Apr 2, 2013

Mengampuni Ketika Dikhianati

Hai kali ini aku ingin share tulisan yang pernah aku baca dari renungan Spirit Girls yang setiap bulan aku dapat :) kali ini yang ingin aku share tentang "Ketika Dikhianati" sayang rasanya apa yang udah aku baca dan gak aku bagiin disini. Izinkan aku untuk mengulas isi dari renungan tsb : 

Dikhianati, rasanya gak ada orang yang mau dikhianati. Dikhianati artinya kita mendapatkan perlakuan curang dari seseorang. Bisa itu orang disekitar kita atau orang yang berada dekat selama ini dengan kita. Kita merasa dibohongi dan selama ini mereka hanya berpurapura bersikap baik dan prihatin sama kita. Tentunya sangat sakit dan tidak terima dengan penghianatan tsb. 

Trus apakah kita harus membalas perlakuan orang -orang yang udah menghianati kita? atau melupain semua hal tsb. Gak mudah memang membuat keputusan dalam hati kita.Disatu sisi kita merasa gak trima dengan segala kondisi ini dan disisi lain kita gak mau lakuin dosa dengan membalas perlakuan tsb. Dari apa yang udah aku baca, aku mendapat beberapa langkah yang kudu wajib kita lakukan ketika kita mengalami korban penghianatan :
  • Mari undang Roh Penolong dalam hidup kita yaitu Roh Kudus yang selalu ada dan ada untuk memberi kita pertolongan dan penghiburan menghadapi masalah tsb. Undang Roh Kudus masuk dalam kehidupan dan hati kita, Roh Kudus punya pribadi yang lembut yang dengan kelembutannya dapat menghibur dan menghilangkan rasa sakit kita akan penghianatan tsb.
  • Berserah Kepada Tuhan.  Bawa setiap luka hati kita kepada Allah, setiap luka akibat penghianatan ataupun kekecewaan mari kita bawa dan berserah kepada Tuhan. Liat janji Tuhan yang tertulis di Matius 11 : 28 -30 ini
Matius 11 : 28 --->Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Matius 11 : 29 --->Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan
Matius 11 : 30 --->Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan."
 Dari ayat tersebut dapat kita baca apa yang dikatakan Tuhan, Dia memberikan kita kelegaan. Karena Aku lemah Lembut, rendah hati dan jiwa kita akan mendapat ketenangan. Tuhan baek lho, He say datang padaNya kamu-kamu yang letih lesu, kamu yang berbeban berat, kamu yang dihianati,kamu yang udah merasa dikecewain, dicampakkan. Datang padaNya, Dia berjanji akan memberi kelegaan padamu. 
  •  Hadapi bersama Tuhan. Suatu masalah jika dipendam pendam terus tentunya tidaklah baik. Apalagi yang dipendam adalah rasa sakit hati, kelak akan tumbuh menjadi akar pahit. Yang harus kita lakukan adalah hadapi masalah itu, jangan kita menghindar atau mencari kesibukan untuk melupakan masalah tsb tapi tidak menyelesaikannya. Kita memang gak akan pernah sanggup menghadapinya sendirian. Itu jelas, kekuatan  kita terbatas. Untuk itu Dia berkata mari datang padaku, kita hadapi masalah ini bersama-sama. Jangan mau terus larut dalam rasa sakit hati yang berakibat akar kepahitan.
  • Ampuni dan Minta Allah Memulihkan. Mengampuni adalah suatu sikap yang benar-banar harus kita lakukan. Kenapa? karena dengan memberi pengampunan jiwa kita akan dibebaskan dari rasa sakit hati tsb. Kita akan merasa plong dan jiwa ini akan tenang menjalani kehidupan selanjutnya. Memang gak mudah untuk memulihkan semua keadaan hati kita, kita butuh Allah untuk memulihkan hati kita. Mintalah kepada  Allah untuk memulihkan hati kita.
Mari kita belajar seperti Yesus yang memberi pengampunan ketika muridnya yaitu Yudas yang telah menghianatinya. Kita tentu tau ceritanya bagaimana Yudas salah satu dari muridNya menghianati Nya. MenyerahkanNya hanya dengan sejumlah uang. Dan bagaimana Petus yang udah tiga kali menyangkali Yesus. ketahulai Tuhan kita udah lebih dulu merasakan apa yang dinamakan penghianatan. Bahkan dari orang-orang terdekatnya sendiri. Tapi  kita bisa lihat bagaimana Dia tetap mengasihi dan mengampuni murid-muridNya. 
Aku akan tutup postingan ini dengan sebuah kesaksian dihidupku tentang penghianatan. Aku pernah mengalami namanya penghiantan dan aku tau itu sakit dan sungguh sakit rasanya. Air mata rasanya gak habis-habis keluar ketika menghadapi kekecewaan dan penghianatan tsb. Rasa muak, rasa menghakimi dalam hati, rasa protes gak terima dengan segala kondisi tsb. Aku cukup lama untuk dapat bebas dari rasa sakit hati tsb, aku coba untuk berdoa dan mendoakan dia yang udah menghianati hidupku. Itu gak mudah, jujur aku gak sanggup lakukan itu semua sendirian bahkan aku lari dari masalahku. Tuhan benar-benar proses aku sampai aku bisa bilang padaNya aku mengampuni dia. Jujur jika kuingat proses itu benar-benar gak mudah. Tuhan kirimkan aku orang-orang yang juga mengalami hal yang sama bahkan lebih menyakitakan dari apa yang kurasakan. Tuhan kasih tunjuk kehidupan orang tsb kepadaku dan Tuhan kasih aku PR untuk dapat kasih motivasi dan kasih spirit buat temanku yang juga mengalami rasa sakit hati. Beri dia pengampunan, Hal itulah yang kukatakan pada temanku tsb dan hal itu jugalah yang kulakukan pada diriku sendiri. Ampuni dia dan minta pemulihan dari pada Tuhan.

Sebuah lagu penghibur untuk mengakhiri postingan ini
KETIKA HATIKU T’LAH DISAKITI
AJARKU MEMBERI HATI MENGAMPUNI
KETIKA HIDUPKU T’LAH DIHAKIMI
AJARKU MEMBERI HATI MENGASIHI

AMPUNI BILA KAMI TAK MAMPU MENGAMPUNI
YANG BERSALAH KEPADA KAMI
SEPERTI HATI BAPA MENGAMPUNI
MENGASIHI TIADA PAMRIH
Semoga setiap kita dapat mengampuni seperti Bapa disurga yang mau mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Tuhan berkati :) 

2 comments:

  1. satu kata,

    just one word,

    ameeeen......

    Hehehe

    :P

    ReplyDelete
  2. wah lagu yang diposting pas sekali dengan tema nya^^ saya salah satu yang dikhianati.dan masih pemulihan sampai sekarang.postingan yang membangun.thx yach^^ Jbu

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...