Yosua 22-24
Setelah semua suku mendapat milik pusaka mereka, maka dua
setengah suku pulang ke tanah pusaka mereka di sebrang sungai Yordan. Namun
saat mereka pulang, mereka mendirikan mezbah ditepi sungai Yordan. Ketika
terdengar hal tsb kpd suku Israel yang lain mereka marah, mereka pikir suku dua
setengah itu telah berbalik dari Tuhan dan mendirikan mezbah Penyembahan
tersediri. Shg mereka ingin berperang kpd mereka. Namun, setelah mendengar
penjelasan dari suku Ruben dan Gad, bahwa mezbah didirikan hanya untuk saksi
diantara mereka, diantara anak2 mereka nantinya. Bahwa mereka yang berada di
sebrang sungai Yordan adalah milik kepunyaan Allah juga sama seperti mereka
suku 9 setengah itu. Maka mereka menerima keputusan itu dgn baik.
Hari ini belajar ketika mendengar suatu masalah /perkara
jangan berasumsi buruk dulu. Jangan langsung menghakimi dahulu, Jangan ambil
sikap sesuka hati. Namun aku harus mau mendengar. Memberi telinga untuk
mendengar masalhanya apa. Ketika teman2 ku atau siapa yang bercerita padaku
menceritakan masalhanya,aku gak boleh langsung menghakimi langsung memberi
komentar. Tapi aku harus melatih telingaku mau mendengar permasalahnya apa. Juga
mau mendengar alasan seorang melakukan keputusan dlm hidupnya juga. Spt
keputusan Ruben, Gad, dan mansye yang ambil keputusan untuk mendirikan mezbah
untuk sbg saksi bagi Keturunan mereka kelak. Ada sebuah alasan. Aku juga mau
belajar menghargai alasan disetiap keputusan yang diambil orang.
Pasal 23
Yosua telah tua dan lanjut umur, sebelum ia pergi,ia
memberikan pesan kpd umat Israel.
* kuatkanlah benar2 hatimu dalam memelihara dan melakukan
sgl yang tertulis dalam kitab hukum musa.
Mengapa selalu dikatakan kuatkanlah benar2 hatimu?
Merenungkan hal ini aku mengerti dlm perjalan Iman kita, terkadang jalan yang
kita lalui tidaklah mulus, ada masalah2, ada goncangan demi goncangan. Ada
peperangan melawan keinginan daging. Untuk itu dikatakan kuatkanlah benar2
hatimu. Jangan hanya ada goncangan sedikit saja membuat aku Berpaling dari
Tuhan dan tidak mempercayai Nya lagi. Jauhkalah sikap tsb dariku Tuhan.
Terimakasih telah menguatkan aku Malam ini, aku tau tahun ini adalah masa2
goncangan yang akan kuhadapin. Aku harus kuat, aku harus berjalan lurus sesuai
hukum Allah. Tidak menyimpamg kekanan atau kekiri. Tetap mengarahkan hati dan
pikiranku kepada Kristus. Terimakasih Tuhan
Pasal 24
Hanya satu yang Tuhan minta dari kita yaitu beribadah kepada
Nya dengan tulus, ikhlas dan setia. Jangan menyembah ilah lain dan beribadah
pada allah2 yang lain.
Merenungkan firman ini, aku mengerti aku berada ditengah2
orang yang memiliki penyembahan yang bukan kpd Allah. Dikantor dilingkungan
kerja, bahkan satu ruanganku aku punya teman yang tidak beribadah kpd Tuhan
bahkan tidak percaya Yesus adl Tuhan, walau dia mengaku dia seorang Kristen.
Bahkan Karena dia berbeda, orang sering mempertanyakan imannya dan aku bahkan
pernah searching kepercayaan tsb di internet karena ingin tau. Ampuni aku
Tuhan, aku harus menjauhkan diriku dari penyembahan yang bukan dilakukan kpd
Allah. Aku gak boleh ikut2 kepercayaan mereka. Bahkan gak boleh belajar ttg kepercayaan tsb, gak boleh kawin mengawinkan. Ini juga suatu alasan mengapa
tidak boleh menikahi seorang yang tidak seiman. Karena sama saja telah
beribadah kpd allah lain.
Terimakasih Tuhan telah mengingatkan aku. Aku memang berada
di lingkungan yang tidak menyembah Allah, dari aku kecil dilingkungan sekolah,
kampus, pekerjaan ketemu orang2 yang Belum percaya Tuhan Yesus. Tetapi aku
tidak boleh menyimpang dan terbawa pengaruh lingkungan aku. Aku akan tetap
beribadah hanya kpd Allah yang kusembah dalam Yesus Kristus. Mampukan aku
Tuhan. Amin
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all