Jun 2, 2015

Maafkan aku ya teman-teman

Aku rindu blog ini. Mewarnainya dengan kisah- kisah kehidupan yang dituliskan buatku. Enam bulan berlalu di tahun ini. Aku sedih karena di tahun ini aku merasakan banyak penurunan dari mimpi-mimpiku. Mimpiku kubawa tidur dan tenggelam oleh waktu yang terus berjalan. 

Ini Juni, bulan yang sangat kusuka. Bulan ini aku selalu diingatkan tentang hari lahirku. Bagaimana Tuhan kasih aku firman yang tertulis di Yeremia yang berkata "Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim   ibumu, Aku telah mengenal   engkau,".   Aku sangat suka dengan firman ini, disaat aku sedih dengan kondisiku aku selalu diingatkan tentang firman ini yang beri aku semangat. Disaat aku marah dengan citra diriku yang gak bisa seperti orang lain, aku selalu ditegur dengan firman ini. Bahwa Tuhan udah lebih dahulu tau aku bagaimana, tau semua sifat2ku, tau kepribadianku. tau kelemahanku. 

Aku ingin menuliskan kesedihan yang kusesali. Aku menyesal dengan berpikir gak baik tentang diriku dan tentang teman-temanku. Aku menyesal atas pikiran yang seharusnya gak terlintas dipikiranku tentang mereka yang udah mau jadi teman baik buat aku. Walau aku tau, aku gak sempurna, aku gak bisa berani seperti mereka, aku gak bisa berekspresi seperti mereka. Mereka tetap terima aku, Aku menyesali kecemburuan yang timbul di pikiranku. Aku menyesali kebodohanku dalam berteman. Maafkan aku yaa...teman ku Tika, Kak Bertha dan Bu Ani. Aku menyesali pemikiranku yang gak dewasa. 

Berawal dari 30052015 salah seorang temanku bbm bertanya apa aku diajak jj ntar sore dan aku jawab enggak. Dan kita masih membahas yang lain-lain tampa ada terpikir hal yang aneh dipikiranku. Nah....disaat aku udah sendiri mucullah pemikiran-pemikiran yang kusesali. Aku langsung berpikir apa karna aku gak punya kendaraan sendiri gak diajakin, apa karena aku teman yang kere. Sore itu aku menangis, aku menangisi kelemahanku, aku menangisi pribadiku yang gak sempurna, bahkan aku bersungut sungut sama Tuhan dan bertanya mengapa Tuhan biarkan aku sendiri dan mengambil teman-temanku satu persatu dariku. Yah aku sendiri di lantai tiga diruanganku. Walau aku tau aku masih punya teman-teman yang para lelaki diruangan tapi aku tetap bersungut sungut mengapa teman perempuan aku gak punya. Mengapa aku dipisahkan dan dibiarkan sendiri diruangan itu? Aku bodoh atas pemikiranku ini . jujur aku akui kebodohanku. Aku tau Tuhan memproses aku untuk membantuk citra dirku terhadap seorang bapak, makanya aku ditempatkan di lokasi perusahaan yang umurnya adalah cowok dan satu ruanganpun begitu. Lagi-lagi aku sudah sombong dengan prinsip tau ku. 

Saat aku nangis pengen rasanya aku gak cerita ke salah satu temanku karena aku takut pertemanan kami nanti tidak harmonis. Namun aku gak tahan lagi untuk gak cerita sebenarnya aku hanya ingin bercanda doang namun pada akhirnya aku nangis bombay semalam menceritakannya. Disaat kesedihanku aku sangat bersyukur bahwa Bapa gak biarin aku sedih terus, Dia hibur aku dengan caraNya yang membuat aku kagum padaNya. Dia selalu punya cara yang unik, Cara yang buat aku terpesona akan keajaibanNya. 

Disaat aku sedih Tuhan hibur aku dengan keponakanku yang datang kerumah malam itu. Tuhan kembali ingatkan aku tentang mimpiNya yang Dia taruh dihatiku. Aku tambah nangis, gak ada satupun usahku untuk mewujudkan mimpi itu, maafkan aku Bapa.  

Di postingan ini, entah kalian baca atau enggak. Air mataku gak berhenti mengalir terus menuliskan ini. Teman-temanku (Tika, Kak Bertha dan Bu Ani) aku minta maaf ya atas pemikiranku yang salah tentang kalian. Aku gak mau persahabatan kita rusak atas pemikiranku yang gak benar. Aku menyesal atas perkataanku, atas pemikiranku tentang kalian. Aku sedih kalau kalian marah sama aku. Aku janji gak akan pernah punya pemikiran seperti itu lagi. I love our friendship :)  



4 comments:

  1. Uliiii....Pikirkan semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang manis, semua yang suci, semua yangs edap didengar, semua yang disebut kebajikan, pikirkan semuanya itu ya ^^ Muachhhh.....:*
    Btw, hayuk rajin nulis lagi *ambilikatkepala*

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya meg, aku menyesal atas pemikiranku tsb. mereka adalah sahabat yang baik yang Tuhan beri buat aku.

      Delete
  2. Tetep semangat nulis yah, dulu aku juga gitu naik turun mood buat nulisnya

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...