Mar 28, 2017

Day 28- Yosua 22-24

Yosua 22-24

Setelah semua suku mendapat milik pusaka mereka, maka dua setengah suku pulang ke tanah pusaka mereka di sebrang sungai Yordan. Namun saat mereka pulang, mereka mendirikan mezbah ditepi sungai Yordan. Ketika terdengar hal tsb kpd suku Israel yang lain mereka marah, mereka pikir suku dua setengah itu telah berbalik dari Tuhan dan mendirikan mezbah Penyembahan tersediri. Shg mereka ingin berperang kpd mereka. Namun, setelah mendengar penjelasan dari suku Ruben dan Gad, bahwa mezbah didirikan hanya untuk saksi diantara mereka, diantara anak2 mereka nantinya. Bahwa mereka yang berada di sebrang sungai Yordan adalah milik kepunyaan Allah juga sama seperti mereka suku 9 setengah itu. Maka mereka menerima keputusan itu dgn baik.
Hari ini belajar ketika mendengar suatu masalah /perkara jangan berasumsi buruk dulu. Jangan langsung menghakimi dahulu, Jangan ambil sikap sesuka hati. Namun aku harus mau mendengar. Memberi telinga untuk mendengar masalhanya apa. Ketika teman2 ku atau siapa yang bercerita padaku menceritakan masalhanya,aku gak boleh langsung menghakimi langsung memberi komentar. Tapi aku harus melatih telingaku mau mendengar permasalahnya apa. Juga mau mendengar alasan seorang melakukan keputusan dlm hidupnya juga. Spt keputusan Ruben, Gad, dan mansye yang ambil keputusan untuk mendirikan mezbah untuk sbg saksi bagi Keturunan mereka kelak. Ada sebuah alasan. Aku juga mau belajar menghargai alasan disetiap keputusan yang diambil orang.

Pasal 23
Yosua telah tua dan lanjut umur, sebelum ia pergi,ia memberikan pesan kpd umat Israel.
* kuatkanlah benar2 hatimu dalam memelihara dan melakukan sgl yang tertulis dalam kitab hukum musa.
Mengapa selalu dikatakan kuatkanlah benar2 hatimu? Merenungkan hal ini aku mengerti dlm perjalan Iman kita, terkadang jalan yang kita lalui tidaklah mulus, ada masalah2, ada goncangan demi goncangan. Ada peperangan melawan keinginan daging. Untuk itu dikatakan kuatkanlah benar2 hatimu. Jangan hanya ada goncangan sedikit saja membuat aku Berpaling dari Tuhan dan tidak mempercayai Nya lagi. Jauhkalah sikap tsb dariku Tuhan. Terimakasih telah menguatkan aku Malam ini, aku tau tahun ini adalah masa2 goncangan yang akan kuhadapin. Aku harus kuat, aku harus berjalan lurus sesuai hukum Allah. Tidak menyimpamg kekanan atau kekiri. Tetap mengarahkan hati dan pikiranku kepada Kristus. Terimakasih Tuhan

Pasal 24
Hanya satu yang Tuhan minta dari kita yaitu beribadah kepada Nya dengan tulus, ikhlas dan setia. Jangan menyembah ilah lain dan beribadah pada allah2 yang lain.
Merenungkan firman ini, aku mengerti aku berada ditengah2 orang yang memiliki penyembahan yang bukan kpd Allah. Dikantor dilingkungan kerja, bahkan satu ruanganku aku punya teman yang tidak beribadah kpd Tuhan bahkan tidak percaya Yesus adl Tuhan, walau dia mengaku dia seorang Kristen. Bahkan Karena dia berbeda, orang sering mempertanyakan imannya dan aku bahkan pernah searching kepercayaan tsb di internet karena ingin tau. Ampuni aku Tuhan, aku harus menjauhkan diriku dari penyembahan yang bukan dilakukan kpd Allah. Aku gak boleh ikut2 kepercayaan mereka. Bahkan gak boleh belajar ttg kepercayaan tsb, gak boleh kawin mengawinkan. Ini juga suatu alasan mengapa tidak boleh menikahi seorang yang tidak seiman. Karena sama saja telah beribadah kpd allah lain.
Terimakasih Tuhan telah mengingatkan aku. Aku memang berada di lingkungan yang tidak menyembah Allah, dari aku kecil dilingkungan sekolah, kampus, pekerjaan ketemu orang2 yang Belum percaya Tuhan Yesus. Tetapi aku tidak boleh menyimpang dan terbawa pengaruh lingkungan aku. Aku akan tetap beribadah hanya kpd Allah yang kusembah dalam Yesus Kristus. Mampukan aku Tuhan. Amin

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...