Siang ini. Apa maksudmu aku tidak bisa mencerna lagi. Otak dan hatiku terasa sudah membeku. Membeku menjadi es yang dingin dikutub utara sana. Kau kirim aku seuntai pertanyaan di layar handphoneku. Entah apa maksdunya. Kau menuduhku diam. "Diam tidak ada kabarnya."
Bukannya kau yang tidak peduli lagi padaku?
Aku membalas untain pertanyaanmu. Kau hanya menjawab bukannya kau yang seperti itu."No comment". buat pertanyaanmu ini.
Hari ini dengan beraninya kau buat aku lagi meneteskan air yang tidak terbendung lagi di kelopak mataku. Deras bagai hujan lebat yang menetes diluar sana tiada hentinya. Pelangi, kenapa kau buat aku menangis lagi. Aku sudah berjanji pada diriku untuk tidak menangis. Dihari terakhir kau meninggalkanku bagai sampah yang jatuh kejurang yang dalam.
kalau sama pacar biasa nih yang model begini :P
ReplyDeletesaya mohon maaf lahir batin dulu ya, kan mau puasa :)
@Rian Mohon maaf juga, selamat menyambut puasa
Deletesalam kenal, kunjungan perdana saya.
ReplyDeletesalam
http://alrisblog.wordpress.com
terimakasih telah berkunjung. Salam
Delete