Aku merindukan persahabatan kita. Persahabatan yang membuat aku menjadi diriku sendiri, walau masih bertahap. Kita seperti sehati aku merasakan itu. Saat kau sudah agak diam gak jelas, tiba tiba nati engkau akan bercerita panjang lebar kepadaku. Ketika sekarang aku dengar kau mempertanyakan jarak yang seperti aku buat , aku sendiri menangisi hal tsb . Aku rindu keakraban kita. Bagaimana semua hal akan kita bagikan. Semua hal tentang perasaan tentang impian tentang kerinduan kita masing masing. Walau terkadang mungkin aku cemburu engkau punya teman yang jauh lebih mencukupi kebutuhan. Aku gak pernah komplain. Karena aku berpikir mungkin engkau lebih membutuhkannya dari pada aku. Dan mungkin kau gak mendapatkan apa yang kau temukan dalam diriku. Aku gak pernah marah, aku senang.
Tapi mengapa sekarang kau merasa dan mempertanyakan jarak yang aku buat.
Aku juga butuh engau saat aku sedih, saat aku ingin memnceritakan kekecewaan dalam diriku. Kamu tidak merespon nya. Aku pikir kamu udah gak mau merespon persahabatan kita lagi. Aku gak ingin seperti ini, aku ingin kita menjadi sahabat seperti 6 tahun yang lalu kita bertemu, berkenalan dan menjadi dekat.
Sahabat bisa merasakan kesedihan yang di alami sahabatnya tampa dia harus menceritakan hal itu .

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...