Day 23- Januari Kej 32-34
Yakub kembali ke tanah perjanjian, saat mau kembali ia
kepikiran dengan Esau. Saudaranya yang dahulu ingin meleyapkannya. Ada waktu
sekitar 20 tahun Yakub tinggal dirumah Laban. Dia berpikir bahwa Esau mungkin
masih mempunyai rasa dendam kepadanya. Dan yakub merancang strategi dalam
menghadapi Esau dan juga ia memberikan persembahan hartanya untuk
diberikankepada Esau, siapa tau dengan memberikan persembahan hartanya, Esau
bermurah hati kepada Yakub.
Yakub penuh dengan kuatir dan rasa takut, di dalam
ketakutannay ia berdoa merendahkan dirinya dan meminta perlindungan dari Tuhan.
( ayat 9-12) “ Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau,
sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu
dengan anak-anaknya” (kejadaian 32: 9)
Hari ini diajarkan untuk selalu menyerahkan rasa takut dan
kuatir kepada Tuhan. Bukan hanya mau berdoa menyerahkan Rasa takut tetapi
percaya sepenuhnya akan perlindungan Tuhan. Aku termasuk tipe orang yang
pemikir dalam arti lebih duluan banyak takutnya ketika melangkah/melakukan
sesuatu. Dan kadang pemikiranku itu membuat aku jadi gak pede,udah kepikiran
kalah duluan. Padahal jelas2 Tuhan yang befirman kepada Yakub untuk kembali,
namun tetap aja dia dipenuhi rasa takutnya. Aku juga sering masih begitu,udah
jelas2 doa minta pimpinan Tuhan dalam melangkah, eh udah melangkah malah takut
duluan. hari ini aku diingatkan untuk beriman akan perkataan Tuhan. Tuhan suruh
doain orang, Tuhan suruh berkomunikasi dengan orang,aku kadang udah takut
duluan, takut di tolak. Hari ini belajar untuk taat dan mau dengar perintah Tuhan.
Jadi dalam tahun sebelumnya, Tuhan udah gerakkan hatiku untuk doa buat jiwa2
yang aku temuin di angkot/bus way. Kadang aku malas,maunya maen hp aja di dlm
bus. Apalagi kalau memulai komunikasi paling sulit, kadang ga tau mau ngomong
apa. Firman hari ini membuat aku untuk lebih taat lagi akan perkataan Tuhan.
Sampai sekarang kalau aku pulang atau pergi kerja naik angkutan umum,aku sudah
mulai untuk mau berdoa buat orang2 yang ada dalam angkutan tsb. Tapi untuk
memulai berkomunikasi aku masih belum bisa. Ajar aku Tuhan untuk taat akan
perintah ini. Bukan hanya taat tapi beriman Tuhan pasti menyertaiku.
Yakub mengalami perjumaan dengan Tuhan, ia medapat berkat
yaitu Dahulu nama Yakub (artinya penipu) sekarang menjadi Israel (artinya
Pahlawan Allah). Ia mengalami lahir baru. Sebenarnya masih kurang paham Kenapa
Tuhan mau bergulat dengan Yakub? Dan dikatakan yakub memang Berarti Tuhan
kalah. Apa bisa kita mengalahkan Tuhan? Namun yang kudapat hari ini adalah
Tuhan memukul sendi pangkal paha,yang Berarti Tuhan gak mau Yakub mengandalkan
kekuatannya sendiri, Namun Tuhan Mau kita mengandalkan Tuhan. Tuhan mau memegang
kendali hidup kita.
Pelajaran yang kudapat, Tuhan aku mau nenyerahkan seluruh
tubuh, jiwa Dan rohku Hidup dalam pengendalian Tuhan. Aku juga mau mengalami
perubahan yang terus diperbaharui hingga aku menjadi serupa dengan gambaran
Allah.
Pasal 33 Yakub berbaik kembali dengan Esau.
Walaupun Yakub sudah menerima berkat anak sulung, ia tetap
merendahkan dirinya dengan menyebut dirinya sebagai hamba.
Bahkan yakub sujud sampai ke tanah 7 kali. Ia tetap merenda.
Dari sini aku belajar bahwa pertengkaran dapat diredakan dengan kerendahan hati
dan perkataan yang lemah lembut. Yakub menjawab pertanyaan Esau dengan ucapan
yang enak di dengar tidak membangkit kan amarah. Hari ini diingatkan untuk mau
belajar merendahkan diri, tidak sombong, mau berlaku sebagai hamba. Dan memberi
jawaban dengan ucapan yang penuh kasih.
Pasal 34 Dina Di Sikhem
Kejadian 34:1 (TB) Pada suatu kali pergilah Dina, anak
perempuan Lea yang dilahirkannya bagi Yakub, mengunjungi perempuan-perempuan di
negeri itu.
Hari ini Tuhan ingatkan untuk jangan mau pergi mengunjungi
tempat tempat orang fasik. Belajar menjaga kaki ku agar aku melangkah tidak
menuju kebinasaan. Bisa jadi Dina Pergi mengunjungi perempuan Di sikhem untuk
bercerita /gosip. Atau ingin tau kehidupan perempuan Disana seperti apa. Tapi
nasib buruk menimpanya. Benar benar diingatkan sebagai perempuan untuk belajar
menjaga kaki dan langkahku.
Yakub yang tidak berperan sebagaimana seharusnya sehingga
lewi dan Simeon yang mengambil tindakan sendiri atas masalah Dina. Kembali
Tuhan ingatkan lagi pentingnya memiliki seorang kepala keluarga yang bisa
menjadi pemimpin dan bisa mengambil keputusan besar buat keluarganya. Tuhan
ingatkan lagi untuk berdoa terus untuk pasangan hidup ku kelak adalah seorang
pria yang dapat jadi pemimpin.
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all