Sabtu 11 Mei 2013 aku mendapat kabar duka yaitu tulang (saudara laki-laki dari mama) itu meninggal. Tulang yang aku punya cuman satu karena mama cuman punya satu saudara cowok. Aku tau bagaimana merasakan kehilangan dan itu sakit. Maunya orang gak usah ada yang pergi untuk mati ya hehe. Hanya pengharapan akan kehidupan yang akan datanglah membuatku dapat menerima kehilangan/kematian. Saat dua setengah tahun yang lalu saat bokapku dipanggil Tuhan, ceritanya pernah aku post disini dan disini. Saat itu adalah hal-hal yang sulit bangat aku terima. Rasanya dunia ini gak adil dan rasanya Tuhan itu gak adil akan rencana dan imanku terhadapNYa. Namun aku salah, ada janji Allah yang aku pegang yang membuatku semakin beriman dan berharap kepadaNya. Janji yang membuatku bisa teguh menerima rasa kehilangan/kematian.
Tuhan mengajarkan aku untuk melihat kembali peristiwa kematian Yesus saat Dia hidup didunia ini. Saat Tuhan menjadi manusia ia mengalami namanya kematian. Tiga hari setelah itu Ia bangkit dan Ia naik kesurga setelah mencurahkan Roh Penolong kepada kita. Aku percaya kita semua pasti sudah tau kisah kehidupan Tuhan Yesus tsb. Yang aku ingin perjelas disini adalah kematian Yesus adalah sebuah gambaran bahwa kita manusia ini pasti mati tetapi kabar sukacitanya adalah kebangkitan kita kelak. Ini dia ayatnya :
Jadi, bilamana kami beritakan, bahwa Kristus dibangkitkan dari antara
orang mati, bagaimana mungkin ada di antara kamu yang mengatakan, bahwa
tidak ada kebangkitan orang mati? (1 Korintus 15 :12)
Kalau tidak ada kebangkitan orang mati, maka Kristus juga tidak dibangkitkan ( 1 Kor 15:13)
Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. ( 1Kor 15:16)
Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu ( 1Kor 15:17)
Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada
Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala
manusia. ( 1Kor 15: 19)
Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara
orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal ( 1Kor 15:20)
Jika Tuhan Yesus tidak bangkt dari kematian maka sia-sialah kepercayaan kita kepadaNya. Tetapi kita tau tiga hari setelah kematianNya Dia bangkit sebagai yang sulung. Ini lah yang membuat aku bersukacita bahwa kita juga akan bangkit nantinya setelah kita mengalami namanya kematian. Kapan itu? saat Tuhan datang kedua kalinya untuk jemput kita orang-orang percaya kepadaNya. Kehidupan dimasa depan itu ada. Tuhan lebih dulu bangkit dan naik kesurga buat nyiapin rumah buat kita- kita orang percaya. Itulah kabar sukacitanya yang Tuhan berikan. Bukan berarti kita gak boleh sedih akan kehilangan orang-orang yang kita sayangi. Bukan itu maksudku, tetapi lihatlah kedepan akan pengharapan kehidupan yang akan datang itu ada. Kita akan kumpul lagi bersama-sama mereka kelak disurga ditempat yang Tuhan sediakan buat kita orang percaya. Aku sendiri pernah mengatakan pada Tuhan, kapanpun Tuhan mau panggil diriku, aku sudah siap :) aku percaya ada tempat indah bersamaNya disurga sana. Amin...
Aku tutup postingan ini dengan sebuah lagu penghiburan yang memberikan penyemangat atas kehilangan.
Aku tutup postingan ini dengan sebuah lagu penghiburan yang memberikan penyemangat atas kehilangan.
Indah rencanaMu Tuhan, di dalam hidupku
Walau 'ku tak tahu dan 'ku tak mengerti semua jalanMu
Dulu 'ku tak tahu Tuhan, berat kurasakan
Hati menderita dan 'ku 'tak berdaya menghadapi semua
Tapi 'ku mengerti s'karang, Kau tolong padaku
Kini 'ku melihat dan 'ku merasakan indah recanaMu
Kini 'ku melihat dan 'ku merasakan indah recanaMu
So, jangan pernah takut akan kehilangan/kematian. Ada janji Tuhan buat kehidupan yang akan datang bersamaNya.
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all