Jun 30, 2017

Juni dan ceritanya


30 Juni

Akhir Junipun telah tiba...Bulan Juni bulan yang sangat berkesan buatku.  Bulan Juni bulan kelahiranku. Bulan Juni bulan perayaan pernikahan 3 orang saudaraku. Semuanya mereka menikah dibulan Juni walau beda2 tgl. Sobatku juga menikah dibulan Juni tgl 24 ini. Presiden juga lahir di bulan Juni dan banyak undangan pesta dibulan Juni hahaha

04 Juni aku berulangtahun ke-31
Semakin aku bertumbuh dewasa semakin aku banyak sekali menyadari apa yang kulakukan dimasa2 mudaku sangatlah kurang maksimal. Padahal seharusnya aku bisa melakukan lebih dari apa yang kuharapkan sekarang. Namun hidup terus berlanjut, aku gak boleh melihat kebelakang lagi, tetapi aku harus bisa fokuskan pada apa yang didepanku sekarang ini. Fokus pada panggilanku. Kadang aku suka mikir aku kemana ya disaat umurku kepala dua? apa yang sudah aku kerjakan? dimana aku saat itu? memoriku kembali berusaha mengingat2nya. Aku bilang sama Tuhan " Bapa, terimakasih buat sadarkan aku diumurku sekarang ini. Banyak memang waktu yang aku habiskan begitu saja. Tapi aku tau Bapa selalu mengasihi aku bagaimanpun buruknya aku ini. Seperti perumpamaan anak yang hilang. Si bungsu yang kembali dan Tuhan begitu mengasihinya. Aku anak Allah. Aku selalu pegang identitas baruku itu. Apapun yang terjadi kepadaku saat2 ini,aku percaya bahwa Tuhan merancangkan yang terbaik bagi aku anakNya. Percaya ..aku percaya Tuhan. 

Semenjak punya kegiatan jualan buku aku memang rada sibuk. Sibuk posting buku,promosikan buku, baca buku. Hingga kegiatan menulis sangat merosot :( Bulan kemarin seroang temanku yang  punya passion menulis chating aku. Dia tanya apakah aku masih sering menulis lagi. Aku jawab sudah gak lagi dek. Dan dia bilang ayok kak sama-sama kita bangkit nulis lagi. Dan aku juga sangat senang dengar bahwa temanku itu berhenti dari tempat dia menulis sekuler, dan dia mau fokusin untuk nulis pemberitaan Firman. Cerita panjang lebar, akhirnya dia yang begitu semangatnya email aku panduan2 menulis untuk redaksi. Dan tanyain aku apakah aku sudah menulis. Aku merasa jadi segan sama dia sebenarnya karena dari panduan yang dia kasih keaku belum ada waktuku untuk menulis juga. Maaf ya yun. Ini kakakmu lagi berusaha untuk mengatur waktunya. Aku dan temanku ini sepertinya punya ikatan feeling yang cukup kuat soal panggilan menulis. Hari sebelum dia chating aku,aku tuh dapat teguran hampir sama dengan dia. Yaitu agar aku bisa FOKUS pada satu panggilan saja, jangan semua dikerjakan sehingga gak ada yang siap. Dan temanku itu juga, makanya dia putuskan berhenti dari kegiatasn menulis sekulernya dan kembali pada panggilan pemberitaan Firman.

Aku cerita kalau semalam aku baca Firman dari Kisah Para Rasul 6, tentang Rasul-Rasul yang harus FOKUS pada pengajaran Injil. Dan Rasul tidak mau sibuk dengan pelayanan meja karena nanti tidak bisa fokus pada penginjilan.  Sehingga diangkatlah 7 orang yang dipilih untuk melayani orang miskin. Sementara Para Rasul Fokus pada pemberitaan INJIL. Dari pembacaan Firman tsb aku diajar bahwa aku juga harus seperti itu. Fokus pada panggilanku, jangan semua pekerjaan pelayanan dipegang. Sehingga akhirnya aku gak sanggup selesaikannya. Terimakasih Bapa buat peringatan ini.

24 Juni
Sobatku Tika menikah. Jujur aku sangat senang dengar kabar ini. Aku dan dia jadi teman dekat semnjak kami kerja diperusahaan yang sama. Sudah 8 thn  inilah. Saat tahun lalu dia bilang sama aku, " Li..aku mau menikah tahun depan."  Saat aku dengar itu, aku terkejud.Karena selama ini dia gak pernah cerita dia lagi dekat sama siapa atau yang dia gumulkan. Karena setiap ada cow yang lagi dekat atau dikenalin sama dia, temanku ini pasti cerita. Dan saat dengar bilang dia mau nikah, dalam hati aku terkejud. Walau dalam bicaraku aku bilang selamat ya. Dan kasih dia pertanyaan yang banyak. Seperti marga apa? kenal diamana? orangnya gimana.  bla bla bla.  Singkat cerita ya aku bilang, kapan kami dikenalin? atau jangan2 sampai u mau nikah baru kami kenal. Dan menungu menunggu memang benar. Sampai hari H nya kami gak ada dikenalin. Dan aku baru tau dan lihat  calonya di hari H dia pemberkatanan. Aku berpikir positif saja akan hal ini. Karena si cow juga tinggal di luar kota, jadi waktunya sangat terbatas. Apapun itu aku cukup senang. Aku selalu berdoa agar semua dilancarkan sampai hari H nya. Saat aku melihat orang menikah, aku selalu dengar Tuhan say sama aku " ini adalah kebaikan." Kebaikan buat kekurangan si pasangan yang dipenuhi pasangan yang lain. Banyak aku melihat contoh orang2 yang aku kenal yagn dulunya gimana tetapi setelah menikah mereka mengalami perubahan kearah yang baik. Dan aku sangat senang mendengar kabar2 tsb. Dan itulah suatu penghiburan juga buat aku  ketika aku dalam masa penantianku ini. Aku  sebagai perempuan, aku diciptakan Tuhan untuk menjadi penolong buat seorang pria yang telah Tuhan tetapkan jadi pasanganku. Dan dia juga si pria akan menjadi kepala dan pelindung buat aku yang lemah.

Buat Tika Hutahean " Selamat ya Sobat atas berkat pernikahan yang telah kamu terima. Kiranya kamu semakin hari semakin menjadi istri yang cakap dihadapan Tuhan dan suamimu. Damai sejatera dalam Kristus mengalir dalam keluarga barumu. Ceria selalu ya, jangan suka diam2 lagi kalau lagi marah." Peace :) 

Bulan Juni ini juga aku merasa kesehatanku sangat tidak baik. Aku sering sekali kecapean dan lemas.  Apalagi saat2 mau pergi ke pemberkatan pernikahan temanku ini, saat itu aku merasa kondisiku sangat lemah. Apalagi tempatnya cukup jauh di dolok sanggul. Aku sempat kepikiran gak mau pergi, tetapi aku mikir jika aku gak pergi bagaimana perasaan tika. Aku bergumul dan bwa ini dalam doa. Tuhan tolong aku. Hingga tgl 21 Juni aku pergi berobat.  Dan Puji Tuhan, Bapa sangat jagain aku selaama dalam perjalanan. Aku sehat sekali dalam perjalan kami. Berarti harus banyak adventure lagi  ini biar gak sakit :) Dari tgl 22 malam sampai 25.  Padahal jujur aku sempat sangat takut akan kesehatanku ini. Saat aku berobat aku sampai tanya dokternya apakah ini baik dok? apakah aku gak perlu usg? Dokternya bilang baik, itu gejala yang normal. Dan hanya dikasih obat dan diruh balik tgl 23. Tetapi aku bilang aku ada perjalanan. Dan karena seminggu nya libur lebaran, dokter tsb baru buka tgl 03 Juli nanti.

Saat sakit lemah seperti itu kadang iman kita itu benar2 diuji. Aku bilang sama Bapa, " Tuhan kalau aku sakit siapa yang berdoa buat keluargaku? kalau aku sakit siapa yang mau berdoa di angkutan umum lagi? Kalau aku sakit bagaimana keluargaku? Siapa yang bedoa buat kantor  ini, buat teman2 ku disini. Bapa, aku percaya Engkau Jehova Rapha. Engkau Allah yang menyembuhkan. Aku menikmati setiap proses yang terjadi dalam hidupku ini Tuhan. Aku mau belajar seperti Daud, didalam kesukarannya Daud tetap ingat Tuhan. Disaat dia dikejar kejar Absalom anaknya sendiri. Daud tetap memprioritaskan Tuhan yang terutama. Daud mencari Tuhan. Aku juga mau seperti Yosafat Raja Yehuda. Disaat aku takut dan melihat masalahku besar seperti laskar yang besar. Aku mau mencari TUHAN. Aku mau merendahkan diriku diahadapan Tuhan.
Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. ( 2 Taw 20: 3)
dan berkata: "Ya TUHAN, Allah nenek moyang kami, bukankah Engkau Allah di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada orang yang dapat bertahan melawan Engkau. ( 2 Taw 20: 6) 

Bapa disurga, Allah nenek moyang kami, bukanlah Allah yang sama menolong Israel adalah Allah yang sama yang aku sembah saat ini? Kuasa dan kesembuah ada didalam tanganMU, sehingga tidak ada satu penyakitpun yang tidak dapat TUHAN sembuhkan. Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan seorang yang buta sejak lahirnya, Tuhan Yesus sanggup sembuhkan seorang wanita yang sudah cukup lama mengalami pendarahan. Dan aku percaya Tuhan Yesus sanggup sembuhkan kelemahanku saat ini. Amin


Untuk Bulan Juli aku sudah punya kegiatan yaitu ikut kelas PKS dan KRP. PKS itu singkatan dari Pernikahan Kristen Sejati sedangkan KRP yaitu Kisah Rasul Paulus. Semoga semakin banyak perncerahan dan pembelajaran. Pergunakan masa" single untuk lebih produktif dan menjadi wanita yang cakap :)

Sudah dulu ya ceritanya cukup panjang karena di rapel semua bulan Juni ini dalam satu postingan. God bless you.











Jun 21, 2017

Kepada Mulah aku berharap

"Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku,
dan apa batas umurku,
supaya aku mengetahui betapa fananya aku!
Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku;
bagi-Mu hidupku seperti sesuatu yang hampa.
Ya, setiap manusia hanyalah kesia-siaan!
Ia hanyalah bayangan yang berlalu!
 Ia hanya mempeributkan yang sia-sia dan menimbun,
tetapi tidak tahu, siapa yang meraupnya nanti.
Dan sekarang, apakah yang kunanti-nantikan, ya Tuhan?
Kepada-Mulah aku berharap.
Mazmur 39 :5-8

Jun 6, 2017

Tuhan adalah Terangku - Ayat hafalan Minggu I

Proyek ketaatan yang kubuat dlam tahun ini adalah menghafal ayat Alkitab. Satu minggu satu ayat hafalan. Setiap hari aku mengucapkan ayat tsb agar aku tetap bisa ingat. Aku membuat jadwalnya setiap minggu ganti ayat hafalan. Karena kalau satu hari harus menghafal aku merasa aku belum mampu. (maafin anakMu ini Tuhan). Aku mau latih diriku dulu dalam setiap minggu, aku berharap ada kemajuan dan bisa dalam 3 hari dan 1 hari. Tolong mampukan aku Tuhan.

Proyek ketaatan yang lainnya adalah belajar memahami Amsal 31. Aku baru masuk minggu pertama sudah ada 6 hari belajar setiap hari dari buku panduannya. Judul bukunya Becoming the Woman God wants me to be. Setiap hari ada ayat hafalan, ayat bacaan,doa dan praktek serta komitemen yang diambil. Aku ada tulis dibuku jurnalku dan berharap bisa share disini nanti.


Ayat hafalan untuk minggu pertama ini aku ambil dari Mazmur 27. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku,kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?






KebaikanNya

Nahum 1:7 (TB) "TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-...