Jul 15, 2012

Suka-SukaMu Tuhan

Waktu itu aku mendengarkan lagu ini saat pujian di  gereja, tim WL dari Jakarta aku ingat saat itu. Hmmm lagunya berjudul Suka-sukaMu Tuhan. Versi bataknya juga ada Lomomlomom ni Debata. Irama lagunya yang selow tapi girang (gak ngerti bangat soal irama musik) tapi asyik untuk didengarin dan dinyanyikan. 

Lebih dari itu Lirik lagunya yang begitu menyentuh ini dia
Sungguhlah hidupku tlah di tebus
Oleh darah Mu yang Kudus
Sekarang hidup ku bukan milikku lagi

Apapun yang Tuhan mau lakukan
Apapun yang Tuhan mau inginkan
Asalkan Tuhan ku snang
Smua kurelakan , Nama-Nya dimuliakan

Suka-suka Mu Tuhan
Suka-suka Mu Tuhan
Suka-suka Mu Tuhan
Suka-suka Mu Tuhan.... 

Sekarang hidupku bukan milikku lagi. wow..bukan milikku lagi, so milik siapa? milik Tuhan yang telah menebus hidupku dengan darahnya yang kudus. Luar biasa bukan. Yang mau rela mati demi kita, rela disalibkan demi selamatkan diri kita dari maut. Siapa sih yang tidak pernah berbuat dosa? yang tidak pernah bercela hidupnya? yang tidak pernah menyakiti sesama manusia. Yang mempunyai coretan2 kehidupan yang tidak baek? Jujur aku punya semua itu, punya kehidupan yang ada coretan2nya, pernah menyakiti sesama, dan hal yang tidak baek yg pernah aku  lakukan.  Tetapi ada  Dia, Dia yang mau menghapus kesalahanku dan menerimaku menjadi anaknya, Dia yang mau mati menebus hidupku yang lalu. Dia yang mau mengubahkan hidupku menjadi yang baru seperti ini. Dia Juruselamatku. Tuhan Yesus. Aku mencintainya, aku mengasihinya, Dia Tuhan bagiku, Dia Bapa bagiku, Dia sahabat bagiku, Dia penolongku yang baek. Dia sungguh sangat baik. Jadi jelas dong hidup aku yang baru sekarang bukan seutuhnya milik aku, aku udah dibayar LUNAS.  Lunas ketika aku menyerahkan hidupku kepada Bapa Penciptaku dan Penyelamatku. Lunas ketika aku diselamatkannya dari kekelaman dosa. Lunas ketika aku memilihnya menjadi Tuan yang berkuasa atas kehidupanku.


Hidupku sekarang adalah hidup yang baru, hidup baru bersama Penciptaku dan aku bernyanyi Suka-sukaMu Tuhan, Suka-sukaMu Tuhan, Suka-sukaMu Tuhan atas hidupku. Engkau pemiliknya.Terimakasih Bapa









 

4 comments:

  1. dimanapun kita berada.. Ia selalu bersama kita :)

    Indonesian Strong from Home

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Wanita dan Menudungi Kepalanya

Waktu itu bacaan gorup kita diambil dari 1 Kointus 11 dengan judul perikop Hiasan Kepala Wanita. Ada seorang teman yang tanya kenapa  wanit...