Grace of God

Bebarapa hari ini aku lagi baca buku Max Lucado judulnya Just Like Jesus. Bab pertama membacanya sudah membuat aku tertarik ingin membaca seterusnya. Bahasanya yang ringan dan mudah dicerna karena ini pasti buku terjemahan. Dan ada pernyataan didalam buku ini yang aku kutip. Pernyataan yang membuat aku sadar tetang kasih Allah yang tak terbatas, kasih Allah yang tak dapat kita ukur dengan kebaikan kita dengan harta dan apa yang kita miliki. Allah mengasihi kita tulus. Berikut kutipan dari buku ini : 
Allah mengasihi anda apa adanya, tetapi Dia tidak membiarkan anda seadanya. Dia menghendaki anda menjadi serupa dengan Yesus.


Kasih Allah tidak akan pernah berhenti. Walaupun kita menolak Dia. Mengabaikan Dia. Memandang-Nya hina. Tidak taat kepadaNya. Dia tidak akan berubah. Kejahatan kita tidak dapat melenyapkan kasihNya. Kebaikan kita tidak dapat menambah kasih itu. Iman kita tidak akan menghasilkan apa pun selain kebodohan kita mengacaukannya. Kasih Allah bagi kita tidak akan berkurang apabila kita gagal atau


Terimakasih ya Tuhan buat selalu ingatin aku tentang arti Kasih Karunia. Kasih KaruniaMu yang tak bersyarat. Engkau mengasihi aku dengan begitu baik. Love you Lord more and more.

Lagu Pujian Yang Menegur

Pagi ini aku dapat berkat pujian judulnya Tuhan. Pujian ini diambil dari buku Ende Bahasa batak No. 688. Seingatku pujian ini dinyanyikan dua minggu yang lalu saat aku ibadah di HKBP. Lagunya sangat aku suka makanya aku foto untuk mengingatkanku nyanyi dirumah. 

Semalam saat buka buka galery foto aku diingatkan akan lagu ini dan aku coba ingat lirik lagunya bagaimana, puji Tuhan ada aplikasi buku ende yang bisa bunyikan not lirik lagunya jadi aku bisa ngerti bagaimana tarik lagunya :) 

Inilah salah satu yang aku suka kalau ibadah di HKBP, aku suka lagu-lagu yang dinyanyikan yang diambil dari Buku Ende. (Walau aku gak begitu pintar mengerti bahasa batak secara luas, tapi aku masih bisa mengerti bahasa batak yang sering didengar. #perlu belajar lagi bahasa daerah sendiri hehe) Lagunya memang bahasa batak tapi artinya sangat dalam, sangat dalam menusuk tulang dan hati :) Terlebih lagu ini sangat menyentuh hatiku, arti lagunya sangat dalam diartikan. Terlebih Tuhan ingatin aku akan sikapku yang udah gak baik terhadap sesama. Mendengar lagu ini dan menyanyikannya benar-benar menyentuh hatiku dan aku benar-benar minta maaf atas sikapku yang belum bisa dewasa . Ini lirik lagunya bahasa batak, ingin mengartikan ke bahasa Indonesia tapi takut artinya jadi salah. Pokoknya lagu ini benar-benar menyentuh hati. Selamat pagi dan beraktivitas di Selasa cerah. God bless


  1. Tuhan jotjot do marsak donganki,
    Ala na sala pambahenanki,
    Hatangku langka nang parulanki,
    Jora ma au.
  2. Pangkulingki pe tupa so une,
    Mambaen jut roha ni donganku pe,
    Pingkiran hata na hurang ture,
    Jora ma au.
  3. Nuaeng na ro do au sumomba Ho,
    Pasahat ngolungki Tuhan tu Ho,
    Tuhan lehon ma roha na holong,
    Urupi au.

Curhat di siang hari

Di waktu yang gak banyak karena ini jamnya istirahat siang dan disela kesibukan aku minggu ini dan terasa sangat berat , aku sempatkan untuk nulis curhatan aku diblog ini. Siang ini ditemani lagu lagu Faithfully by Eric and Leslie Ludy . Lagu berisi kesetiaan dalam menanti :) :) 

Kepalaku rasanya sudah mulai kambuh sakit lagi sudah dua hari ini. Dikejar deadline kerjaan yang harus segera aku siapkan menjelang cuti bulan ini :) rencana ke Jakarta cuti tgl 17 s/d 25, tiga hari di Bali dan selebihnya di Jakarta menikmati hidup di ibukota :)  makanya kerjaan segera harus disiapkan dalam minggu ini. Dimana data dari unit juga baru masuk dan harus segera diproses belum lagi masalah pembetulan akan pekerjaanku yang salah., laporan harus segera dilapor ke Kpp minggu ini. Sampai membuat aku hanya diam dalam bekerja gak banyak bicara sampai-sampai atasanku bilang aku jutek gak ada senyum. Sebenarnya hanya karena gak mau banyak bicara saja biar kerjaan ini siap dalam minggu ini. 

Selain karena kerjaan yang banyak yang buat aku diam, aku juga diam karena aku merasa pemimpinku gak bisa jadi pemimpin. Aku bertanya yang ada aku disuruh tanya ke pemimpin yang lebih tinggi lagi, dan setelah ditanya pemimpin yang lebih tinggi aku disuruh tanya ke bagaian yang lain lagi. Kan rasanya seperti dilempar sana lempar sini :( Kenapa susah sekali memutuskan suatu perkara? Saat aku menuliskan ini dan dari semalam masalah tsb muncul di pikiranku  dan buat hatiku menggurutu, Tuhan tegur  aku dan bilang gak semua orang itu sempurna uli. Berapa kali Aku harus ajarkan kamu tentang kesempurnaan manusia dibumi ini? bukankah kamu sudah belajar dari hidupnya Daud? aku mau nangis aja menuliskan curhatanku ini. Butuh pembelajaran untuk jadi seornag pemimpin, perlu diajar akan karakternya dan perlu ketaatan serta hati yang mau diajar. Menerima keputusan diperlakukan seperti itu memag gak mudah,seperti yang aku alami. Pikiran rasanya udah memberontak dengan mengatakan itu kan tanggungjawab dia sebagai pemimpin dan dia harus bisa. Namun, lagi lagi Tuhan tegur aku agar aku gak boleh menghakimi seseorang. Itu bukan hakku. 

Pagi tadi sebelum bekerja aku berdoa memohon hikmat dari padaNya untuk membimbingku bekerja dan tentunya aku selalu minta kasih untuk mengasihi pemimpinku, mengasihi teman sekerjaku seperti Yesus mengasihi aku. 

Udah dulu ya curhatnya, waktu istirahatnya sudah habis, ini lihat foto meja kerjaku berantakan. Pusing mau kerjakan mana yang duluan hahaha. Happy Wednesday :) :) 



My 29th B'day

Last week of  june 4th I celebrate my birthday :) I give thanks to the Father in Jesus Christ who gave me life to date. Usiaku sekarang bisa dikatakan tidak muda lagi, apalagi bagi kaum hawa seperti diriku ini hehehe. Namun aku tetap percaya semua Indah pada waktuNya Tuhan. Saat semuanya telah siap aku percaya semua akan terjadi menurut kehendakNya bukan kehendakku. Dan aku merasakan hal itu seperti terjadi sebentar lagi, janji itu rasanya semakin nyata. Saat aku tidak lagi merasakan kekuatiran dan kecemasan akan masalah PH dan saat aku merasa utuh dalam diriNya, aku begitu percaya saatnya sebentar lagi akan tiba. Thank u Lord. Saat ini aku bisa merasakan Tuhan menolongku untuk melihat dan mengenal karakter para cowok. Saat aku bertanya mengapa proses ini aku jalani? saat aku dilema mengapa aku harus jalani proses mengenal yang membuatku takut untuk disakiti. Tuhan jawab semua tanda tanyaku lewat pengajaran. Dan aku juga bersyukur punya salah satu teman yang mau share dan berbagi pengalaman dia, thanks ya uly (teman blog)  thanks sharing u di bbm ada benarnya dan aku bersyukur kamu kasih aku masukan. Aku berdoa buat calon Pasangan Hidupku dimanapun dia berada, apa pun yang dia kerjakan sekarang aku percaya dia memepersiapkan dirinya masuk dalam tanggungjawab yang lebih besar lagi, membangun visi dan misi yang Engkau tanamkan dalam dirinya. Suatu visi dan misi yang akan kami kerjakan dibumi ini, mimpiMu Tuhan. Aku berdoa Tuhan jagai dia dimanpun dia berada, siapapun itu sesuatu yang Tuhan simpan buat aku kelak aku berdoa ajar dia selalu berharap dan utuh didalam pemeliharaanmu Tuhan. Sampai Tuhan mempertemukan kami dalam waktuNya Tuhan. I miss u so much. Tuhan besertamu...

Kembali ke cerita ultah. Paginya aku merasa kalau sahabat-sahabatku lupa akan tanggal ultahku. Benaran, aku pikir mereka lupa karena di sosial media aku udah hide tgl ultahku,dan aku kurang suka juga untuk explore kapan tanggal ultahku. Namun, sekitar 30 menit setelah jam kantor masuk mereka kasih aku suprise datang keruanganku kasih aku kue. Thank u ladies for birthday suprise.....aku senang. dan aku benar-benar senang terlebih saat mereka bilang mereka tidak ajak aku pergi jj yang minggu kemarin karena mereka lagi cari kado buat aku. Gimana aku gak mau nangis menuliskan ini? pikiranku yang salah berpikir negatif ternyata mereka sangat baik buat aku. Tuhan maafkan lah aku anakmu yang gak penuh kasih lagi.

Spesial dapat kado berisi tulisan-tulisan mereka aku sangat suka dan bakalan aku simpan sebagai kenangan dimasa yang akan datang .
Thanks you very much buat Tika, kak bertha and bu anny. Makasih buat persahabatan kita. Thanks udah mau terima aku bagaimana karakerku. Aku mengucap syukur setiap kali aku ingat kalian. Terimakasih Tuhan buat mereka yang berada disekitarku untuk membentuk ku, untuk mengajariku. Bapa sangat baik dalam setiap pengajarannya. 




Maafkan aku ya teman-teman

Aku rindu blog ini. Mewarnainya dengan kisah- kisah kehidupan yang dituliskan buatku. Enam bulan berlalu di tahun ini. Aku sedih karena di tahun ini aku merasakan banyak penurunan dari mimpi-mimpiku. Mimpiku kubawa tidur dan tenggelam oleh waktu yang terus berjalan. 

Ini Juni, bulan yang sangat kusuka. Bulan ini aku selalu diingatkan tentang hari lahirku. Bagaimana Tuhan kasih aku firman yang tertulis di Yeremia yang berkata "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim   ibumu, Aku telah mengenal   engkau,".   Aku sangat suka dengan firman ini, disaat aku sedih dengan kondisiku aku selalu diingatkan tentang firman ini yang beri aku semangat. Disaat aku marah dengan citra diriku yang gak bisa seperti orang lain, aku selalu ditegur dengan firman ini. Bahwa Tuhan udah lebih dahulu tau aku bagaimana, tau semua sifat2ku, tau kepribadianku. tau kelemahanku. 

Aku ingin menuliskan kesedihan yang kusesali. Aku menyesal dengan berpikir gak baik tentang diriku dan tentang teman-temanku. Aku menyesal atas pikiran yang seharusnya gak terlintas dipikiranku tentang mereka yang udah mau jadi teman baik buat aku. Walau aku tau, aku gak sempurna, aku gak bisa berani seperti mereka, aku gak bisa berekspresi seperti mereka. Mereka tetap terima aku, Aku menyesali kecemburuan yang timbul di pikiranku. Aku menyesali kebodohanku dalam berteman. Maafkan aku yaa...teman ku Tika, Kak Bertha dan Bu Ani. Aku menyesali pemikiranku yang gak dewasa. 

Berawal dari 30052015 salah seorang temanku bbm bertanya apa aku diajak jj ntar sore dan aku jawab enggak. Dan kita masih membahas yang lain-lain tampa ada terpikir hal yang aneh dipikiranku. Nah....disaat aku udah sendiri mucullah pemikiran-pemikiran yang kusesali. Aku langsung berpikir apa karna aku gak punya kendaraan sendiri gak diajakin, apa karena aku teman yang kere. Sore itu aku menangis, aku menangisi kelemahanku, aku menangisi pribadiku yang gak sempurna, bahkan aku bersungut sungut sama Tuhan dan bertanya mengapa Tuhan biarkan aku sendiri dan mengambil teman-temanku satu persatu dariku. Yah aku sendiri di lantai tiga diruanganku. Walau aku tau aku masih punya teman-teman yang para lelaki diruangan tapi aku tetap bersungut sungut mengapa teman perempuan aku gak punya. Mengapa aku dipisahkan dan dibiarkan sendiri diruangan itu? Aku bodoh atas pemikiranku ini . jujur aku akui kebodohanku. Aku tau Tuhan memproses aku untuk membantuk citra dirku terhadap seorang bapak, makanya aku ditempatkan di lokasi perusahaan yang umurnya adalah cowok dan satu ruanganpun begitu. Lagi-lagi aku sudah sombong dengan prinsip tau ku. 

Saat aku nangis pengen rasanya aku gak cerita ke salah satu temanku karena aku takut pertemanan kami nanti tidak harmonis. Namun aku gak tahan lagi untuk gak cerita sebenarnya aku hanya ingin bercanda doang namun pada akhirnya aku nangis bombay semalam menceritakannya. Disaat kesedihanku aku sangat bersyukur bahwa Bapa gak biarin aku sedih terus, Dia hibur aku dengan caraNya yang membuat aku kagum padaNya. Dia selalu punya cara yang unik, Cara yang buat aku terpesona akan keajaibanNya. 

Disaat aku sedih Tuhan hibur aku dengan keponakanku yang datang kerumah malam itu. Tuhan kembali ingatkan aku tentang mimpiNya yang Dia taruh dihatiku. Aku tambah nangis, gak ada satupun usahku untuk mewujudkan mimpi itu, maafkan aku Bapa.  

Di postingan ini, entah kalian baca atau enggak. Air mataku gak berhenti mengalir terus menuliskan ini. Teman-temanku (Tika, Kak Bertha dan Bu Ani) aku minta maaf ya atas pemikiranku yang salah tentang kalian. Aku gak mau persahabatan kita rusak atas pemikiranku yang gak benar. Aku menyesal atas perkataanku, atas pemikiranku tentang kalian. Aku sedih kalau kalian marah sama aku. Aku janji gak akan pernah punya pemikiran seperti itu lagi. I love our friendship :)  



# Jangan Ambil Roh- Mu

Jangan ambil Roh-Mu dari padaku Tuhan 
kututup mata ini 
menarik nafasku dalam dalam
jangan tinggalkan aku 
melewati arus dunia ini

kemelayangkan pemikiranku
apa yang telah kubuat 
sehingga membuatMu kecewa
aku merasakan jarak yang jauh diantara kita
aku merasakan ketidak beresan hatiku
pagi ini aku tersadar
kasih ku sudah tiada lagi
kasih ku sudah hilang 
kasih yang Kau tanamkan dalam diriku
agar aku bisa mengasihi seperti 
Engkau mengasihi umat Mu

Aku memohon ampun pada Mu
Pencipta alam semesta
Pemberi Kehidupan 
Juruselamatku
Aku mohon ampuni aku
dan jangan ambil Roh -Mu dari hidupku

* pagi ini aku merasakan ketidak beresan di hatiku, aku kehilangan damai sejahtera. Aku kehilangan kasihku kepada keluargaku. Dan aku merasakan kehilangan tuntunan Tuhan di setiap langkahku.

Perhatian-Mu buatku terpesona

Sore ini ingin berbagi kisah semalam sore saat pulang kantor ( 23 -04-2015 ) Kisah kecil namun membuatku terpesona padaNya Penciptaku. 
 
Aku suka menuliskan kisah-kisah yang dianggap kecil tapi begitu menyentuh perasaanku. Jadi ceritanya semalam aku di sms adekku bahwa dia gak bisa jemput aku pulang karena dia capek sekali dan ingin langsung pulang kerumah. Saat mau membalas sms nya aku mau bilang bahwa aku gak punya duit untuk ongkos pulang, (lupa gak ada simpanan uang didompet) #kebiasaan yang gak bagus. Namun aku urungkan niatku tsb dan bilang iya pada adekku. Saat aku merogoh isi tas ku yang ada hanya receh receh. Selembar uang Rp 2.000 dan beberapa uang logam 500 dan uang logam 1.000 pokoknya cukup untuk ongkos pulang kerumah Rp 8.000. Sempat sedih dalam hati kok miskin amat ya gw kasih uang recehan hahaha . Tapi cepat -cepat ubah pikiran  gak mau ambil pusing ntar kasih ongkos dengan uang receh. 

Namun, saat aku turun kebawah  bukan secara kebetulan ketemu salah seorang teman kantorku Kakak B (inisial aja ya namanya) yang sedang ngobrol di tempat resepsionis bawah. Gak ada terpikir untuk minta tumpangan sama dia, aku langsung keluar kantor aja. Ya karna menurutku kk itu mungkin masih kerja. Ya pokoknya gak ada kepikiran minta tumpangan lah :)   Namun, saat aku keluar dia panggil aku tanyakan pulang naik apa li? bareng aku aja kalau gak dijemput. Ya boleh kalau kk mau pulang sahut aku. Jadi deh aku dapat tumpangan pulang dan gak bayar supir angkotnya pakai recehan. Hahahaha Thanks ya Tuhan buat kk B yang baik hati :)

Saat aku renungkan kejadian tsb, aku senyum-senyum sendiri. Tuhan baik sekali ya sama aku. Sampai hal-hal sekecil ini Dia perhatikan aku. Gak biarin aku malu, gak biarin aku merasa sendiri. Trimakasih ya Tuhan buat perhatianMu yang membuatku terpesona :) I love You Lord :)


Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...