07 September 2015
Pagi yang kurasakan tak seperti pagi seperti biasanya
mata yang tidak cerah lagi melihat pemandangan kota
biru langit telah hilang tergantikan putih akibat kabut asap
udara segar tergantikan baunya asap
tiada keindahan lagi dikota ini
bencana alam telah terjadi
Sudah hampir satu bulan lebih tiada hujan turun, ditambah dengan polusi kabut asap yang tiada kunjung berhenti mengganggu peredaran udara di kota ini. Tampak foto diatas adalah gambaran kabut asap yang semakin parah dipagi ini. Jarang pandang yang semakin dekat, udara yang sudah tidak sehat,bau, mengganggu mata dan pernapasan. Anak-anak sekolah diliburkan entah sampai kapan. Dan para pekerja tetap bekerja tiada hari liburnya.
Mohon belas kasihanMu Tuhan buat Pekanbaru. Segala yang terbaik Engkau berikan dimanapun anak-anakMu berpijak di negeri ini. Kemakmuran, kesejahteraan, kesehatan menjadi milik anak-anakMu.
#prayforpekanbaru
Mohon belas kasihanMu Tuhan buat Pekanbaru. Segala yang terbaik Engkau berikan dimanapun anak-anakMu berpijak di negeri ini. Kemakmuran, kesejahteraan, kesehatan menjadi milik anak-anakMu.
Bagi kota pekanbaru ini kami berdiri
dan membawa kota pekanbaru kepadaMu
Sesuatu yang besar pasti terjadi
dan memulihkan kota pekanbaru
hanya namaMu Tuhan ditinggikan
atas seluruh bumi
#prayforpekanbaru

mba Uly apa kabar? Semoga hujan segera turun dan kabut asapnya hilang ya.
ReplyDeleteamin..mbak, semoga hujan segera turun buat kota-kota yang dilanda asap.
Delete