Jul 26, 2017

Wanita dan Menudungi Kepalanya

Waktu itu bacaan gorup kita diambil dari 1 Kointus 11 dengan judul perikop Hiasan Kepala Wanita. Ada seorang teman yang tanya kenapa  wanita dikatakan harus bertudung? dan mengapa Paulus membahas masalah ini? Ini enaknya belajar Alkitab :) Aku benar-benar excited setiap hari membaca dan belajar Alkitab. Walau kadang ada istimidasi dalam pikiranku yang bilang buat apa u li capek-capek belajar Alkitab. Memang ada gunanya buat kamu? memang kamu pendeta? Memang ada ngaruhnya itu sama pekerjaamu sekarnag hahahha. Waktu itu aku benar2 capek baca bahan pelajaran kisah perjalanan Rasul Paulus. ada enam pelajaran dan menjawab pertanyaan2. Dan kita juga diberi deadline kapan kumpulin tugasnya dan saat itu kerjaanku dikantor cukup sangat banyak dan aku juga harus kerjain tugas2 dari pelajaranku. Sempat aku mau mundur dan itulah pikiran yang bilang buat apa capek2 belajar itu Alkitab ttg Rasul Paulus. Saat aku merenungkan hal tsb, Tuhan selauu datang dengan PembelaanNya. Tuhan selalu bela dan dukung anak-ankanya untuk selalu mau belajar dan mengenal Dia lebih lagi. Makasih Babe, Engkau memang selalu ada buat belain anakMu dari intimidasi si iblis. Aku belajar Alkitab karena aku mau kenal Tuhan lebih dan lebih lagi. Aku bukan pendeta, aku hanya wanita biasa saja. Tapi aku percaya bahwa apa yang aku kerjakan sekarang ini, ada sesuatu yang Tuhan siapkan buataku diwaktuNya Tuhan. Aku gak mau tanya kenapa tetapi aku mau bilang Tuhan mengatur setiap langkah anakNya. Aku mau taat, aku mau dipimpin oleh tangan Tuhan selalu.

Kembali ke topik wanita harus bertudung. Jadi aku mau kasih info dikit aja watu baca Alkitab kita juga sebenarnya harus memahami budaya dan kondisi pada zaman tsb. Apa latar belakang Paulus menyurati masalah hiasan wanita dan untuk apa. Sekarang sebenarnya untuk belajar itu semakin mudah, ada aplikasi Tafsiran Alkitab dan ada Kamus Alkitab. Aku belajar juga dibantu dua aplikasi itu. Jadi saat ada kata-kata aku gak ngerti aku bisa cari di Kamus dan itu benar2 sangat membantuku. Makasih Bapa. Jadi aku  jawab ya pertanyaan diatas tadi biar wanita yang lain juga pada tau, aku share disini juga ya. 

Jemaat korintus adalah eks penyembah berhala. Dimana perempuan pada saat itu direndahkan, dan dipakai sbg alat untuk menarik orang datang menyembah berhala dgn daya tarik tubuh mereka. Jadi latar belakang ceritanya sudah tau ya. Korintus dikenal sbg kota penyembah berhala,kota yang jahat,kota abmoral. Dan dalaam budaya masyarakat Yahudi juga status perempuan direndahkan. Yang boleh memimpin doa dalam sinagoge adalah laki-laki. Wanita tidak memiliki kebebasan yang sama dengan laki-laki.

Setelah mereka mengenal Yesus. Dan setelah Injil diberitakan di Jemaat Korintus. Paulus tidak mau jemaat korintus memperlakukan wanita seperti saat mereka menyembah berhala. Wanita dan pria adalah sama dimata Tuhan karena diciptakan menurut rupa Allah. 

Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan
Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
( 1 Korintus 11 : 11-12)  

Paulus mengirim surat,  wanita diberikan kebebasan beribadah dlm rumah ibadah secara bebas dan sama seperti pria. Tetapi dengan menudungi kepalanya.

Mengapa Menudungi kepalanya ? Pertama, rambut perempuan menjadi pusat dari nafsu laki-laki pada dunia kuno . Bagi mereka yang sudah menikah, jika tidak menudungi kepalanya itu menandakan ketidaksetiaannya kepada suaminya, dan sedang mencari laki-laki lain. Mereka akan menjadi sama para perempuan tunasusila yang memang sedang mencari laki-laki. Kedua, dalam dunia Yunani dan Yahudi suami adalah kepala dari isteri (ayat 3,8). Sehingga ketika istri tidak menudungi kepalanya, ia menghina suaminya. Itulah sebabnya Paulus menginginkan suatu perbedaan yang sangat hakiki bagi perempuan yang melayani, yaitu bahwa dia adalah perempuan yang setia terhadap suami, dan menghormati suaminya.

Jadi menudungi kepala adalah tanda bahwa seorang wanita menghormati suaminya. Trus apakah sekarang kita sbg wanita harus menudungi kepala kita? Saat aku membaca Firman ini, Tuhan bilang iya aku harus menudungi kepalaku dalam arti aku harus menjaga tubuhku dalam hal berpakaianku. Dalam hal sikap dan tutur kataku.  Jangan sampai aku berpakaian aku  menjadi batu sandungan bagi orang lain terutama bagi pria. Terlebih didalam ibadah, berpakainlah sopan tunjukkan bahwa kita sebagai wanita menghormati suami kita. Terus apakah ini pesan hanya buat wanita yang sudah menikah? TIDAK, pesan ini bukan hanya bagi wanita yang sudah menikah tetapi bagi wanita yang belum menikah juga. Tudungi tubuhmu dari sekarang  tanda engkau menghormati suamimu kelak. Terlebih tanda kita menghormati Yesus seagai Suami rohani kita.  Dengan cara apa? hal yang paling mudah yaitu dalam berpakaian, dalam ucapanmu. Berpakainlah sopan tanda kita menghorrmati suami kita mulai dari sekarang. Seperti Amsal bilang Isteri yang cakap, suaminya dikenal dipintu gerbang kalau ia duduk bersama para tua-tua negeri. Suaminya dikenal karena isterinya cakap pandai menjaga kehormatan dirinya.

Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.
Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya
Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.
Amsal 31 : 10,12,23 



No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...