Showing posts with label Mujizat. Show all posts
Showing posts with label Mujizat. Show all posts

PertolonganMu Begitu Ajaib ( 31 Desember 2014)

Tulisan ini sempat aku tulis saat- saat awal tahun 2015, saat- saat bagaimana aku mencari solusi yang harus diselesaikan pada hari itu juga. Sudah sebulan tersimpan di draf  dan ingin aku share di blog ini. Suatu proses dimana pertolongan Tuhan begitu ajaib dan aku sangat bersyukur punya Bapa yang baik yang selalu ada buat aku, dan selalu kasih pertolongan dengan caraNya yang ajaib.

30 Desember 2014 aku dikasih tau atasanku untuk segera menerbitkan Fp atas penjualan mobil. Saat itu aku langsung bilang ini udah akhir tahun pak, kita belum dapat nomor dari KPP untuk menerbitkannya. Dan untuk mendapatkan nomor tsb kita harus langsung kesana dan itu memakan waktu 3 jam jika jalan normal. Tapi dibayanganku jalan 3 jam tidak akan terkejar karena jalan kesana adalah jalan lintas untuk jalan pulang kampung. Dan kondisi ini benar-benar buatku down...buatku nangis :(  hatiku berontak kenapa baru sekarang dikasih tau? dua hari menjelang closing tahun ini.. gimana mau kejar waktu kesana.., jika terlambat nanti pasti sudah kena denda. Di otakku sudah terhitung perkalian denda dari keterlambatan menerbitkan faktur. 

Sore 30 Desember itu aku coba telpon ke KPP untuk konsultasi apa bisa permintaan nomornya lewat by phone atau email. Ternyata jawabannya tidak bisa, kita harus kesana langsung. Solusi dari AR yang lain coba fax kan dulu suratnya nanti aslinya menyusul. Sore jam 5 aku segera konsep surat permintaan nomor tsb dan langsung pergi untuk ttd suratnya. 

Pagi 31 Desember aku segera fax suratnya dan langsung telpon bagian pelayanan KPP untuk minta tolong apa bisa diproses surat kami, dan jawabannya ternyata tidak bisa. Harus langsung kesana karena nomor tsb sifatnya rahasia. Dalam hati kok rasanya dipersulit begini yaa, kalau KPP nya jauh masa tidak  bisa minta tolong proses by email. Suasana hatiku udah mulai down, aku kebawah keruangan atasanku, ternyata dia lagi rapat dengan direksi. Perasaanku semakin down lagi :( solusinya ini bagaimana???? 

Sejam dua jam aku tungguin bos siap rapat juga belum siap. Waktupun terus berputar, ini akhir tahun lho... ini hari terakhir harus minta nomornya, kalau gak bisa gimana?? Saat pikiranku kacau, aku teringat akan status seorang temanku di Fb, berdiam di hadiratNya Tuhan saat menghadapi masalah , itu yang kuingat dan aku segera menyendiri dan berdiam diri nangis, doa ama Tuhan, Tuhan tolong bantu aku selesaikan jalan buntu yang kuhadapi ini. Saat aku berdiam diri, Tuhan say sama aku " jangan andalkan kekuatanmu:", jangan sombong jadi orang dan anggap semua bisa kamu kerjakan. Saat aku dengar suara itu, aku langsung nangis. Tuhan maafkan kesombonganku ini, ampuni aku yang sudah andalkan kekuatanku sendiri.

Setelah aku curahkan isi hatiku padaNYA aku merasakan lawatan Tuhan luar biasa menolongku. Tuhan kasih aku hikmat untuk mengatasi masalah ini.Tuhan kasih aku hikmat untuk bertanya kepada orang yang punya kenalan di kota D di daerah KPP terdaftar. Aku tanyakan kepada sebagian orang yang berada di kantor dan juga sampai bbm teman yg ada di kota D. 

Namun hasilnya Nol :( Rasanya kok gini ya Tuhan? Aku sempat menyerah, ya sudah lah mau gimana lagi.Namun menjelang jam makan siang bos yang sudah siap rapat suruh aku ke ruangannya dan aku menjelaskan kepadanya kendala apa yang aku hadapi. Dan berikan solusi untuk mencarikan orang yang tinggal atau kenalan di tempat kpp terdaftar di D. Setengah jam menunggu bos kasih tau aku coba kita tanya si A, tanya dan tanya ternyata kenalan yang didaerah sana sudah pulang kampung karena memang orang pada mau taun baruan dikampung masing-masing. Mendengar hal tsb aku sempat kecewa namun langsung terlintas dipikiranku dan langsung kuucapkan bagaimana dengan si NS,  pegawai yang pernah bekerja di tempat kami. Oh sungguh sangat bersyukur buat ingatan yang Tuhan berikan. Langsung direspon baik sama bosku dan nomor telponnya juga langsung ada dan diapun bersedia menolongku. Segera aku email dan kasih tau apa yang perlu diminta di KPP.

Aku senang ye ye Tuhan dasyat dalam apa yang Dia rencanakan. Tuhan bekerja dalam hal yang tidak pernah terpikirkan olehku. Satu jam dua jam. tiga jam sampai empat jam akhirnya selesai juga. aku bisa pulang jam 4 sore yang seharusnya jam 12 siang kami sudah bisa pulang karena akhir tahun. Oleh sebab aku menunggu NS yang lagi ngantri di KPP dan tentu saja lagi ada kendala yang dihadapi disana. Si NS ditolak? Suratnya harus asli dan tidak boleh hasil scan. Mendadak aku binggung dan segera kebawah cari bos diruangannya dan ternyata oh ternyata dia sudah pulang :( aku coba telpon dan kasih tau kendala yang dihadapin disana dan tolong segera telpon siapa yang bisa bantu. Akhirnya setelah 15 menit si NS aku telpon mereka bilang mau tapi harus nunggu lagi untuk mencari data bulan oktober, dan november. Dan aku harus kiirm ulang csv ppn bulan Oktober, padahal setiap bulan aku wajib kirim laporan beserta csv nya kesana. Dan setelah proses demi proses jam setengah empat sore prosesnya siap dan aku dapat nomor faktur yang aku minta untuk transaksi tahun 2014. Sudah banyak utang budi sama NS, dia harus izin dari kantor dia bekerja hanya untuk urusin hal pekerjaan kami.

Terimakasih banyak ya Tuhan buat orang-orang yang baik hati yang selalu ada untuk berbuat baik. Trimakasih buat hikmat yang Tuhan berikan dan segala hal yang Tuhan rencanakan di akhir tahun 2014 buat hidupku. Terpujilah Tuhan sbab Dia Besar dan Ajaib. Amin.

Aku tutup postingan ini dengan sebuah pujian PertolonganMu. Pertolongan Tuhan yang begitu ajaib, Dia selalu ada buat aku dan buat kamu yang lagi bergumul dalam hadapi persolan hidup didunia ini. Semangat .
Hatiku tenang berada dekatMu

Kaulah jawaban hidupku

Hatiku tenang berada dekatMu

Kau yang plihara hidupku



PertolonganMu begitu ajaib

Kau t'lah memikat hatiku

Disaat aku tak sanggup lagi

Disitu tanganMu bekerja

PertolonganMu begitu ajaib

Kini mataku tertuju padaMu

Kurasakan kasihMu Tuhan


Padang Gurun di Bulan Juni

Hai :) udah lama sepertinya aku gak nulis lagi. Berbagi cerita di blog ini :(  kesibukan dan rasa capek serta banyak pikiran membuatku malas mau berkotak katik di keyboard komputerku. Hanya otak dan pikiranku saja yang terus ber tak tik tak tik tuk terus didalamnya memikirkan masalah yang rasanya mau ditendang jauh-jauh hahaha

Siapa yang tau bulan Juni ini masa-masa yang sangat sulit aku lewati. Aku suka bertanya pada Tuhan, proses belajar apa lagi sih Bapa bulan ini? Badanku udah kurus kering rasanya gak ada tenaga untuk bertenaga menghadapi masalah yang gak habis-habisnya datang. Aku gak tau kenapa di bulan ulangtahunku justru aku mengalami proses ini. Dan kini aku tau diakhir bulan Juni aku temukan jawabanya, ini adalah proses pendewasaan karakter aku. Jujur mataku berkaca-kaca menuliskan ini dan air mata jatuh membasahi pipiku. Tuhan aku gak pernah bisa menyelami setiap rencana dan jalan yang Engkau buat untuk aku lewati. Yang ada saat ini aku hanya bisa taat dan percaya pada setiap jalan-jalan yang Kau berikan buat aku lewati.

Dimulai dari mamak yang marah besar terhadapku. Disitu aku benar-benar gak kuat liat mamakku nangis didepanku. Hari itu sikapku telah berhasil buat dia nagis dan begitu marahnya sama aku. Mamak gak mau ngomong hanya sama aku. Mengapa hanya satu kesalahanku membuat segala hal baik yang kulakukan itu tercemar? Berawal dari masalah keuangan keluarga. Aku tau kondisi  usaha mamak yang lagi down dan membuat dia kuatir. Saat mamak minta tolong aku dan akupun gak bisa bantu dengan apa yang aku punya. Aku begitu sedih, memang benar percuma aku disekolahkan tinggi-tinggi tetapi aku gak bisa bantu orangtuaku. Aku terasa dicambuk dengan perkataan tsb. Terasa sulit merangkum dalam kata-kata situasi dan perasaanku saat itu. Hanya masalah uang membuat sukacita itu hilang. Aku hanya bisa doa sama Tuhan. "Tuhan maafkan aku, aku telah buat mamak sedih dan gak bisa bantu dia sedikitpun." .

Masalah keuangan yang membuat aku sadar akan kondisi aku seperti apa. Aku mulai intropeksi diriku dan bagaimana aku merpegunakan uang yang ada. Kondisi keuanganku yang juga gak seberapa membuat aku harus menunda salah satu pembayaran kreditku untuk menutupi kebutuhan dapur dirumahku. Nangis dan rasanya pengen teriak sekeras-kerasnya kok bisa aku seperti ini ya Tuhan? Mengapa pundi-pundiku  kosong? mengapa aku begitu miskinnya ?Sampai-sampai aku makan harus irit-irit, gak ambil banyak :( Setiap hari aku masak nasi aku selalu memperhatikan berasku apakah cukup sampai akhir bulan ini? dan dalam hati aku berdoa ama Tuhan semoga persediaan beras ini cukup sampai bulan ini Tuhan.

Setiap hari melewati hari demi hari dibulan ini Tuhan bawa aku dalam proses berjalan di padang gurun. Dibulan ini masalah dapur dan keuangan adalah padang gurun yang aku harus lewati. Setiap padang gurun yang kulewati aku melihat Tuhan ada bersamaku. Hari itu aku lupa tepat tanggalnya kapan, sebelum jam pulang kerja dikantor aku sudah  memikirkan apa yang akan kumasak nanti malam untuk makan malam kami. Yang aku tau dikulkas hanya tinggal satu stok ikan untuk hari besok. Aku berpikir jika aku masak  ikan itu nanti malam, besok dan lusa kami mau makan apa? Aku simpan persoalan ini dalam hati dan tidak memikirkanya lagi sampai jam pulang kantor. Jadi saat tiba dirumah setelah pulang kerja, ada saudara sepupu aku yang datang dan dia mau traktir kami makan malam saat itu sebagai ucapan syukurnya atas berkat Tuhan yang dia terima. Aku dikamar saat  mendengar kabar itu dan aku bilang dan doa ama Tuhan, Trimakasih ya Bapa buat mujizatmu yang aku terima hari ini.   

Lain lagi kisah ditanggal 20 saat aku gak tau gimana mau bayar uang listrik yang udah mau jatuh tempo. Aku berdoa dalam hatiku Bapa uang dari mana lagi untuk hari ini mau bayar listrik? Aku hanya punya uang untuk persediaan makanan sampai akhir bulan ini. Dan aku melihat kemurahan Tuhan menolongku lewat saudaraku yang sudah merid mau memabantu membayarkan tagihan listrik kami. Lain lagi kisah ditanggal 26 saat pihak kredit motorku menelpon dan berkata akan tarik motor yang udah dua bulan kreditnya aku belum bayar. Aku tarik napasku panjang dan hanya bilang masalah apa lagi ini? aku gak nangis saat pertama mendengar kabar ini karena udah pekanya akan masalah ini aku malah tertawa bermain dengan keponakanku yang memang aku setiap sabtu jagain dia. Itulah yang bisa buat aku terhibur ketika masalah datang lagi. Saat malam harinya aku coba kasih tau mamak masalah ini. Sebenarnya aku takut kasih tau mamak, karena aku pikir masalah kemarin udah bikin dia jadi susah dan gak mungkin aku tambahin masalah lagi. Tapi aku gak tau mau minta bantuan siapa lagi. Aku gak mungkin ceritain pada semua oranng termasuk teman-teman hanya untuk dibantuin masalah ini. Aku beranikan diri untuk cerita kemamak dan mamak merespon baik mau membantu aku untuk bayar satu bulan kreditku itu. Hari ini aku berkata "gak habis-habisnya pertolongan Tuhan dalam aku" Ia mengajari dan menopangku berjalan di padang gurun di bulan Juni ini.

Ada sebuah kisah lagi dalam melewati padang gurun ini, kisah yang buat hatiku begitu pedih dan rasanya seperti dibawah sekali kondisiku. Dibulan ini ada banyak pesta undangan orang mau menikah. Jadi saat itu aku ada dapat undanngan untuk pesta pernikahan. Sejujurnya aku agak bimbang  mau pergi atau tidak karena aku memang gak punya cadangan uang untuk kasih amplop pesta pernikahan. Dari rumah aku memang ada niat mau pergi nanti saat istirahat siang bersamaan teman kantor lainnya. Tapi entah kenapa saat dikantor aku berpikir kalau aku pergi pesta dan makan siang disana kayaknya gak adil bagat aku cuma kasih amplop yang isinya hanya sekedarnya.Udah menghabiskan hidangan pesta tapi kasih amlopnya gak sebanding. Dan aku memutuskan untuk gak pergi dan tidak juga titip amplop karena aku berpikir gak layak kasih amplop yang hanya seharga satu bungkus nasi. Entahlah apa pemikiranku salah atau bagaimana yang jelas saat itu aku benar-benar malu kalau pergi hanya kasih segitu. Dan yang membuat aku begitu terluka adalah saat salah seorang teman kantorku begitu menyindir aku karena aku gak pergi dan tidak nitip apa-apa untuk dikasih kepesta itu. Aku hanya bisa diam dan gak melakukan protes apapun terhadap omongan dia. Karena gak perlu aku kasih tau aku gak punya uang buat kasih amplop buat pesta tsb. Aku diam hatiku  nangis dan dalam hati aku berdoa Tuhan, mengapa aku begitu dihina seperti ini. Sepanjang perjalanan pulang kerumah aku nangis disepanjang jalan. Aku gak terima kondisi aku seperti ini dihina orang lain. Mengapa mereka gak bisa menerima orang-orang yang berada dibawah? Sampai dirumah aku berdiam diri dikamar dan aku cerita sama Tuhan kondisi aku seperti apa. Dan Tuhan ingatkan aku akan friman yang berkata jangan iri akan keberhasilan orang fasik karena itu adalah semu.

Sesungguhnya di tempat-tempat licin Kautaruh mereka, Kaujatuhkan mereka sehingga hancur.  (Mazmur 73 :18 )
Betapa binasa mereka dalam sekejap mata, lenyap, habis oleh karena kedahsyatan! (Mazmur 73 :19)
Seperti mimpi pada waktu terbangun, ya Tuhan, pada waktu terjaga, rupa mereka Kaupandang hina  (Mazmur 73 :20)
Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,(mazmur 73 :21)
aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.(mazmur 73 :22)
Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku. (Mazmur 73:23)
Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.(Mazmur 73:24)

Firman Tuhan ini lah yang membuat aku terhibur dan semangat melangkah lagi melewati padang gurun ini. Ketika aku begitu lelahnya berjalan melewati hari-hari dibulan Juni ini kini tibalah diakhir bulan ini aku berkata Trimakasih Bapa buat setiap pelajaran kedewasaan yang aku trima. Aku bisa merasakan Tuhan ada beserta denganku berjalan melewati padang gurun ini. Hari ini diujung akhir bulan ini aku menyaksikan perbuatanMu ajaib dan besar Engkau Tuhan. Engkau menyediakan berkat,penghiburan dan pengharapan bagi aku. Engkau ada disetiap musim kehidupanku :) melewati badai-badai yang ada dipadang gurun  menuju tanah perjanjian yang telah Engkau sediakan buat aku. 

Aku menuliskan kisah ini bukan untuk sok pamer akan kehidupanku, aku menuliskan ini karena aku ingin menceritakan Tuhan bekerja luar biasa menolong aku. Postingan ini kutulis untuk mengingatkan aku bahwa Tuhan itu dasyat, Tuhan hidup, Tuhan ada bersama aku saat aku berada dibawah. Supaya aku tetap ingat segala pertolongan Tuhan dalam kehidupanku. Thanks Lord :) 
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan,   atau anak cucunya meminta-minta   roti (Mazmur 37 : 25)

Selalu Ada Pertolongan Tuhan

Ceritakan pada Tuhan apa yg menjadi pergumulanmu. Dan ceritakan pada manusia karya pertolongan Tuhan atas pergumulanmu tsb

Gak ada habis habisnya untuk menceritakan setiap pertolongan Tuhan dalam hidupku. Dari hal-hal kecil yang sepertinya sepele dipandang tetapi ada Dia yang selalu mau menolongku. Malam itu aku benar -benar dalam kondisi panik dikarenakan adikku yang bungsu tiba-tiba demamnya tinggi plus muntah dan diare. Disaat mamak pulang kampung ketempat rumah duka tulang aku yang baru meninggal. Kejadiannya udah tengah malam saat orang sudah pada tidur. Aku liat adekku saat itu gak tahan untuk tidur dikamar karena menggigil kedinginan dan dia pindah untuk tidur diambal diruang tengah. Aku langsung pegang keningnya dan badannya panas tinggi. Aku kasih dia minum yang hangat agar segera untuk berkeringat. Sesaat setelah itu dia muntah-muntah dan diare. Aku semakin panik dan gak tau mau nolong gimana. Mau kasih obatpun aku udah gak tau dimana letak-letak obat dirumah karena paniknya. Aku berdoa dalam hatiku Tuhan tolong aku.....

Adekku minta makan malam itu dan aku kasih dia makan dengan apa adanya yang tersedia tengah malam itu. Aku pegang keningnya masih hangat dan aku doa saat pegang keningnya bilang Tuhan aku gak tau mau gimana. Aku takut, aku panik, aku harus bagaimana. Aku percaya Kau Tuhan sanggup sembuhin adekku dalam nama Yesus, Tuhan sembuhkanlah demannya ini. Setelah itu aku konpres kening adekku agar demamnya dapat berkurang dan kasih dia minum teh hangat dan air putih hangat. 

Aku liat adekku udah tidur aku sedikit lega sambil ganti konpresannya. Aku juga dilanda kebingungan untuk kasih tau mamak atau enggak. Kasih tau mamak takut mamak nanti kepikiran, gak kasih tau mamak ntar aku dimarahin gak kasih kabar. Akhirnya aku ambil handphone hubungi mamak tengah malam itu untuk kasih tau kondisi adekku. Mamak nyuruh aku panggil tetangga disana minta tolong. Aku pikir mana ada yang masih bangun jam segini tetangga disekitar rumahku. Aku gak lakukan apa yang mamak suruh karena gak mungkin ketok-ketok dan teriakin tetangga tengah malam begini. Aku putuskan gak panggil tetanggaku. Aku hanya terus doa dalam hatiku Tuhan tolong aku. Akhinya aku tertidur karena udah lelah dan mataku gak tahan lagi aku udah ngantuk. Dua kali aku terbangun saat tidur untuk liat kondisi adekku. Rasa cemas masih terus ada dalam pikiranku saat tidur. 

Pagipun datang dan aku  langsung pegang kening adekku. Demamnya udah gak ada lagi, adekku sembuh dan hatiku sangat bersukacita  oleh karena kebaikan Tuhan. Makasih ya Tuhan penolongku dan penghiburku. Adekku sembuh dan gak ada lagi deman tinggi seperti semalam. Dia udah seperti orang sehat kembali. Praise the Lord buat mujizat hari ini. Aku selalu ingat terus kebaikanMu ini Tuhan dan hari ini aku ingin menceritakan pada semua orang  betapa hebatnya Engkau. Engkau ada menolongku dan MujizatMu selalu ada bagi aku dan bagi yang berharap kepadaMu.

Mataku udah berkaca kaca menuliskan kisah ini. Hari itu tanggal 14 Mei saat aku begitu panik dan gak tau mau minta tolong sama siapa. Aku hanya mengandalkan Tuhan untuk tolong aku. Aku menceritakan pada Tuhan pergumulanku tengah malam tsb dan Tuhan itu luar biasa kasih aku jawabannya. Dan kini aku menceritakan pada manusia betapa Dia ada menolongku malam itu. Dia ada bersamaku dan kasih aku pertolongan. 

Melalui postingan ini aku ingin katakan Tetap andalkan Tuhan dalam hidupmu, ceritakan pada Dia apapun yang menjadi beban hidupmu saat ini. Ceritakan pergumulanmu, ceritakan sakitmu,ceritakan apapun itu yang membuatmu gak sanggup lagi untuk tersenyum. Dan liatlah engkau pasti akan heran dan terkagum kagum atas pertolonganNya  dalam hidupmu :)    

Aku tutup postingan ini dengan sebuah lagu pujian yang membuat jiwa dan roh kita hidup
Engkau ada bersamaku,
di tiap musim hidupku,
tak pernah Kau biarkan kusendiri.

kekuatan di jiwaku,
adalah bersamaMU,
tak pernah kuragukan kasihMU.

bersamaMU Bapa kulewati semua,
perkenananMU yang teguhkan hatiku,
Engkau yang bertindak memb'ri pertolongan,
AnugrahMU besar melimpah bagiku 

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...