Showing posts with label Mei. Show all posts
Showing posts with label Mei. Show all posts

Day 18 - 2 Samuel 19-21

2 Samuel 19-21

• 2 Samuel 19:2 (TB) Pada hari itulah kemenangan menjadi perkabungan bagi seluruh tentara, sebab pada hari itu tentara itu mendengar orang berkata: "Raja bersusah hati karena anaknya."

Kemenangan saat perperanagn swahrusnay dirayakan dgn sukacita. Tetapi tidak dgn kemenagan saat ini, Raja bersedih karena ia harus kehilangan anaknya. Membaca ini aku diingatkan bahwa aku juga pernah sangat sedih saat orang yang aku kasihi dipanggil Tuhan. Seharusnya aku harus senang Karena saat terakhir orang yang aku kasihi dipanggil Tuhan, disaat itu ia telah menerima Yesus sbg Tuhan & Juruselamatnya. Ia mengalami kemenangan dan kesembuhan dlm Tuhan. Ia ga mengalami Sakit lagi. Doa2ku Selama ini dijawab Tuhan. Walau secara fisik kami harus terpisah. Tetapi secara roh Ia mengalami kemenagan. Saat itu aku benar2 cukup lama bisa bangkit dan menyadari kemenagan tsb. Membaca Firman hari ini membuatku terhibur kembali. Bahwa ada masa2 kesedihan kehilangan yang dikasihi tetapi diabalik kesedihan itu ada kemenangan. Terimakasih Tuhan

• 2 Samuel 19:16 (TB) Juga Simei bin Gera, orang Benyamin yang dari Bahurim itu, cepat-cepat datang bersama-sama dengan orang-orang Yehuda untuk menyongsong raja Daud.

Simei yang awalnya mengutuki Daud. Tetapi Sekarang Ia sendiri yang datang menyongsong Daud. Hari ini aku belajar benar bahwa kita ga perlu menghakimi orang yang membenci kita. Kita ga perlu membalas orang yang jahat kpd kita. Kisah ini menjadi Buktinya. Daud ga mau melawan Simei yang awalnya mengutuki Dia. Daud tau Tuhan adalah hakim atas hidupnya. Kita bisa lihat bahwa Simei sendiri melihat kebenaran itu, Simei mengakui kesalahan, Ia Bertobat dan mengikuti Daud. Hari ini aku diingatkan ga perlu balas orang yang anggap kamu hina, atau Berbeda karena minoritas. Tuhan adalah pembelamu. Orang2 yang dulunya menghinamu bisa berbalik 180 derajat mengikutmu. Tuhan melihat perbuatan orang2 benar. Tuhan adalah Hakim yang adil.

Praise the Lord. Amin

Day 15 - Mazmur 3-4,12-13,28,55

Mazmur 3-4,12-13,28,55

Hari ini aku belajar dari ketegaran hati Daud dlm menghadapi masalah. Daud tetap percaya Tuhan adalah pelindungnya. Ia percaya bahwa Tuhan berdaulat atas hidupnya dan pemerintahnya sbg Raja Israel. Mazmur 3:4 Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.

Daud percaya bahwa hanya dari Tuhan sajalah datang pertolongan. Kalau ingat bacaan semalam bagaimana Daud mendaki Bukit Zaitun sambil menangis. Betapa sedihnya harus Lari dari kerajaannya sendiri hanya karena Absalom anaknya sendiri yang memberontak jadi musuhnya. Aku benar2 salut akan ketegaran Daud menghadapi masalhanya. Ga ada kata2 mengeluh ga ada kata2 meragukan Tuhan keluar dari mulut Daud. Yang ada adlah Daud begitu yakin bahwa Tuhan pasti mendengar seruannya. Daud tidak kwatir, Daud bisa tidur tentram di ats permasalahnya. Sebab hanya Tuhan yang membiarkan aku diam dengan Aman (Mzm 4:9)

Aku Perlu banyak lagi mempelajari karakter Daud. Daud yang bisa tetap bersukacita saat masalah datang. Semua itu datangnya dari Tuhan. Tuhan yang memberi sukacita kpd Daud shg Ia bisa tentram tidur. Oh Tuhan, kalau aku melihat diriku Aku masih sering gagal saat Ada masalah masih suka kwatir dan susah tidur. Aku mau lebih dekat lagi bergaul dengan Mu Tuhan, aku mau spt Daud juga bisa merasakn sukacita dari Tuhan saat menghadapi pergumulanku. Akhir2 ini aku memang kepikiran sesutu hal yang buat aku begitu takut dan kuatir ga bisa tidur. Aku mau spt Daud percaya beriman bahwa Tuhan gak pernah tinggalkan aku sendiri. Percaya janji Tuhan bahwa janji Tuhan selalu ya dan amen buat anak2Nya.

Mazmur (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.
(12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.

Amin Tuhan. Aku imani setiap janji Tuhan bagi aku anakMu. Engkau tidak akan pernah membiarkan aku sendiri menghadapi pergumulanku. Engkau Allah Jehovah Rapha buatku. Amin

Day 14- 2 Samuel 13-15

2 Samuel 13-15

1) 2 Samuel 13:3 (TB) Amnon mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu seorang yang sangat cerdik.

Mengingatkan aku agar berhati hati dalam bergaul, dalam memilih sahabat, mendengarkan nasehat sahabat. Bergaulah dgn sahabat yang bijak, yang takut akan Tuhan.
Amsal 13:20 siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

2) 2 Samuel 13:15 (TB) Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: "Bangunlah, enyahlah!"

Cinta yang dilandaskan Hawa nafsu sesaat akan Berakhir dengan kebencian. Cinta yang hanya ingin sesaat, cinta yang tidak dipertanggung jawaban. Ini tidak baik. Bahkan dikehidupan rohanipun ini juga tidak baik. Jangan cinta Tuhan hanya sesaat hanya melihat yang baiknya saja. Jangan mengenal Tuhan hanya karena penasaran akan Tuhan, tetapi setelah tau kita sudah merasa puas. Ini tidak baik. Terimakasih Tuhan ingatkan aku malam ini, ketika aku membaca Firman setiap hari janganlah ini hanya sebatas penasaran dan rasa ingin tau, tetapi ini semua tumbuh karena rasa cintaku akan Tuhan. Tolong mampukan aku memelihara cintaku ini Tuhan. Memelihara Rasa cintaku pada Tuhan tetap tumbuh, tetap hidup. Tolong aku Tuhan

Day 6 - 2 Sam 6 -7, 1 tawarikh 17

2 Sam 6 -7, 1 tawarikh 17

Aku sangat kagum akan kecintaan Daud pada Allah.  Setelah kerajaannya kokoh, Daud tidak berdiam diri saja santai2 di kerajaannya.  Daud tetap ingat Tuhan diwaktu dia berjaya. Bukti dari kerendahan dirinya dihadapan Tuhan adalah Daud merencanakan membangun bait suci tempat kediaam Allah, shg tabut Tuhan tidak tinggal di Kemah suci lagi.
1 Tawarikh 17:1 (TB)  Setelah Daud menetap di rumahnya, berkatalah ia kepada nabi Natan: "Lihatlah, aku ini diam dalam rumah dari kayu aras, padahal tabut perjanjian TUHAN itu ada di bawah tenda-tenda."

Melihat niat baiknya Daud tsb, Allah menanggapi Daud lebih dari apa yang Daud inginkan.  Dari hal ini aku belajar bahwa ketika aku memikirkan perkara2 Allah, aku akn melihat hal2 yang diluar dari apa yang aku pikirkan.  Tuhan menjawab aku Lebih dari keinginanku.  Oh, Tuhan sungguh tak terselami jalan pikiran Allah bagi kami manusia.

Allah menanggapi keinginan Daud tsb dengan berjanji akan 3 hal berikut ini kpd Daud :

1. Janji mengenai diri Daud
1 Tawarikh 17:8 (TB)  Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang kaujalani dan telah melenyapkan segala musuhmu dari depanmu. Aku akan membuat namamu seperti nama orang-orang besar yang ada di bumi.
Tuhan berjanji akan membuat besar nama Daud.  Keluarga Daud dan kerajaannya serta tahtanya akan kokoh untuk selama lamanya. 2 Samuel 7:16 (TB)  Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya."

2. Janji mengenai kerajaan Israel
1 Tawarikh 17:9 (TB)  Aku akan menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan akan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditekan oleh orang-orang lalim seperti dahulu,
 Allah berjanji bahwa kerajaan Israel akan ditanamkan dgn kokoh shg diam di tempatnya sendiri.

3. Janji mengenai keturunannya
1 Tawarikh 17:11 (TB)  Apabila umurmu sudah genap untuk pergi mengikuti nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, salah seorang anakmu sendiri, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya.1 Tawarikh 17:12 (TB)  Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-Ku dan Aku akan mengokohkan takhtanya untuk selama-lamanya.
 Ini menunjukkan Salomo anak Daud yang akan membangun bait suci.  Dan yang lebih besar dari situ juga menunjukkan Yesus Kristus anak Daud yang akan mjd Raja.

Respon : Terimakasih Tuhan buat pengajaran hari ini.  Aku mau belajar spt Daud, belajar akan kecintaannya kpd Tuhan.  Mampukan aku memikirkan hal2 surgawi dlm hidup ini, memikirkan pekerjaan tangan Tuhan di bumi ini. Amin

Day 6 - Pengkotbah 5

Pengkotbah 5

Hari ini belajar ttg :

• Takut akan Tuhan
Pengkhotbah 5:2 (TB)  (5-1) Janganlah terburu-buru dengan mulutmu, dan janganlah hatimu lekas-lekas mengeluarkan perkataan di hadapan Allah, karena Allah ada di sorga dan engkau di bumi; oleh sebab itu, biarlah perkataanmu sedikit.

Semalam aku dengar sebuah video Kotbah seorang pendeta, yang menusuk sekali.  Inti kotbahnya yaitu ketika seseorang ingin lepas dari kecanduan akan dosa, apa alasan ia ingin lepas?  Apakah karena takut akan akibat dari dosa tsb?  Ataukah Karena Ia takut akan Allah.

Dengar pernyataan itu buat aku mengkoreksi kehidupanku.  Seringkali aku takut melakukan dosa karena  aku takut dampaknya tidak baik bagiku kelak. (Hanya untuk diriku sendiri) . Padahal seharusnya adalah karena aku takut akan Tuhan, takut akan pribadi Tuhan yang kudus.

Seperti Firman hari ini bilang jangan lekas2 mengeluarkan perkataan dihadapan Allah, jangan sembarangan mengucapkan janji dihadapan Tuhan. Apa alasan kita melakukannya?  Karena kita tau Allah adalah Allah yang kudus. Tuhan bukan Allah yang sembarangan.  Kalau kita baca Alkitab Di PL kita akan banyak mengenal pribadi Allah yang kudus.  Karena kudus umat isreal begitu takut ga mau mendengar saat Allah berbicara,shg hanya Musa yang naik ke gunung untuk berbicara dgn Tuhan.  Dan banyak tokoh2 di Alkitab yang selalu bilang celakalah aku karena Tuhan berbicara kepadaku.  Itu semua karena Allah sangat Kudus.

Karena Allah kudus kita takut berbuat dosa,bukan karena takut kita akn celaka.

Terimakasih Tuhan telah mengajarkan aku ttg hal ini.  Aku mau belajar untuk lebih mengenal pribadi Allah. Shg semakin aku mengenal Tuhan semakin membuat aku takut akan Tuhan.  Amin

Day 5 - Pengkotbah 4

05 Mei
Pengkotbah 4

Dari kemarin aku masih kepikiran apa yang dilakukan Salomo. Salomo menyelidiki, memeriksa,memperhatikan apa yang terjadi dibawah langit ini. Salomo mempelajari kehidupan yang terjadi dibumi ini. Semua ia perhatikan,  pasal 4 hari ini  ia melihat ketidakadilan yang terjadi pada org yang tertindas, melihat kesia-siaaan di bumi ini.    Yang aku pelajari hari ini : 

•    Mengajarkan aku hari ini untuk mau lebih peka akan apa yang terjadi disekitarku, mau memperhatikan, mau belajar dari kehidupan ini. Tidak hanya hidup melakukan segala rutinitasku sehari hari begitu saja, tetapi belajar memperhatikan orang2 disekitarku. 

Share cerita sedikit, dulu aku sempat kurang pede merasa minder sendiri kenapa aku pergi kemana-mana naik angkutan umum.  Saat aku menggumulkan pergumulan ini kpd Tuhan , Tuhan beri aku jawaban yang membuat aku tercengang sendiri. Tuhan mau aku berdoa buat jiwa2 yang aku temui di angkutan umum. Berdoa agar mereka buka hati mereka untuk terima Yesus. Tuhan mau aku memperhatikan orang2 yang aku temuin di angkutan umum. Jadi setiap pagi pergi kerja aku naik angkutan umum aku selalu mengucapkan doaku buat orang2 yang ada dalam angkutan, aku juga jauh lebih memperhatikan orang2 yang aku temuin.  Tidak cuek begitu saja.

Dengan memperhatikan orang2 yang aku temuin aku juga belajar banyak hal yang aku temui.  Pernah lihat orangtua yang sudah sangat tua pergi sama2 berobat. Aku tau mereka berobat karena mereka turun dirumah sakit dan seblumnya mereka mengeluarkan kartu bpjs di angkut. Melihat ortu yang tua itu aku belajar bahwa beginilah arti kesetiaan dalam pernikahan. Setia sampai rambut memutih,setia walau  dlm keadaan sakit,setia sampai maut memisahkan. Pernah juga aku melihat seorang wanita yang bawa anak yang banyak, ada anak bayi digendong trus ada anak yang masih kecil, ada anak yg sekolah. Dari apa yang aku lihat aku belajar bahwa wanita itu sangat kuat,ia  begitu kuat mengurus anak membawa anak kecil,mengantar anak sekolah apalagi naik angut kan ribet sekali. Tapi disitu aku belajar pengorbanan seorang ibu buat anak2nya. Juga pernah cerita dgn seorang ibu yang baru pulang dari pasar, ia cerita cepat pulang karena akan segera masak buat anaknya yang akan kerja. Betapa hatiku terharu dengar cerita ibu itu. Belajar pengorbanan ibu.

Respon : Aku mengucapsyukur Tuhan buat setiap pembelajaran yang Tuhan berikan buat aku setiap hari. Aku mau belajar lebih peka lagi akan apa yang terjadi di sekelilingku. Belajar memperhatikan mereka, dan belajar mau berespon melakuan tindakan membantu mereka yang butuh pertolongan. Berikan aku hati seperti hati Yesus yang punya hati buat jiwa2. Amin

Day 4- Pengkotbah 3

Pengkotbah 3

Pengkhotbah 3:1 (TB)  Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.

Baca Pengkotbah hari ini aku belajar sesuatu yang baru yaitu mengapa Tuhan mengatakan segala sesuatu ada waktunya.  Karena Tuhan mau aku belajar bersyukur kepadanya dalam setiap masa hidupku. Tuhan mau aku belajar berharap kepada Nya.  Saat aku senang Tuhan mau aku Bersyukur kpd Tuhan, saat aku sedih Tuhan mau aku berharap pada Nya karena Tuhanlah sumber penghiburan. Bahkan Disaat menunggu, Tuhan mau aku melihat perbuatan tangan Tuhan yang gak pernah terpikirkan olehku.  Tuhan engkau sungguh ajaib bagiku , tak terselami jalan pikiran Mu Tuhan. 

Respon : Tuhan aku bersyukur buat setiap masa yang terjadi dlm hidupku.  Aku percaya bahwa semuanya adalah baik bagiku.  Amin

Day 03- 1 tawarikh 13 -16

1 tawarikh 13 -16

Hari ini aku belajar bahwa Allah sangat kudus. Dia bukan Allah yang sembarangan yang dapat diperlalukan dgn cara pikir manusia. Tuhan telah memilih dan menetapkan secara khusus bahwa suku Lewi lah yang melayani di Kemah suci. (aku tambah sedikit, Suku Lewi Bani Kehat yang ditugaskan boleh mengangat kemah suci dan itu dengna cara mengusung dipundaknya) Termasuk yang berhak menyentuh tabut perjanjian Tuhan. Suku lewi juga harus menguduskan diri saat melayani di kemah suci. Karena Allah adalah kudus.

Saat tabut perjanjian dupindahkan ke Yerusalem dgn diiringi sorak dan bunyi sangkakala, nafiri, ceracap. Semua umat Israel bersukacita, bersorak. Aku diajarkan agar aku selalu sukacita penuh sorak dalam hidupku. Karena tubuhku adalah bait Allah, tempat Allah berdiam. aku harus bersukacita, bersorak sorak Karena Tuhan selalu bersamaku. Bahkan dikatakan umat Israel mempersembahkan korban bakaran, korban keselamatan ketika tabut berhasil dupindahkan. Ini juga mengajarkan aku agar aku selalu mempersembahkan korban keselamatan kpd Tuhan dgn korban pujian dan penyembahanku kpd Tuhan. Korban ucapan syukurku kpd Tuhan selalu. Karena Tuhan selalu menyertai perjalanan hidupku.

1 Tawarikh 16:8-9 (TB) Bersyukurlah kepada TUHAN, panggillah nama-Nya, perkenalkanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa!
Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Aku mau belajar Tuhan untuk selalu mengucapsyukur akan kejadian dlm hidupku. Spt kejadian Hari ini, hujan Deras tiba2 datang saat jam pulang kerja. Sempat membuatku ngeluh ga bisa pulang. Namun saat aku keluar kantor dan naik angkot dan melihat hujan turun aku diajarkan mengucapsyukur. Aku berdoa sejenak dan mengucapkan syukur pada Tuhan, hujan adalah ciptaan Tuhan dan ada orang2 yang membutuhkan hujan. Selesai aku mengucapkan itu semua membuatku sukacita. Walau sepanjang perjalanan pulang hujan aku terlindungi didalam angkot, Dan membuat aku bersyukur lebih lagi saat aku sampai di daerah rumahku tidak ada hujan, (padahal aku sempat berpikir kena hujan Karena aku harus ada jalan 5 menit dari halte ke rumah) Dan saat tiba dirumah hujannya baru turun 😃

Oh Tuhan aku bersyukur kepada Mu, aku mau bernyanyi bagiMu, bermazmur bagiMu, menceritakan perbuatan baik Mu bagiku. Terimakasih Tuhan

Day 03 : Pengkotbah 2



03 Mei
Pengkotbah 2

Pengkotbah mencoba mencari makna hidup dalam berbagai kesenangan dan kenikmatan dunia. Seperti bersenang senang minum anggur dan pesta (ay 3), membangun rumah dan taman2 (ay4-5), punya banyak budak, punya harta emas dan perak, biduan,gundik (ay7-8),bersenang senang dan menikmati semua hasil jerih payahnya. Namun akhirnya ia berkata segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin (ay 11)

Pagi hari ini aku sangat diberkati baca Firman ini. Aku begitu dikuatkan dari Firman ini. Pengetahuan,harta, kesenangan didunia ini semuanya adalah kesia-siaan. Sebesar apapun usahaku untuk mencari kesenangan didunia ini jika tampa Yesus semua adalah sia2.

Ayat 25 : Siapakah yang dapat makan dan bersenang-senang tanpa Allah

Ayat 26 : Allah memberikan hikmat, pengetahuan dan kebahagiaan kepada orang yang menyenangkan hati-Nya. Tetapi orang berdosa disuruh-Nya bekerja mencari nafkah dan menimbun hasilnya untuk diserahkan kepada orang yang menyenangkan hati Allah. Jadi, semuanya itu sia-sia seperti usaha mengejar angin.   

Begitu indah sekali Firman hari ini Tuhan, aku gak perlu disibukkan mencari harta dan kesenangan dunia ini, karena FirmanMu berkata Allah yang memberikan kpd orang yang menyenangkan hatiNya. Seperti Firman Tuhan yang juga bilang carilah dahulu kerajaan Allah maka semuanya akan ditambahkan kepadamu. Waw...Tuhan. Kunci nya cuman  mencari Tuhan, menjadi orang yang berkenan dihati Tuhan spt raja Daud, mejadi org yang menyenangkan hati Tuhan. Maka semua yang dicari org dunia ini akan ditambahkan kepada kami, tampa kami perlu berjerih payah mencarinya. Terimakasih Tuhan Yesus.



Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...