Hakim Hakim 8 -9
• Ketika suku Efraim komplain kpd Gideon mgp mereka tidak
dilibatkan ikut berperang dari awal. Jawab Gideon yang bijaksana menenangkan
amarah Efraim. Bukan peperangan awal yang dilihat namum peperangan akhir.
Peperangan akhir dimenangkan Efraim dgn membunuh panglima Midian. Disini aku
belajar sosok Gideon yang merendahkan dirinya. Ia tidak merasa dirinya hebat.
Aku juga belajar dalam peperangan yang dilihat adalah hasil
akhirnya. Ini menjadi suatu peringatan kepadaku juga. Aku harus bisa tetap
bertahan dalam pertandingan imanku ini sampai aku dipanggil Tuhan. Aku harus
bisa menyelesaikan peperanganku dgn hasil akhir yang baik. Jangan panas2
dimuka, tapi akhirnya hancur. Oh Tuhan terimakasih menegurku hari ini. Mau
tetap mempersenjatai diriku dgn Firman Tuhan agar aku tetap kokoh berdiri dalam
pertandinganku.
• Keputusan Gideon yang meminta perhiasan umat Israel untuk
membuat Efod membuat Gideon Dan keluarganya jahat dalam pandangan Tuhan. Lewat
kisah ini, aku belajar agar aku dalam mengambil keputusan atau meminta
permintaan, aku harus hati hati. Aku harus Berpikir bijaksana dan memikirkannya
Lebih bijak dahulu. Belakangan ini aku memikirkan apa yang pernah aku harapkan
dan kini terwujud. Namun, ketika terwujud aku jadi tidak tenang, tidak damai
bawaannya. Aku jadi memikir ulang akan apa yang pernah aku inginkan tsb. Jadi
hari ini benar2 ditegur agar aku hati2 dalam stp ambil keputusan dan
permintaan. Terimakasih Tuhan
• Hari ini juga belajar untuk mengingat setiap kebaikan
orang lain yang pernah aku terima. Jangan setelah orangnya tidak ada, aku
melupakannya. penduduk sikhem yang tidak berbuat baik kpd keturuan Gideon.
Mereka membunuh 69 anak Gideon. Mereka tidak ingat lagi ttg Gideon yang telah
menolong mereka.
Disini aku diingatkan aku harus menaruh Kasih pada orang
yang telah menolongku bukan hanya pada orangnya Namun pada keluarganya juga.
Membaca ini aku benar2 ditegur Tuhan, ada salah seorang orangtua temanku yang
tidak aku suka. Karena Ia pernah memarahiku aku didepan banyak orang. Ketika
aku memikirkan hal tsb, Tuhan bilang aku harus ingat bahwa temanku itu pernah
menolongku. Walau ortunya tdk baik, aku harus menghargai perbuatan baik anaknya
kepadaku. Terimakasih Tuhan. Banyak sekali teguran buat aku Hari ini. Mampukan
aku merubah karakterku mjd penuh Kasih spt karakter Tuhan.
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all