Aug 3, 2014

Hidup Yang Kekal

Happy Sunday :)  Aku mau posting sebuah kabar sukacita, sebuah kebenaran yang harus kita ingat sebagai anakNya Tuhan. Ini ayatnya 

1 Yohanes 5 : 11 ---->Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

1 Yohanes 5 : 12 ---->Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya.

1 Yohanes 5 : 13 ----> Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal.

Ibadah minggu pagi aku benar-benar diberkati dengan kebenaran Firman Tuhan yang disampaikan. sebuah pesan yang dikatakan "jangan menukar kasih karunia yang Allah berikan hanya demi karir, uang, pasangan hidup. Anak- anak Allah ketahuilah ketika Tuhan memilihmu menjadi anak pilihanNya ketehuilah Ia juga mengaruniakan hidup kekal didalam Yesus Kristus." Aku berkata pada diriku sepertinya Firman itu disampaikan buat aku, buat negur aku. Memang bernarlah FirTu yang berkata bahwa Firman Allah itu bagai pedang bermata dua yang menusuk hati kita agar mau tobat.
Sebab firman Allah  hidup  dan kuat  dan lebih tajam dari pada pedang  bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati   kita. ( Ibrani 12 :4 ) 

Dan aku benar merasakannya FirTu itu bagai menusuk aku dan aku sampai menitihkan air mata saat mendengarnya. Tuhan Engkau baik. Engkau gak membiarkan anakMu jatuh terlalu dalam, Engkau menopangku dan terus mengingatkanku agar aku gak jatuh dalam pencobaan ini. Thank you Lord. Sampai aku dirumah aku baca ulang lagi kebenaran tsb dan Tuhan semakin bukakan kebenaranNya buat aku. Praise the Lord :)

Sudah pada tau belum kabar baiknya? Bahwa Allah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita, dan hidup itu ada dalam Anak-Nya (Yesus Kristus). Coba baca berulang -ulang sampai kita ngerti dan tau apa maksud firman tsb. Jelas dikatakan hidup kekal itu hanya ada dalam AnakNya yaitu Yesus Tuhan. Dan kabar gembiranya Allah sendirilah yang mengaruniakan itu semua kepada kita. Kita yang dipilihnya, kita  yang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan, Kita yang bukan siapa-siapa tetapi Dia rela korbanin AnakNya sendiri mati dan nanggung dosa kita. Kurang baik apa coba Allah sama kita? Kita dipilih. Kita ditebus. Ada hidup kekal didalamNya.

Guys, hidup kekal disini bukan hanya mengartikan hidup kekal disurga kelak. Hidup kekal juga mengartikan  kehidupan kita didunia ini.Hidup yang tahan goncangan, hidup yang tahan uji terhadap segala kondisi didunia. Karena kita punya Tuhan yang selalu pelihara hidup kita. Coba renungkan sendiri bahwa anak_Nya sendiri Dia berikan buat kita, apalagi perlindungan dan kekuatan dariNya pasti semua diberikan sesuai kehendakNya.

Roma 5 : 8 ----> Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita,   ketika kita masih berdosa.

Guys taukah kita bahwa keselamatan itu diberikan cuma-cuma buat kita. Dan bukan karena kita yang memilih Dia tetapi Tuhanlah yang memilih kita dan menjadikan kita layak dihadapanNya dengan pergorbanan Yesus sebagai anak domba yang menghapuskan segala dosa-dosa kita, menghapuskan keburukan kita, menghapuskan cacat ditubuh kita. Dia mau tanggung itu semua agar kita layak dihadapan Allah.

1 Yohanes 4 :19 ----> Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.  
 
Kolose 2 :14 ---- > dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan  hukum   mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib

So guys, satu yg perlu kita garisbawahi setelah kita tau bahwa keselamatan itu diberikan cuma-cuma buat kita, bukan berarti kita lantas hidup semaunya kita saja. Justru kerena kasih karunia yang telah diberikan secara gratis tersebut kita jauh lebih mau menghargai dan memberikan yang terbaik kepada Allah atas pemberiannya kepada kita.

1 Korintus 15 :10 ---->Tetapi karena kasih karunia   Allah   aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku   tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua;   tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.  

Seperti Rasul Paulus ketika ia tau arti kasih karunia itu, ia bekerja keras berjuang memberitakan injil, memberitakan kebenaran kebanyak orang. Guys ketika kita sudah merasakan kasih karunia itu terjadi dalam hidp kita, tentu didalam hati kita ada perasaan/ ada suatu gelora/suatu kerinduan yang besar agar orang-orang disekitar kita yang belum merasakan kasih karunia itu dapat merasakannya dan diselamatkan dalam Yesus Tuhan.  Mari rasakan Kasih Karunia yang diberikan Allah cuma-cuma lewat pengorbanan Yesus dikayu salib. Ketika engkau merasakannya engkau akan mengerti betapa berharganya pengorbanan itu bagi hidupmu. Tuhan memberkati :)



Hanya Kau Tuhan di hidupku
Kau berikan hidup yang baru
Darah-Mu menyucikan pulihkan hatiku
Kunyatakan Kau-lah s'galanya

Engkaulah sumber pengharapan
Kuasa-Mu sanggup menyembuhkan
Jiwaku pun berserah hanya kepada-Mu
Yesus Kau-lah segalanya

Kar'na salib-Mu kuhidup
Kar'na salib-Mu kumenang
Engkau yang berkuasa
Sanggup 'tuk melakukan
Mujizat-Mu di hidupku


No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Wanita dan Menudungi Kepalanya

Waktu itu bacaan gorup kita diambil dari 1 Kointus 11 dengan judul perikop Hiasan Kepala Wanita. Ada seorang teman yang tanya kenapa  wanit...