"Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. ( 1 Petrus 3 : 10 -11)
Aku belajar satu hal yang penting
untuk hari ini yaitu pelajaran untuk jaga mulut, jaga perkataan, jaga ucapanku.
Jangan sampai apa yang aku katakan membangkitkan kemarahan orang lain, membuat
orang lain jadi berdosa dan mengutuk orang lain juga.
Ini mungkin teguran yang udah
berapa kali Roh Kudus selalu ingatin aku atas sikapku, tapi hari ini aku dibuat
nangis karena aku gak sanggup mendengar komentar atas apa yang aku perkatakan
kepada orang lain. Ampuni aku Tuhan membuat orang lain berdosa. Jadi tadi aku
menceritakan kemalangan salah seorang temanku kepada temanku yang lain.
Sebenarnya dari pagi setelah aku dapat kabar , ada dua suara yang ngomong dalam
hati untuk satu berkata ya ceritakan saja dan satu lagi berkata jangan ceritakan
karena aku tau banyak orang disekelilingku yang gak menyenanginya. Kadang aku
juga gak tau alasannya apa meraka gak suka? Padahal orangnya cukup baik dan
suka menolong (dalam hati aku suka tanya Tuhan apa ini artinya harus bisa pikul
salibMu?) Akhirnya aku simpan hal tsb untuk tidak menceritakannya. Jadi sampailah
setelah makan siang setelah kami hanya tinggal beberapa orang aku menceritakan
kemalangan yang menimpa seorang temanku tsb kepada teman yang lain juga karena
selama ini aku tau mereka cukup akrab dan dekat dan gak ada salahnya juga dia
tau. Alhasil apa yang kudapat? Sebuah komentar yang menjatuhkan. Sebuah
komentar yang menjelekkan. Sebuah komentar yang gak benar adanya. Sebuah
komentar yang gak patut untuk didengar. Sebuah komentar yang seharusnya gak
dikatakan. Aku diam,hatiku terkejud mendapat tanggapan seperti itu, bukankah meraka
teman yang cukup kompak? Pikirku seperti itu, dan hatiku begitu menuduhku dengan berkata aku
salah, aku berdosa karena aku gak bisa jaga mulut ini dari tadi. Aku telah
behasil membuat temanku yang
mendengarkan omongan itu berdosa dengan
menjelekkan teman yang lain.
Tiba dirumah aku nangis aku doa
minta ampun ama Tuhan, dan say makasih buat pelajaranMu hari ini Bapa. Memang
aku perlu diajar keras agar aku mengerti dan sadar untuk pergunakan mulutku
dengan benar. Suatu pelajaran untuk mau belajar dengar dengaran suara Tuhan,
belajar taat kepadaNya. Untuk selalu berpikir panjang sebelum bicara. Maafkan aku
yaa teman, aku akan berusaha akan tetap jaga nama baikmu karena engkau adalah
teman yang juga saudara yang istimewa yang Tuhan pertemukan buat aku. Walaupun
orang lain banyak gak senang melihatmu, yakinlah suatu saat kamu akan menuai
kebaikanmu, kamu akan lihat bahwa ada Bapa yang selalu membelamu, menjagamu dan
menyertai kamu dimanapun kamu ditempatkan. Tetap semangat menghadapi masalah
yang sekarang kamu hadapin, percayalah Tuhan hanya sejauh doamu. Dia dengar
engkau saat engkau berseru memanggil namaNya. Keep spirit kakak :) God bless you
No comments:
Post a Comment
Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all