Jan 17, 2017

Hari Ketujuhbelas : Kejadian 16-18

Hari Ketujuhbelas : Kejadian 16-18 

Sarai memberikan budaknya bernama Hagar kepada Abram agar lewat Hagar ia memperoleh keturunan. Setelah Hagar mengandung ia menjadi remeh kpd Sarai. Dan membuat sarai marah kepada Abram.
Kenapa sarai marah? Bukankah ide ini adalah ide dia, dan ketika ia direndahkan ia mempersalahkan abram.
Aku belajar hari ini bahwa ketika aku mengambil keputusan aku harus bertanggung jawab akan apa yang kuputuskan, jangan menyalahkan orang lain akan keputusanku. Untuk itu aku mau beljar dalam setiap pengambilan keputusan aku tanya Tuhan dulu, minta pimpinan Tuhan, sehingga saat hasil dari keputusanku itu tidak seperti yang kuharpkan aku tidak kecewa atau menyalahkan org lain. 
Atas seizin Abram, sarai menindas hagar ( kej 16:6). Sehingga Hagar lari. Aku mencoba memikirkan kondisi hagar saat itu,ia seorang budak, ia diminta oleh nyonyanya untuk melayani Abram, saat ia mengandung ia malah ditindas dan membuat ia lari. Ia ditemukan malaikat Tuhan dekat mata air (kej 16:7). Hagar mencari air, dan malaikat Tuhan datang menolongnya.
Cerminan dalam kehidupan rohani ketika kita merasa berbeban berat, merasa letih lesu kita pasti cari yang namanya penyejuk hati kita. Kita perlu air, untuk menyejukkan hati. Benarkan? Saat kita mencari air kehidupan itu kita akan bertemu Tuhan. Karena Tuhan lah sumber air kehidupan.
Kemudian Hagar menamakan TUHAN yang telah berfirman kepadanya itu dengan sebutan: "Engkaulah El-Roi." Sebab katanya: "Bukankah di sini kulihat Dia yang telah melihat aku?" ( Kej 16 :13)
Hagar menyebut nama Tuhan dengan sebutan El –Roi ( Allah yang telah melihat aku) Tuhan tau kita sedang dalam masalah, ada malaikat Tuhan yang bekerja untuk Nya. Yang melaporkan setiap kejadian2 yang ada dibumi ini. Tuhan peduli, Dia ada saat kita butuh air, karena Dialah air kehidupan.
Abram pergi saat diutus umur 75 tahun, dan saat umur 99 tahun Allah kembali berfirman dan meneguhkan perjanjian antara Allah dan Abram. Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela. ( Kej 17: 1)
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak." ( Kej 17 :2)
Tuhan membuat perjanjian
Dari Pihak TUHAN
"Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa ( Kej 17:3)
Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. ( Kej 17:5 )
Aku akan membuat engkau beranak cucu sangat banyak; engkau akan Kubuat menjadi bangsa-bangsa, dan dari padamu akan berasal raja-raja ( Kej 17 :6)
Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah ) keturunanmu. ( Kej 17 :7)
Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun. ( Kej 17 :8)
Dari Pihak Abraham
Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat ( Kej 17 :10)
Allah dan Abraham mengadakan Sebuah perjanjian. Dari pihak pertama Allah, berjanji memberkati Abraham dan keturunannya,Dan membuat keturunannya sangat banyak ,menjadi raja raja,menjadi bangsa bangsa. Perjanjian yang kekal.
Makna spiritual nya dalam kehidupan rohani kita adalah Allah berjanji memberkati kita dan ada kehidupan kekal bagi yang percaya dan mengikut Nya. Namum, Dari pihak kedua ada yang diminta Tuhan. Yaitu Sunat, dalam artinya sekarang, Allah ingin kita memotong kehidupan daging kita. Allah ingin kita menjadi ciptaan Nya yang baru seperti Abram yang berganti nama menjadi Abraham, Dan Sarai menjadi Sara. Allah ingin kita mengalami kehidupan rohani yang baru. Kehidupan yang meninggalkan kedagingan kita, Hidup lama kita, memotong kedagingan kita agar kehidupan spiritual kita bisa hidup dan janji Allah akan kekal dalam hidup kita.

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...