Bukittinggi Trip : Lubang Jepang Dan Ngarai Sianok

Hari kedua, Minggu tanggal 30 Maret 2014. Kami mengunjungi Istana Baso Pagaruyung setelah itu siang harinya lanjut ke Lubang Jepang dan Ngarai Sianok Untuk masuk kekawasan Lubang Jepang dikenakan tarif Rp 8.000 ribu/orang dewasa. Sebelum masuk kedalam lubang Jepang kita akan diberitahukan pemandu disana peta lokasi didalamnya. Mereka juga  menawarkan jasa pemandu untuk masuk kedalam. Terserah kita mau pake pemandu atau tidak. Kelebihannya jika memakai pemandu memasuki Lubang Jepang kita akan disuguhi sejarah berdirinya Lubang Jepang. Dan menunjukkan setiap lorong-lorong yang ada disana  lengkap dengan cerita sejarahnya. Jadi jika baru petama kali kesana,ada baiknya menyewa pemandu wisata disana,agar perjalanannya tidak sia-sia. Kita jadi lebih tau sejarah dan kondisi cerita disana. 

Pembangunan Lubang Jepang dipimpin oleh Jendral Watanabe dan pelaksanaannya dilakukan oleh rakyat Indonesia. Tetapi mereka tidak mau memakai warga asli disana, namun memakai warga dari pulau Jawa. Menurut cerita pemandu, hal tsb dilakukan agar tidak ketahuan ada tempat persembunyian didalam gua. Jika memakai warga setempat, mereka pasti tau letak dan lokasi daerah mereka sendiri.

Untuk masuk kedalam kita menuruni sekitar seratus tigapuluh tangga seperti nampak di foto kami dibawah ini. Foto ini diambil saat kami masuk kedalam gua, menuruni sekitar seratus tigapuluh anak tangga (capek juga). Waktu kami kesana penerangan disana kurang banyak, hanya beberapa tempat ada lampunya, jadi ya sebaiknya perginya rame-rame hahaha. 




Didalam gua ada sekitar duapuluh lorong/kamar- kamar seperti ada ruang kamar tidur, ruang persembunyian, ruang perawatan, ruang dapur, ruang penjara dan gudang amunisi. Karena sedikitnya penerangan membuat tidak terlihat semuanya apa isi dari setiap lorong yang ada. Yang paling jelas kami dibawa keruang dapur. Dan disanalah tempat dibantainya para pekerja yang sakit yang tidak bisa bekerja. Sedikit tambahan lubang jepang ini sudah melalui tahap renovasi seperti untuk tinggi guanya sendiri (aku lupa berapa waktu itu dibilang pemandu tingginya hehe) 

Untuk jalur keluar ada dua pintu yang dibuka, satu melalui tangga yang pertama kita masuk tadi dan satunya lagi melalui pintu yang langsung menuju wisata Ngarai Sianok. Jadi kami memilih pintu yang satunya, dikarenakan mobil kami parkir ditempat awal semula, kami harus balik lagi kearah depan dengan menaiki sekitar sembilan puluh anak tangga dengan ukuran besar dan tinggi. Wah  melelahkan sekali, namun dibalik semua itu diatas saat kita sampai kita akan kagum melihat keindahan alam disana. Dari atas kita dapat menikmati keindahan tebing-tebing yang tinggi yang berada disekitar Ngarai Sianok. Bisa dilihat difoto kami yang dibawah ini. Di belakang kami itu jurang yang cukup tinggi namun dari situ kita akan menyaksikan keindahan alam yang sebenarnya. Pokoknya seru, luar biasa, ajaib Tuhan menciptakan alam ini untuk kita nikmati :) praise the Lord :)



Ada satu lagi, setelah kita sampai diatas, walaupun dengan muka yang sangat melelahkan kita akan menikmati belanja pernak pernik khas bukittinggi -padang. Disana ada stan-stan berjejer menjual seperti oleh-oleh khas dari perjalanan ke Bukittinggi. Harganya relatif murah, bisa dijangkau :) :) Pokoknya nanti saat mengunjungi Lubang Jepang saat akan kembali kesemula ada baiknya  memilih jalur yang menuju Ngarai Sianok, agar bisa shoping-shoping dipasar atas tsb :) :)



Bukittinggi Trip : Jembatan Kelok Sembilan & Lembah Anai

Holiday Bukittinggi 29-31 Maret 2014 
 
Hari Sabtu 29 Maret 2014 pukul empat sore kami tiba didaerah padang panjang. Kami berangkat dari kota pekanbaru sekitar pukul 09.00 pagi WIB. Aku bersama empat teman yang lainnya. Perjalanan kebukittinggi memakan waktu sekitar 5 atau 6 jam dari pekanbaru. Kami menghabiskan liburan disana hanya 2 malam 3 hari di Bukittinggi Sumatera Barat. Dalam perjalanan menuju bukittinggi kita akan melewati jalan yang berkelok-kelok. Namun jalan yang cukup membuat pusing tsb akan tergantikan dengan keindahan alam sepanjang perjalanan. Pegunungan yang indah, tebing-tebing yang tinggi dan alam yang sejuk.  Setengah perjalanan setelah memasuki wilayah Sumatera Barat kita akan menemui jembatan yang dinamakan Jembatan Kelok Sembilan. Dinamakan Kelok Sembilan karena memang ada sembilan kelokan yang akan dilewati. Kini jembatannya sudah bagus dan lebih diperluas,sehingga kita bisa berhenti sejenak untuk melihat keindahan alam disekitarnya. 




Ditepi jalan menuju padang dari bukittinggi kita akan disuguhi pemandangan yang sangat indah :) sepanjang jalan kita menikmati pemandangan yang hijau-hijau. Pemandangan yang menyejukkan mata. Dan satu yang menarik kita akan melihat air yang sangat jernih yang mengalir dari pegunungan. Tempat itu dinamakan Lembah Anai :) Yang katanya sumber air tersebut berasal dari Gunung Singgalang. Pokoknya gak rugi deh sepanjang perjalanan kita menikmati indahnya alam yang masih segar, alam yang asri dan menawan :) :)  



Untuk dapat masuk kekawasan tsb dan merasakan air jernihnya kita dikenakan tarif masuk  Rp 3.000/orang. Ada beberapa anak tangga untuk turun kebawah merasakan dinginnya air tsb. Disana juga dapat mandi-mandi bagi siapa yang ingin hehehe. Airnya jernih, dingin dan mata kita benar-benar disegarkan oleh indahnya pemandangan yang begitu manakjubkan  ini :) :) Jika melihat fotonya ini terus menerus terasa pengen kembali kesana duduk tenang menikmati jernihnya air:)   


Saat kami menyusuri tangga langsung kearah air :)



*bersambung besok lagi yaa :)

Pahlawan Triwira


Sebulan yang lalu (aku lupa tepatnya kapan) aku baca firman Allah tentang kisah Raja Daud. Saat membaca kisah Raja Daud aku sangat terkagum-kagum akan pemerintahan raja Daud dan yang lebih seru lagi yaitu saat membaca pahlawan-pahlawan bagi Daud  yang tertulis di 2 Samuel 23. (coba deh baca) Pahlawan-pahlawan yang berperang bagi bangsa Israel. Kesetiaan mereka kepada Raja mereka saat itu yaitu Daud. 


2 Samuel 23 : 8 ---> Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran.

2 Samuel 23 : 9 ---> Dan sesudah dia, Eleazar anak Dodo, anak seorang Ahohi; ia termasuk ketiga pahlawan itu. Ia ada bersama-sama Daud, ketika mereka mengolok-olok orang Filistin, yang telah berkumpul di sana untuk berperang, padahal orang-orang Israel telah mengundurkan diri.

2 Samuel 23 : 10 ---> Tetapi ia bangkit dan membunuh demikian banyak orang Filistin sampai tangannya lesu dan tinggal melekat pada pedangnya. TUHAN memberikan pada hari itu kemenangan yang besar. Rakyat datang kembali mengikuti dia, hanya untuk merampas

2 Samuel 23 :11 ---> Sesudah dia, Sama, anak Age, orang Harari. Ketika orang Filistin berkumpul di Lehi--di sana ada sebidang tanah ladang penuh kacang merah--dan tentara telah melarikan diri dari hadapan orang Filistin

2 Samuel 23 : 12 ---> maka berdirilah ia di tengah-tengah ladang itu, ia dapat mempertahankannya dan memukul kalah orang Filistin. Demikianlah diberikan TUHAN kemenangan yang besar.

Yang membuat Daud salut akan kehebatan ketiga pahlawan Triwira ini adalah

2 Samuel 23 : 15 ---> Lalu timbullah keinginan pada Daud, dan ia berkata: "Sekiranya ada orang yang memberi aku minum air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang!"

2 Samuel 23 : 16 --->Lalu ketiga pahlawan itu menerobos perkemahan orang Filistin, mereka menimba air dari perigi Betlehem yang ada dekat pintu gerbang, mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya, melainkan mempersembahkannya sebagai korban curahan kepada TUHAN,

2 Samuel 23 : 17 --->katanya: "Jauhlah dari padaku, ya TUHAN, untuk berbuat demikian! Bukankah ini darah orang-orang yang telah pergi dengan mempertaruhkan nyawanya?" Dan tidak mau ia meminumnya. Itulah yang dilakukan ketiga pahlawan itu. 

Saat itu Daud  dan orang-orangnya berada dalam dalam kubu gunung dan  pasukan pendudukan orang Filistin pada waktu itu ada di Betlehem. Saat itu timbullah keinginan Daud untuk minum air dari Perigi di Betlehen. Keinginan Daud terdengar oleh ketiga pahlawan tsb yaitu Isybaal, Eleazar dan Sama. Dan ketiga pahlawan tsb menerobos perkemahan orang -orang Filistin. Mereka menimba air dari perigi Betlehen yang ada dekat pintu gerbang. Mengangkatnya dan membawanya kepada Daud. Tetapi Daud tidak mau meminumnya melainkan mempersembahkan sebagai korban curahan kepada Tuhan. Atas pengorbanan yang dilakukan ketiga pahlawan ini, Daud mengatakan  tidak ada yang menyaingi kehebatan mereka.
Wow...Luar biasa mereka Tuhan, kataku dalam hati.
Aku sampai berulang- ulang membaca kisah ini dan benar-benar membuatku kagum dan terpesona akan keberanian dan kehebatan mereka :) :)  Setelah atau sebelum mebaca FirTu ini (aku lupa tepatnya kapan), aku nonoton film The Legend of Hercules dan Troy. Dimana kisah film ini berkisahkan tentang perang-perang. Dan dari film yang kutonton aku dapat melihat bagaimana keadaan di medan perang, bagaimana kesiapan para prajurit dan kesetiaan mereka kepada perintah Raja. Wow...aku benar-benar dapat gambaran akan apa yang dilakukan  Pahlawan Triwira tersebut dari film yang kutonton. Thanks God .
 
Dan dari FirTu yang kubaca mengingatkanku tentang pengorbanan apa yang telah aku lakukan buat Rajaku. Apakah aku punya keberanian seperti mereka masuk ke ladangnya musuh? Sungguh membuatku mau nangis. Aku belum melakukan apa-apa dan tidak sehebat mereka.  Tuhan hari ini aku belajar bahwa aku harus benar -benar siap menjadi prajurit-prajuritnya Kristus. Prajurit-prajurit Kristus yang dibanggakan oleh RajaNya. Apakah kalian juga mau menjadi prajurit dan menjadi pahlawan yang dibanggakan oleh Raja kita Yesus Kristus???

"Kepunyaan-Ku "


"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.
(Yesaya 43 :1b)

 


* Firman di Roti Perjamuan 9 Maret 2014

Pengharapan



Engkau yang mengetahui setiap isi hatiku
Apapun yang kupikirkan
Apapun yang kurasakan
Apapun yang bergejolak dihatiku
Apapun yang membuat kesedihanku
Dipagi ini
Di setiap ketidakadilan yang kurasakan
Ketika mereka selalu anggap aku ini kecil tiada arti

Bapaku
Arahkanlah pandanganMu kepadaku
Sendengkalah telingaMu dengar
Jeritan hatiku
Hiburlah aku dengan sukacita daripadaMu
Engkau yang mengenal aku
Engkau yang mengetahui  masa depanku
Jangan biarkan aku sendiri Bapa

Sepenggal Cerita dihari Minggu

Happy Monday :) Aku mau cerita sedikit kejadian yang aku alamin semalam. Dari pada ntar lupa lebih baik ditulis disini aja. Well, semalam aku gereja pagi ikut ama adekku masuk jam 8 pagi. Karena udah telat dan bangku-bangku digereja udah pada penuh apalagi posisi tempat biasa aku duduk juga udah terisi. Jadi aku ikutin adekku aja yang pilih tempat duduk. Dan ternyata setelah duduk, adekku baru nyadar orang yang dibelakang tempat duduk kami itu si mantan ama istrinya dan ama nyokapnya. Aku sih gak pernah berharap ketemu dia lagi apalagi harus cakapan sama dia. Tapi ya aku gak tau kenapa harus ketemua ama dia lagi. Yah memang gak dipungkiri kami pasti bisa ketemu karena kami tuh satu gereja. Tapi setau aku dia kan gak tinggal dipekanbaru lagi, tapi ntah mengapa harus ketemu.Ya udah gak usah dipikirin lagi, aku juga gak ketemu dia karena pas habis ibadah dia langsung caw gak keliatan,  hehehe. Yang jelas aku  sudah bisa nerima semua yang udah terjadi. Mungkin pilihannya untuk nikah ama istrinya sekarang itu pilihan yg baik buatnya. 

Jadi yang buat aku kepikiran sampe sekarang adalah sikap nyokapnya dia semalam ama aku. Aku benar-benar terkejud dan mikir sampe rumah dan sampe sekarang atas sikap nyokapnya ama aku. Nyokapnya itu langsung nyalam aku semalam pas habis ibadah dan mau sun pipi aku karena aku agak terkejud gitu ama sikapnya aku jadi canggung aja, dan nyokapnya itu sempat cubit pipiku karna gemasnya dia ama aku. Benaran aku gak nyangka aja namboru itu bersikap seperti itu ama aku dan adekku diperlakukannya seperti itu juga. Aku hanya bilang ama  adekku mungkin namboru itu lagi happy makanya sikapnya seperti itu. Setelah aku pikir memang udah lama aku  gak ketemu sama namboru ini, ya bisa jadi karena aku jarang gereja kesini makanya jarang nemu hehehe. Buatku pribadi namboru itu orang yang hebat, dia wanita yang tangguh dan mandiri dan dia bisa nerima sesuatu hal yang dia gak miliki, Aku cukup kagum ama dia. Thanks Lord buat setiap pertemuan setiap kejadian hidup yg selalu mempunyai arti.

* Tulisan yang hampir 2 minggu belum selesai ditulis. Tepatnya  tanggal 16 Febuari,bulan yg lalu :) 


Sebuah Pujian


Hatiku Bersuka
Karna ada Yesus didalamku
Hatiku gembira
Yesus selalu besertaku

Kemanapun aku melangkah
Dia tak pernah tinggalkanku
Setiap masalah, tantangan hidup
Dia yang memberi kekuatan

oh……
Hatiku Bersyukur….
kubersukacita

  


*Sebuah nyanyian yang tercipta saat mengendong Neo semalam agar dia tidur :)

 

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...