patut diajari untuk tidak terlalu bergantung atau mengandalkan penalaran mereka sendiri. Fungsi nalar adalah mendemonstrasikan secara logis (a) kebenaran matematis, (b) kebenaran suatu gagasan dasar atau asumsi yang diterima oleh Kehendak. Dalam kasus pertama, nalar bisa dibilang pembimbing yang otoritatif. Namun untuk menilai ide-ide, nalar belum tentu bisa dipercaya, sebab penalaran kita akan membenarkan segala macam ide yang keliru kalau kita memang berniat mempercayainya.

 19. Menyadari bahwa nalar tidak bisa selalu diandalkan sebagai otoritas tertinggi dalam membentuk opini, anak-anak yang beranjak dewasa patut memahami bahwa tanggung jawab terbesar mereka sebagai seorang pribadi utuh adalah memilih ide-ide mana yang perlu diterima atau ditolak. Latihan kebiasaan-kebiasaan baik, ajaran-ajaran etis, serta wawasan luas dari banyak bacaan dan pengalaman akan membantu mereka membuat pilihan-pilihan itu. Dengan demikian anak akan terhindar dari cara pikir dan tindakan asal-asalan yang sering menyebabkan seseorang hidup lebih rendah dari ideal yang seharusnya ia bisa capai.

 20. Tidak ada alasan untuk mendirikan sekat antara ranah intelektual dan spiritual dalam kehidupan. Kita mengajarkan kepada anak-anak bahwa semua kebenaran adalah milik Tuhan, dan bahwa kajian sekuler sama baiknya dengan kajian religius. Mereka perlu sadar, kehidupan beragama dan kehidupan akademis bukanlah dua dunia yang terpisah, dan apa pun yang ia pelajari atau kerjakan, Tuhan selalu bersama mereka.

sumber terjemahan disini : cmindindonesia

sumber asli disini


Dec 27, 2019

Kemurahan & Kebaikan Tuhan di tahun 2019

Tahun 2019 akan segera berakhir...  I am realy love my blog...

Banyak hal yang Tuhan kasih dalam hidupku. Kesempatan untuk terus merasakan kasih Tuhan, diampuniNya. Dan kesempatan untuk belajar, mencapai harapan dan mimpi yang Tuhan kasih di hatiku. Terimakasih banyak Tuhan.

Siapa yang menyangka aku bisa masuk dalam pelayanan anak di gereja :) sepertinya mustahil diluar pikiran mengajar anak. Jika melihat kediriku ini, sungguh gak layak, gak mampu dan gak mungkin. Tapi.......jika Tuhan udah kasih itu mimpi dihatiku. Tidak ada satupun yang dapat menutupnya. Baca kisahnya disini 

Menjadi gembala cool anak......aku punya anak-anak yang digembalakan. ini mereka: ada Eunike,Misel, Tamado, Felix,Daniel, Neo, Nadine, Nici, Cinat,Febi. air mataku tumpah menuliskan ini. ada suka ada air mata menjadi gembala cool. Sukacitanya itu gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Dan tau gak setelah masuk dalam pelayanan anak, aku ingin punya harapan membangun sekolah wow...untuk anak-anak usia dini seperti mereka, pingin sekolah lagi jadi guru :) Dukanya jika berturut turut mereka tidak datang, jika yang diajarkan minggu ini tidak dilakukan dan lupa minggu depannya :(  Aku benar2 harus merendahkan diriku, seperti memang hamba yang melayani. Menghubungi orangtuanya, mencari tau karakter dan pribadi mereka masing-masing, bertanggungjawab atas ajaran yang aku ajarkan, teladan hidup yang aku berikan. Sungguh beratttttt.. tapi semua duka itu terbayar dengan senyum mereka, kepolosan mereka, sukacita dimata mereka. anak-anak itu sungguh berharga dimata Tuhan. aku mengasihi mereka seperti Yesus sungguh mengasihi aku.






aku tau kekuranganku banyak, kreativitasku dalam mengajar itu kurang :( apalagi anak-anak yang aku didik banyak dibawah kelas 3. usia balita yang belum sekolah juga ada....Tugasku untuk terus belajar juga banyak. Sekarang aku lagi belajar sistem pendidikan CM. Pendidikan homeschooling Charlotte masson. Pendidikan karakter bukan akademis. Bersyukur dipertemukan dengan pendidikan CM, mengerti buku-buku living books yang cocok untuk anak. Aku hanya mau bilang Tuhan Yesus terlalu baik sama aku. Disaat aku merenung masa single aku, di umur aku sekarang belum menikah. aku percaya, Tuhan mempersiapkan aku jauhhhhh dari apa yang aku pikirkan. Aku punya masa depan yang indah bersama Tuhan. Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang. .. amin.... belajar untuk peduli, merendahkan diri, mengurangi perpectsionistku. Terimakasih Tuhan bawa aku jauh berpikir tentang generasi.......segala pelayanan ini bagi Tuhan. Bukan tentang diriku tapi tentang Tuhan Yesus.


Mau ucapkan SELAMAT NATAL 2019 dan menyambut TAHUN BARU 2020...




Janganlah takut,   sebab Aku menyertai engkau ,  janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan,  bahkan akan menolong  engkau; Aku akan memegang engkau  dengan tangan  kanan-Ku yang membawa kemenangan ( Yesaya 41 : 10)

Jan 25, 2019

KU DAKI GUNUNG YANG TINGGI


KU DAKI GUNUNG YANG TINGGI

Ku daki daki daki daki gunung yang tinggi
ku turun turun turun turun lembah yang dalam
ku melintasi padang rumput hijau terbentang
Yesus besertaku

ku terbang terbang terbang terbang luar angkasa
ku selam selam selam selam dalam samudra
ku dayung dayung dayung dayung prahu di sungai
Yesus besertaku

Di kanan Kau ada
Di kiri Kau ada
Di atas dan di bawah Kau ada
Di suka Kau ada
Di dukaku Kau ada
Karna Engkau Yesusku

Jan 16, 2019

HAFAL 66 KITAB MELALUI PERMAINAN LINGKARAN KITAB PERJANJIAN LAMA


HAFAL 66 KITAB MELALUI PERMAINAN LINGKARAN KITAB
PERJANJIAN LAMA

Kitab Taurat terdiri dari Kejadian Keluaran, Imamat, Bilangan dan Ulangan

Kitab Sejarah terdiri dari Yosua, Hakim-hakim, Rut, 1 dan 2 Samuel, 1 dan 2 Raja-Raja, 1 dan 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, Ester

Kitab Puisi kumpulannya ialah Ayub Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung

Kitab Nabi-Nabi Besar di dalamnya ada Yesaya Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel

Kitab Nabi-Nabi Kecil terdiri dari Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi

Baca juga: Permainan Sekolah Minggu: Bantu Lindungiku dari Cobaan dan Godaan

PERJANJIAN BARU
Kitab Injil dinamakan sesuai nama penulisnya terdiri dari Matius, Markus, Lukas, Yohanes

Kitab Sejarah terdiri dari Kisah Para Rasul

Surat-Surat Rasuli adalah surat yang ditulis oleh para rasul.

Rasul Paulus menulis 9 surat yang ditujukan kepada jemaat sesuai dengan nama kotanya: Roma, 1 & 2 Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, 1 & 2 Tesalonika

4 surat rasul Paulus berikutnya ditujukan pribadi atau pastoral sesuai dengan namanya: 1 Timotius, 2 Timotius, Titus dan Filemon

1 surat yang ditujukan untuk orang Ibrani

7 surat rasuli selanjutnya diberi nama sesuai penulisnya: Yakobus, 1 & 2 Petrus, 1, 2, dan 3 Yohanes, dan Yudas

Kitab Wahyu ditulis oleh Yohanes. Ide utama kitab Wahyu adalah kedatangan Yesus yang kedua kali.

Baca juga: Bermain Ping Pong Asik Sambil Memahami Firman Tuhan tentang Cara Menghadapi “Amarah”

Menghafal Ayat Alkitab Acak Dengan 6 Langkah Mudah

Setelah menjelaskan hal ini ke anak-anak, sekarang ajak anak-anak bermain!

Alat-alat yang dibutuhkan:
1. 2 karton yang sudah digunting berbentuk bulat dengan diameter 30cm

2. 9 potongan karton warna-warni yang sudah ditulis 5 bagian utama Perjanjian Lama (‘KITAB TAURAT’, ‘KITAB SEJARAH’, ‘KITAB PUISI’, ‘ KITAB NABI BESAR’, ‘KITAB NABI KECIL’) dan 4 bagian utama Perjanjian Baru (‘KITAB INJIL’, ‘KITAB SEJARAH’, ‘SURAT-SURAT RASULI’, ‘KITAB WAHYU’)

3. 66 potongan karton putih berukuran lebih kecil yang sudah ditulis masing-masing kitab

4. Spidol

5. Beberapa lem kertas

Cara bermain:
1. Tulis ‘PERJANJIAN LAMA’ dan ‘PERJANJIAN BARU’ di bagian tengah masing-masing karton bulat dengan tulisan berukuran besar menggunakan spidol

2. Bagi anak menjadi 2 tim. Satu tim mengerjakan ‘PERJANJIAN LAMA’, tim yang lain ‘PERJANJIAN BARU’

3. Dengan bimbingan kakak, minta mereka menempelkan karton warna-warni dengan rapi sesuai dengan pembagiannya di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

4. Ajak kedua tim berlomba menempelkan 66 potongan karton putih yang tertulis nama-nama kitab sesuai pembagian utama

5. Penilaian bukan tentang siapa tim yang paling cepat, tapi yang paling tepat dan rapi menempelkan potongan kitab

Sumber: Superbookindonesia.com

TIPS MENGHAFAL AYAT ALKITAB


TIPS MENGHAFAL AYAT ALKITAB DENGAN MUDAH. TIPS TERAKHIR SERU BANGET!

Jika kelas Sekolah Minggu kakak punya fasilitas papan tulis, kami punya 2 tips mudah yang bisa menginspirasi kakak.

1. PERMAINAN HAPUS KATA
Tulis ayat di papan tulis. Baca bersama-sama 2-3 kali. Suruh semua anak membalikkan badan dan minta salah satu anak menghapus satu kata. Suruh mereka menghadap depan lagi dan mengulang ayat dengan tetap menyebutkan kata yang sudah dihapus. Lakukan penghapusan kata terus-menerus sampai semua kata berhasil terhapus.

2. PERMAINAN BESAR KATA
Tulis beberapa kata penting dengan huruf besar. Misalnya “TAKUT akan TUHAN adalah permulaan PENGETAHUAN”. Beri penekanan setiap membaca kata yang ditulis huruf besar

Jika kelas tidak memiliki papan tulis, dua tips pilihan berikut bisa ini membantu kakak menolong mereka menghafal. Bagi kelas menjadi dua kelompok.

1. PERMAINAN LOMBA AYAT
Jika dua kelompok masih dirasa terlalu besar, bagi lagi menjadi empat kelompok. Perkiraan masing-masing kelompok berjumlah 4-5 anak.

Baca ayat bersama-sama berulang kali. Beri mereka waktu. Jika dirasa sudah cukup, buat kompetisi kecil antar kelompok.

Setiap dua kelompok berbalas-balasan mengucapkan ayat yang dihafal. Jika masih ada cukup waktu, masing-masing kelompok mengucapkan ayat yang dihafal di depan kelas.

2. PERMAINAN 'IKUTI PERINTAH-KU'
Baca ayat bersama-sama berulang kali sampai mereka mulai sedikit hafal. Bagilah ayat per dua atau tiga kata, tergantung seberapa panjang ayat tersebut. Setiap pembagian kalimat disimbolkan dengan satu jari.

Gunakan kedua tangan untuk mengkomando mereka. Tangan kiri untuk anak-anak yang di sebelah kiri, tangan kanan untuk anak-anak sebelah kanan. Angkat kedua tangan kakak dan mulai beri aba-aba

Penjelasannya agak susah ya kak? Saya beri contoh.

TAKUT AKAN TUHAN ADALAH PERMULAAN PENGETAHUAN ada 6 kata.

1. Penggal kalimat menjadi dua

-TAKUT AKAN TUHAN disimbolkan dengan jari telunjuk (angka 1)
-ADALAH PERMULAAN PENGETAHUAN disimbolkan dengan jari telunjuk dan tengah (angka 2)

2. Angkat kedua tangan dan beri aba-aba

-Ketika kakak mengisyaratkan angka 1, maka mereka menyebutkan TAKUT AKAN TUHAN.
-Kalau angka 2, mereka menyebut ADALAH PERMULAAN PENGETAHUAN.

3. Buat tantangan lebih seru

-Beri perintah berbeda antara tangan kiri dan kanan. Misalnya tangan kiri mengisyaratkan angka 1 dan tangan kanan angka 2.
-Berarti anak di sebelah kiri menyebutkan TAKUT AKAN TUHAN dan anak di sebelah kanan menyebutkan ADALAH PERMULAAN PENGETAHUAN dalam waktu yang bersamaan


Sumber : superbookindonesia.com

MENGHAFAL AYAT ALKITAB ACAK DENGAN 6 LANGKAH MUDAH


MENGHAFAL AYAT ALKITAB ACAK DENGAN 6 LANGKAH MUDAH

Ini salah satu tips yang bisa kakak gunakan untuk membantu mereka menghafal ayat Alkitab. Kita ambil satu ayat yang bisa dijadikan contoh.

“Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat.” Mzm 103:4

Berikut langkah-langkah menghafalnya:

1. Bagi ayat menjadi 6 penggalan kalimat
Contohnya Dia yang menebus - hidupmu dari - lobang kubur - yang memahkotai engkau - dengan kasih setia - dan rahmat

2. Undang 6 anak ke depan dan bagikan penggalan kalimat tersebut
Tidak apa-apa kalau 6 anak itu membaca penggalan kalimat yang mereka pegang

3. Susun 6 anak yang berdiri di depan secara acak
4. Bagi tugas mereka
a. Anak-anak yang duduk membaca urutan ayat Alkitab dengan benar sesuai penggalan kalimat

b. Satu per satu anak yang di depan mengangkat penggalan kalimat yang mereka pegang, dimulai dari anak yang paling kiri dari sudut pandang anak-anak yang duduk

5. Anak-anak yang duduk terus membaca ayat Alkitab yang sedang dihafal sambil mengatur posisi 6 anak yang di depan
6. Setelah tersusun, ajak semua anak membaca ayat tersebut berulang kali sampai dirasa seluruh isi kelas benar-benar hafal

Sumber : SuperbookIndonesia.com

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...