Sep 25, 2015

#Ceritaku dihari Jumat

Ini di hari Jumat......
Prepare laporan PPN akhirnya kelar, tinggal disetor hari Senin dan lapor SPTnya. Senang juga laporan yang satu ini kelar, karena laporan PPN ini sangat penting dan serba teliti mengerjakannya. Jangan sampai ada denda-denda yang diakibatkan kesalahan dalam mengerjakannya. Dendanya besar bok......

Walaupun aku agak sedikit kecewa, para bos-bos ku pada cuti, Mau tanda tangan orangnya pada gak ada. #efekhariterjepit. Sebenarnya aku juga pingin cuti pingin ke Tarutung dan Samosir. Udah lama sekali ingin kesana,waktu libur lebaran kemarin ada planing mau kesana, tapi berhubung ongkos dua kali lipat naiknya dan pasti tempat wisata yang dikunjungi ntar cukup padat, aku batalkan niatku tsb. Dan kepikiran sebenarnya bulan ini, tapi aku gak beranjak juga mau pergi. Aku juga belum hubungi temanku yang tinggal disana yang akan jadi guide aku selama disana. Dia juga pasti kerja, dianya bisanya kalau libur anak sekolah baru dia bisa libur. Ya sudahlah, semoga ada waktunya nanti :)

Hari ini setelah siapin SSP untuk pembayaran PPN di bulan Agustus, aku lanjutkan segera pengimputan untuk bulan September. Sebenarnya ini sudah telat, udah akhir bulan baru mau mulai September. Lagi-lagi alasan laporan dari unit yang cukup lama baru diemail. Udah berkali-kali diminta agar jangan suka kirim laporan sekaligus pada akhir bulan, tapi tetap saja masih begitu. Tapi aku harus kudu sabar dan penuh kasih. Aku juga harus bisa mengkodisikan keadaan disana seperti apa, belum lagi dia oang baru, sepertinya baru jalan 3 bulan.

Tadi saat-saat aku makan siang, entah mengapa aku berpikir tentang sebuah kebaikan. Mengingat kebaikan-kebaikan yang orang pernah lakukan kepadaku. Saat aku memikirkan hal itu, suatu pikiran yang berkata (aku percaya ini adalah Roh Kudus yang berkerja) Uli....jangan karena orang pernah baik kepadamu baru kamu baik kepadanya. Jika dia tidak pernah berbuat baik kepadamu tetaplah baik kepadanya. Jangan membalas kebaikan orang hanya karena dia udah pernah baik kepadamu. Tapi tetap perlakukanlah semua orang dengan sama baiknya. Entah mengapa muncul pemikiran seperti itu waktu makan siang. Apakah akan terjadi sesuatu???? gak taulah, tapi satu hal aku mengucap syukur Tuhan ingatin aku tentang hal ini. Thank You Lord.

Oh iya, pagi ini aku dapat kabar duka dari salah seorang rekan kerja dikantorku. Istrinya telah dipanggil Tuhan. Bapak itu sudah risegn awal tahun 2015 ini, tapi komunikasi sama dia masih ada. Turut berduka ya Pak Sihombing buat kehilangan istrinya, semoga diberi kekuatan dan penghiburan dari pada Tuhan. Banyak kenangan juga bersama bapak ini, Dia suka ngajakin makan siang bareng ( walau aku orangnya paling susah diajakin keluar makan siang), Dia kebapakan, waktu managerku risegn aku jadi lebih sering diskusi sama dia sebelum ada pengganti bosku yang baru. Aku pernah dikirimnya foto- foto waktu kami ada perjalanan natal ke Toba. Waktu itu cuman minta foto kami makan bersama rombongan, namaun Bapak itu kirim banyak foto termasuk foto-foto dia sama keluarganya termasuk istri dan anaknya. Jadi aku tau mana istrinya. Sedih mendengarnya, Bapak usianya masih cukup dibilang muda. Kehilangan itu menyakitkan :( seperti aku kehilangan Bokapku. Semoga yang terbaik Tuhan berikan buat keluarga Pak Sihombing.
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan ( Roma 8 :28a)

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...