Sep 30, 2015

Peka Akan Suara Tuhan

Pernahkah kalian mendengar suara yang berasal dari dalam hati kalian? Dan bagaimana kita menanggapinya? Pernah sutu hari aku mendengar suara didalam hatiku yang berkata agar aku segera menghubungi salah seorang teman sekolah aku dulu waktu SMA untuk menanyakan kabarnya. Namun, aku tidak menanggapi suara tersebut karena kami juga sudah jarang komunikasi. Besok harinya suara itu terdengar lagi dan mengatakan hal yang sama agar aku menghubunginya. Dan akhirnya aku ambil HP dan menghubungi temanku itu. Ternyata temanku itu  sedang berada dirumah sakit karena  besok pagi akan melakukan operasi persalinan melahirkan anak pertamanya.  Dia minta didoakan kerena  takut dan kuatir akan operasi persalinannya besok. Akupun langsung mendoakan  pergumulan temanku itu. 

Pernah gak mengalami hal seperti itu? Cerita diatas bukan hanya yang pertama, tapi bisa aku bilang cukup sering aku mengalaminya. Bahkan aku mau bersikap cuek akan hal itu, maafkan aku Tuhan.
Well, pembaca blog ini,seberapa sering kita pernah mendengar suara yang terdengar dari hati kita?  Dan seberapa kita yang mau meresponnya atau hanya cuek tidak mau peduli? Bagaimana jika aku tidak peduli dengan suara tsb? yang pasti aku akan sangat menyesal  jika mendengar sesuatu terjadi dengan teman ku tsb. Aku pasti akan menyalahkan diriku karena aku tidak mau mendengar suara Tuhan yang berkata dari dalam hatiku.  

Lalu datanglah Tuhan, berdiri disana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: “Samuel! Samuel!” Dan Samuel menjawab: “Berbicaralah,sebab hamba-Mu ini mendengar.” 1 Samuel 3 :10
Saat Samuel yang muda itu  menjadi pelayan Tuhan dibait Allah dalam asuhan nabi Eli, Samuel mendengar ada suara yang memanggil namanya sampai tiga kali. Pada awalnya ia berpikir bahwa Nabi Elilah yang memanggilnya. Namun Eli berkata bahwa suara itu adalah suara Tuhan. Sehingga saat suara yang ketiga saat Tuhan memanggilnya Samuel menjawab “ Berbicaralah,sebab hamba-Mu ini mendengar.”(ay 10) Semenjak dari itu Samuel semakin dipakai Tuhan untuk menyatakan firmanNya bagi bangsa Israel sehingga Samuel dipercayakan nabi Tuhan.

Banyak cara Tuhan untuk menyatakan firman dan isi hatiNya kepada kita. Bisa itu lewat suara yang berasal dari hati kita, bisa lewat kejadian yang kita alami. Satu hal yang pasti semakin kita dekat dan mengenal Tuhan semakin kita  tau suaraNya dan isi hatiNya. 

Berharap akan selalu peka akan suara Tuhan.

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...