Jun 10, 2015

Curhat di siang hari

Di waktu yang gak banyak karena ini jamnya istirahat siang dan disela kesibukan aku minggu ini dan terasa sangat berat , aku sempatkan untuk nulis curhatan aku diblog ini. Siang ini ditemani lagu lagu Faithfully by Eric and Leslie Ludy . Lagu berisi kesetiaan dalam menanti :) :) 

Kepalaku rasanya sudah mulai kambuh sakit lagi sudah dua hari ini. Dikejar deadline kerjaan yang harus segera aku siapkan menjelang cuti bulan ini :) rencana ke Jakarta cuti tgl 17 s/d 25, tiga hari di Bali dan selebihnya di Jakarta menikmati hidup di ibukota :)  makanya kerjaan segera harus disiapkan dalam minggu ini. Dimana data dari unit juga baru masuk dan harus segera diproses belum lagi masalah pembetulan akan pekerjaanku yang salah., laporan harus segera dilapor ke Kpp minggu ini. Sampai membuat aku hanya diam dalam bekerja gak banyak bicara sampai-sampai atasanku bilang aku jutek gak ada senyum. Sebenarnya hanya karena gak mau banyak bicara saja biar kerjaan ini siap dalam minggu ini. 

Selain karena kerjaan yang banyak yang buat aku diam, aku juga diam karena aku merasa pemimpinku gak bisa jadi pemimpin. Aku bertanya yang ada aku disuruh tanya ke pemimpin yang lebih tinggi lagi, dan setelah ditanya pemimpin yang lebih tinggi aku disuruh tanya ke bagaian yang lain lagi. Kan rasanya seperti dilempar sana lempar sini :( Kenapa susah sekali memutuskan suatu perkara? Saat aku menuliskan ini dan dari semalam masalah tsb muncul di pikiranku  dan buat hatiku menggurutu, Tuhan tegur  aku dan bilang gak semua orang itu sempurna uli. Berapa kali Aku harus ajarkan kamu tentang kesempurnaan manusia dibumi ini? bukankah kamu sudah belajar dari hidupnya Daud? aku mau nangis aja menuliskan curhatanku ini. Butuh pembelajaran untuk jadi seornag pemimpin, perlu diajar akan karakternya dan perlu ketaatan serta hati yang mau diajar. Menerima keputusan diperlakukan seperti itu memag gak mudah,seperti yang aku alami. Pikiran rasanya udah memberontak dengan mengatakan itu kan tanggungjawab dia sebagai pemimpin dan dia harus bisa. Namun, lagi lagi Tuhan tegur aku agar aku gak boleh menghakimi seseorang. Itu bukan hakku. 

Pagi tadi sebelum bekerja aku berdoa memohon hikmat dari padaNya untuk membimbingku bekerja dan tentunya aku selalu minta kasih untuk mengasihi pemimpinku, mengasihi teman sekerjaku seperti Yesus mengasihi aku. 

Udah dulu ya curhatnya, waktu istirahatnya sudah habis, ini lihat foto meja kerjaku berantakan. Pusing mau kerjakan mana yang duluan hahaha. Happy Wednesday :) :) 



No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...