Imamat 20 -22
Hari ini diingatkan lagi ttg hidup kudus. Di Pasal 20
berbicara ttg Kudus dalam hidup terutama dalam hal pernikahan. Pernikahan
adalah sesuatu yang kudus, pernikahan mengartikan yang dua menjadi satu, jadi
tidak boleh berkianat /menyimpang dari pasangan. Sama halnya dengan kita adalah
kekasih" Tuhan. Kita adalah mempelai wanitaNya. Ketika kita menerima Dia sbg
Tuhan dan Juruselamat kita hendaklah kita setia sampai akhir hidup kita, Jangan
berzinah pada allah2 lain. Mungkin itu bisa molok spt karir, pekerjaan
kita,materi yg dianggap sbg tuan dari segalanya. Tapi hendaknya kita setia pada
Allah semata, Allah yang telah menguduskan kita (ay 8)
Kalau semalam dapat Rhema saat baca Akulah Tuhan, Allahmu
yang Berarti Akulah yang empunya engkau. Sekarang ditambah lagi satu penyataan
Tuhan yang indah sekali yaitu Akulah yang menguduskan kamu. Indah sekali FirTu
ini, Allah menguduskan aku karena Allah sangat kudus. Tidak ada satupun usaha
manusia yang membuat manusia sama spt Allah yang kudus. Hanya Allah sendiri
yang bekerja membuat kita kudus. Terimaksih Tuhan Yesus. Mampukan aku menjaga
kekudusan hidupku selalu ya Tuhan. Dengan selalu ingat bahwa aku adalah milik
Allah, aku bukan milik diriku sendiri lagi.
Dan Satu lagi suatu Peringatan jika aku tidak bisa menjaga
kekudusan adalah hukuman mati. Saat baca hukuman mati berarti tidak ada ampun,
tidak ada toleransi bagi yang tidak bisa hidup kudus. Sungguh Allah sangat
serius dalam hal kekudusan. Bukan hanya dlm hal pernikahan, Tapi dalam hal
imam, persembahan korban, Allah ingin kudus. Sesuatu yang berhubungan dgn Dia
wajib kudus, Karena Allah kudus. Kalau tidak kudus pasti mati.
Tuhan Terimakasih selalu diingatkan ttg kekudusan Tuhan.
Ajar aku Tuhan jaga kekudusan hidupku.
Ajar aku menempatkan Allah saja sbg Tuhanku. Mungkin kadang
aku mau anggap pikiranku sendiri sbg tuanku , hp ku sbg tuanku, shg aku
melupakan Tuhan. mulai sekarang aku mau hanya Tuhan Yesus saja yg jadi yang
Terutama Dan satu2 nya Tuhan dlm hidupku. Amin. Dengan Apakah seorang muda
menjaga kekudusan hidupnya Hanyalah dengan Firman Tuhan.
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all