Sep 23, 2015

Selalu diajarkan tentang Kasih & Pengampunan

Minggu pagi tanggal 06 September aku sibuk beres-beres rumah, karena semalamnya ada acara arisan marga dirumah. Pagi harinya aku mengapel semua lantai depan sampai belakang. Saat aku mengepel lantai rumah, terlintas di pikiranku maunya ini bersih terus, gak ada kotoran jejak-jejak kaki orang, jejak makanan yang nempel hahaha. Namun itu gak mungkin karena dirumah ada anak kecil dua orang yang tentu gak mungkin bisa rumah bersih selamanya. Harus setiap hari dibersihkan. Dan aku harus bisa menerima kenyataan tsb ( aku tuh merasa seperti ada dua orang yang saling adu pemikiran di pikiranku). Terus muncul lagi di pemikiranku saat aku berharap rumah ini bersih. "Uli....., Aku saja menerima anak-anakku yang kotor, yang hidupnya rusak datang kehadapanku. Aku menerima mereka, walau kadang mereka suka jatuh dalam kotoran yang sama dan datang lagi padaku. Aku menerimaNya. Aku gak pernah bersungut-sungut."

Tuhan Yesus sangat baik memberikan aku pengajaran  tentang kasih dan pengampunan. Dalam hal perkara kecil membersihkan rumahpun Dia mengajari aku tentang KasihNya yang sangat dalam. Thank u Lord Jesus.

Well guys, jangan teralalu sepele dengan Kasih pengampunan Tuhan. Saat menuliskan hal ini aku jadi teringat tentang anak bungsu yang diterima kembali oleh ayahnya. Setelah dia pergi dan menghabiskan segala hal miliknya dan kembali kerumah bapanya. Bapanya menyambut dia dengan sukacita membuat pesta yang meriah dan sangat wow....anaknya yg hilang kini telah kembali. tampa peduli apa yang telah dilakukan anak tsb kepadanya. Ia menerimanya dengan tulus, penuh kebahagiaan.

So...inti pelajaran yang aku ambil dari apa yang kukerjakan bersih-bersih rumah tsb. Kerjakanlah pekerjaan rumah itu dengan tulus,,,,walaupun baru dipel terus kotor lagi, ingatlah Kasih Tuhan yang gak pernah mengeluh menerima anakNya kembali pulang dengan tangan  kotor. Ia menerimaNya dengan tulus dan tampa mengeluh.

Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa." ( Markus 2 : 17)
Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat." ( Lukas 5 : 32 ) 
Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." ( Lukas 19 : 10 )
Happy Wednesday...........




No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...