Oct 28, 2014

Cerita Pertama di Singapura

Puji Tuhan aku dan teman-teman mendapat kesempatan untuk dapat liburan ke Singapura tanggal 17-19 Oktober 2014. Yang seharusnya rencana mau ke Yogyakarta bulan September gagal karena operasional pesawat tiger airline tidak beroperasi lagi untuk penerbangan lokal Indonesia. Jadi setelah uang direfund menunggu satu bulan kemudian kami memutuskan untuk memilih perjalanan ke Singapura lewat Batam. Puji Tuhan dapat tiket lumayan murah PP Pku-Batam sekitar 700 ribu. 

Awal keberangkatan pukul 15.20  delay menjadi pukul 18.00 diakibatkan faktor cuaca yang kurang bagus di wilayah Sumatera khususnya Palembang, Jambi dan Pekanbaru.Yaitu kabut Asap. Rencana skedule yang telah dibuat buat perjalanan malam disana terpaksa ditiadakan karena kami baru sampai di Singapura pukul 12 malam waktu Singapura. Kalau di Indonesia menunjukkan pukul 11 malam. Kami sampai di Bandara Hang Nadim sekitar pukul 07 malam dan kita langsung otw ke Pelabuhan Batam Center untuk check in untuk keberangkatan menggunakan fery dan kita dapat keberangkatan terakhir pulul 20.40 waktu Indonesia. Perjalanan ke Singapura melewati Fery memakan waktu sekitar 45 menit.

 Ini foto waktu kami sampai di Singapura pukul 12 malam, tampak jalan raya sudah sepi :)

Sampai di pelabuhan Harbour, kita melewati proses imigrasi terlebih dahulu. Setelah itu kita cari tempat pembelian tiket MRT. Ada dua pilihan kita bisa beli tiket standar atau beli tiket terusan (EZ-Link). Kami membeli tiket standar seharga  11SGD untuk 5 orang. Cara membelinya mudah dengan pergi ke mesin tiketing yang berada didalam stasiun MRT lalu pilih tujuan kita dan nanti muncul berapa biaya untuk menuju kesana. Dibagian bawah bisa dipilih untuk berapa orang tinggal enter 5 kali untuk 5 orang. Masukkkan uangnya dibagian kanan atas dan tiket akan muncul dari lubang bawah. Gampang kok :)

Setelah sampai di stasiun yang dituju, kami membeli EZ-Link seharga 12 SGD/orang. Kami membeli karena takut repot setiap naik MRT harus mampir ke mesin tiketing. Jadi untuk perjalanan besok gak perlu mampir ke mesin tiketing lagi untuk beli tiket MRT. EZ-link lebih praktis dan untuk jangka waktu yang lama bisa digunakan. Jika saldo tidak mencukupi bisa diisi ulang.

Pengalaman pertama menggunakan MRT sangat menarik. Banyak keuntungan didapat menggunakan MRT. Lebih cepat dan aman. Tampak foto dibawah ketika MRT terbuka, tanda panah warna merah diluar menunjukkan penumpang yang akan masuk berdiri disana. Dan tampak panah warna hijau menunjukkan penumpang keluar. Dan kita wajib kasih jalan dulu penumpang yang akan keluar. Didalam MRT juga ada tanda kursi prioritas yang wajib kita perhatikan. Selama menggunakan MRT kebanyakan kami berdiri, tapi walaupun berdiri tetap aman dan enjoy :)  


Untuk catatan saja,untuk yang pertama kali naik MRT kita wajib baca rute perjalanan MRT dan nama-nama stasiun berhentinya. Agar jangan stasiun tempat kita mau berhenti terlewatkan :) Didalam MRT bisa kita baca denah rute perjalanannya pas ada diatas pintu keluar masuknya. Satu lagi setelah keluar dari MRT wajib kita perhatikan arah jalan keluar. Didalam stasiun sudah dilengkapi denah-denahnya. Karena baru pertama kali, kami juga sempat nyasar bolak balik naik eskalator hahaha. Oh iya kita kudu jalan cepat disana karena disana serba cepat :)




 

Oct 6, 2014

Hari yang selalu penuh syukur

Aku rindu my blog :) aku rindu nulis lagi :) rindu berbagi tulisan, rindu pelayananku dalam menulis. Aku rindu Tuhan :) Banyak sekali yang ingin aku share. Ternyata udah bulan Oktober :) dan aku baru masuk kerja setelah cuti seminggu, thanks Lord. 

Hari ini Bu anny temanku satu kantorku ulang tahun. Happy B'day yaa Bu Anny berkat melimpah dalam Yesus Tuhan mengalir buatmu, amin..... Aku mengucap syukur Tuhan buat aku bisa kenal ibu Anny dan ia menjadi teman yang memberi contoh dan teladan buat aku. Trimakasih buat orang-orang yang Tuhan kasih ada disekitar aku untuk membentuk dan mendidik aku. 


Hari ini aku juga dapat kabar dari temanku Yuniar bahwa bukunya dia udah terbit :) wah senangnya aku mendengarnya dan dia juga cerita bahwa  misi dia dalam pelayanan tuk bantu penerbitan buku  kristen bisa tercapai. Mimpi yang jadi kenyataan. Praise The Lord, biarlah semua visi dan misi pelayanan yang dia lakukan semua untuk memuliakan Engkau Tuhan Yesus. Aku bersyukur buat hal tsb. Dan membuat aku termotivasi untuk menerbitkan buku juga :) semoga Tuhan mengkehendaki impianku ini. 

 

 

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...