Mar 22, 2017

Ditegur Ketika Tidak Percaya

Sore ini jadi teringat umat Israel yang tidak percaya janji Tuhan akhirnya dihukum. Teringat kisah 10 pengintai yang gak percaya akan tanah perjanjian yang telah mereka intai bakalan mereka miliki, mereka gak percaya bahwa mereka bakalan bisa memasuki tanah tsb dan mendudukinya. Teringat mereka yang sering gak percaya akan pemeliharaan Tuhan sepanjang perjalanan mereka di padang gurun. Dan bagaimana kelompok yang pertama yang keluar dari Mesir mati tidak dapat memasuki tanah perjanjian. Semua hanya satu perbuatan Tidak Percaya. 

Aku itu orangnya memang melow bangat wkwk. Sedikit sedikit memang terbawa perasaan jadi pingin nangis. Jadi sekitar satu jam terakhir aku dapat pesan wa seorang yang ingin beli buku dalam jumlah yang banyak. Sekitar 60 buku. Dan saat aku melayani orderan tsb, timbul rasa tidak percaya dalam diriku ini. Apa mungkin ini pembeli yang jujur atau hanya iseng saja mau beli buku dlm jumlah yang banyak. Dan saat aku terpikir hal tsb, Tuhan tuh langsung tegur aku, jangan seperti orang Israel yang tidak percaya akan penyertaan Tuhan bagi umatNya. Di tegur seperti itu aku langsung bawaannya mau nangis. Ampuni aku Tuhan, yang tidak percaya akan berkat Tuhan. 

Mungkin pikiran tidak percaya seperti ini bukan yang sekali pernah terjadi, sering terjadi ketika seseorang membeli dalam jumlah yang banyak. Ada pikiran ragu dalam pikiranku. Tapi semua yang kupikirkan itu tidak terbukti. Mereka jadi membeli walaupun jumlah yang banyak. Mereka saja percaya membeli dengan sistem online. Bagaimana aku yang jadi tidak percaya menjualnya  wkwkwk. Ampuni aku Tuhan. Ampuni aku yang tidak percaya akan mujizat. Padahal selalu doa agar Tuhan memperluas daerah pelayananku, memperluas usahaku. Tapi kok aku menjadi orang yang gak percaya ketika Tuhan jawab doaku ? aku benar2 ditegur sore hari in. Aku udah seperti umat israel yang gak percaya bahwa mereka akan memiliki tanah kanaan yang berlmpah limpah susu dan madunya. Yang tidak percaya bahwa mereka pasti akan memiliki tanah perjanjian yang telah Tuhan janjikan pada keturuanan Abraham, Isahak, Yakub. 

Tuhan aku mau percaya pada janji Tuhan. Aku mau percaya bahwa Tuhan akan memperluas daerah karirku, memperluas daerah usahaku, memperluas daerah pelayananku. Jika aku sungguh sungguh mendengar suara Tuhan, jika aku melakukan dengan setia segala ketetapan Tuhan, maka berkat Tuhan akan menjadi milikku.  Aku mau mengimani setiap yang aku doakan dan aku minta seturut kehendak Tuhan pasti akan diberikan padaku. Dan aku mau belajar untuk bertanggungjawab atas apa yang telah aku minta. Terimakasih Tuhan buat teguran sore hari ini. Mau belajar beriman dan percaya Tuhan seutuhnya. Amin



Teringat sebuah lagu indah ini judulnay Percaya.

 Percaya, disaat ‘ku tak mengerti,
percaya, disaat ‘ku tak melihat.
Percaya, ku percaya,
kasihMu sertaku.

Percaya, berkatMu ada bagiku,
percaya, tanganMu tak lepaskanku.
Percaya, ku percaya,
kasihMu sertaku.

Percaya, ku percaya,
FirmanMu yang terjadi.
Lampaui s’gala pikiranku,
percaya padaMu.

Percaya, ku percaya,
FirmanMu Ya dan Amin.
Lampaui s’gala masalahku,
percaya padaMu.
 

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...