Jul 24, 2014

Menjaga Lidah dan Perkataan

"Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya. ( 1 Petrus 3 : 10 -11)

Aku belajar satu hal yang penting untuk hari ini yaitu pelajaran untuk jaga mulut, jaga perkataan, jaga ucapanku. Jangan sampai apa yang aku katakan membangkitkan kemarahan orang lain, membuat orang lain jadi berdosa dan mengutuk orang lain juga.

Ini mungkin teguran yang udah berapa kali Roh Kudus selalu ingatin aku atas sikapku, tapi hari ini aku dibuat nangis karena aku gak sanggup mendengar komentar atas apa yang aku perkatakan kepada orang lain. Ampuni aku Tuhan membuat orang lain berdosa. Jadi tadi aku menceritakan kemalangan salah seorang temanku kepada temanku yang lain. Sebenarnya dari pagi setelah aku dapat kabar , ada dua suara yang ngomong dalam hati untuk satu berkata ya ceritakan saja dan satu lagi berkata jangan ceritakan karena aku tau banyak orang disekelilingku yang gak menyenanginya. Kadang aku juga gak tau alasannya apa meraka gak suka? Padahal orangnya cukup baik dan suka menolong (dalam hati aku suka tanya Tuhan apa ini artinya harus bisa pikul salibMu?) Akhirnya aku simpan hal tsb untuk tidak menceritakannya. Jadi sampailah setelah makan siang setelah kami hanya tinggal beberapa orang aku menceritakan kemalangan yang menimpa seorang temanku tsb kepada teman yang lain juga karena selama ini aku tau mereka cukup akrab dan dekat dan gak ada salahnya juga dia tau. Alhasil apa yang kudapat? Sebuah komentar yang menjatuhkan. Sebuah komentar yang menjelekkan. Sebuah komentar yang gak benar adanya. Sebuah komentar yang gak patut untuk didengar. Sebuah komentar yang seharusnya gak dikatakan. Aku diam,hatiku terkejud mendapat tanggapan seperti itu, bukankah meraka teman yang cukup kompak? Pikirku seperti itu,  dan hatiku begitu menuduhku dengan berkata aku salah, aku berdosa karena aku gak bisa jaga mulut ini dari tadi. Aku telah behasil membuat  temanku yang mendengarkan omongan itu  berdosa dengan menjelekkan teman yang lain.

Tiba dirumah aku nangis aku doa minta ampun ama Tuhan, dan say makasih buat pelajaranMu hari ini Bapa. Memang aku perlu diajar keras agar aku mengerti dan sadar untuk pergunakan mulutku dengan benar. Suatu pelajaran untuk mau belajar dengar dengaran suara Tuhan, belajar taat kepadaNya. Untuk selalu berpikir panjang sebelum bicara. Maafkan aku yaa teman, aku akan berusaha akan tetap jaga nama baikmu karena engkau adalah teman yang juga saudara yang istimewa yang Tuhan pertemukan buat aku. Walaupun orang lain banyak gak senang melihatmu, yakinlah suatu saat kamu akan menuai kebaikanmu, kamu akan lihat bahwa ada Bapa yang selalu membelamu, menjagamu dan menyertai kamu dimanapun kamu ditempatkan. Tetap semangat menghadapi masalah yang sekarang kamu hadapin, percayalah Tuhan hanya sejauh doamu. Dia dengar engkau saat engkau berseru memanggil namaNya. Keep spirit kakak :) God bless you 
  



No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...