Nov 21, 2014

Firman Yang Memberi Jawaban

Sebulan lagi gak terasa tahun ini akan segera berakhir, dan bagaimana dengan resolusi tahun ini? Aku malu sekali jika disuruh mereview resolusiku. Rasanya banyak yang diluar dari angan-anganku :) Kegiatan menulispun banyak gak pernah diupdate. Walau tinggal sebulan setengah lagi tahun ini akan segera berakhir aku berharap dapat tetap menulis di blog ini, semoga kerajinanku tidak padaam ya :)

Belakangan ini tepatnya seminggu ini aku sering menghafalkan Firman Tuhan. Gak tau kenapa asal melihat situasi ataupun sedang menghadapi probem Tuhan ingatkan akan FirmanNya yang pernah aku baca. Seperti beberapa hari ini aku melihat dan mengamati temanku si A (sebut saja namanya A), sedang mengalami problem dan saat aku kepikiran temanku itu Tuhan ingatkan aku firmannya yaitu tentang Daud. Bagaimana Daud menjadi pemimpin orang-orang yang bermasalah sekitar empat ratus orang yang ditulis di 1 Samuel 22 :2

Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.

Saat aku merenungkan firman ini Tuhan ngomong "Uli gak semua orang itu perfect" dan untuk jadi seorang pemimpin/atasan itu kita harus siap terima segala kondisi bawahan kita bagaimanapun karakter mereka. Mereka sama seperti kita yang juga punya  masalah. Tuhan bawa aku melihat bagaimana Daud itu punya masalah yang berat. Ia dikejar kejar mau dibunuh, saat ia melarikan diri dari kejaran tsb, eh malah datang kira -kira empat ratus orang yang punya latar belakang masalah yang berbeda beda. Datang mengadu padanya. Dan disebutkan diayat tsb maka Daud menjadi pemimpin mereka. Tuhan juga ngomong "jangan pernah berfokus hanya pada masalahmu saja." Banyak orang lain yang harus juga kamu perhatikan. Belajar untuk peduli, peduli dan peduli pada orang lain. 

Dilanjutkan lagi hari Rabunya, aku membaca sebuah blog temanku yang temanya tentang Pasangan hidup. Dimana karakter idaman PH nya adalah Boas. Saat aku membaca mengapa alasan dia menginginkan karakter seperti Boas aku menemukan Firman Tuhan yang buat aku senyum -senyum sendiri membaca dan aku hafalin dari siang sampe malam itu ayat. Dan siangnya secara tiba-tiba teman blogger yang sudah lama gak nulis, tiba -tiba nulis tema yang hampir mirip dan nemu lagi ayat yang sama :)  dalam hati aku bilang sama Tuhan "apa firman ini untuk aku ya Tuhan? padahal aku sudah pernah baca cerita Rut dan Boas, tetapi aku baru dibukakan rhema yang terdapat dalam cerita tsb. Ini ayatnya Rut 3 :18

"Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Rasanya damai, rasanya sukacita dikasih jawaban seperti ini. Duduk saja menanti, anakku. Rasanya seperti seorang Bapa yang berbicara pada anaknya dengan mengatakan anakku, duduk sajalah menanti! Aku yang akan menyelesaikan perkara ini. Cakupan ayat ini sangat luas. Thank you Lord Jesus buat firmanMu yang selalu buat aku sukacita, buat aku senyum -senyum sendiri ketika Tuhan kasih tau, yang buat aku rasnya seperti alamin kasih yang mula-mula lagi :) Love You more and more.  


2 comments:

  1. Tuhan memang maha pengasih :)
    Sudah lama saya tak BW, apa kabar empunya blog ini sekarang? :D

    ReplyDelete
  2. kabar nya puji Tuhan baik :)
    blognya kamu ganti ya? biasanya blognya kalau aku klik banyak., nih cuman muncul satu

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...