Mar 19, 2013

Sebuah Kisah "aku capek jadi orang benar"

Ini sambungan dari postingan yang ingin aku share dari bagian part 1 yg udah lama aku post disini  Cerita mengenai aku capek jadi orang benar. Jika belum pernah baca bagian  pertamanya silakan chek di postinganku disini. Postingan ini aku copy dari blog Yohana Oktaviani .

Ini sambungan postingannya:
 Pada malam harinya , setelah ayah James mengetahui kalau James di scors . Terjadi perbincangan yg agak panas di kamar James .


"Kenapa kamu bisa di scors ?" tegur pria tua itu 

"Papa tau aku gak mungkin lakuin itu , aku difitnah . Aku capek sekali jadi orang benar , selalu di anggap cupu , ga bisa pesta , ga bebas melakukan apa saja ! " jawab James kesal 

"tetap percaya sama Tuhan , James .Tidurlah , kamu akan lebih baik besok pagi , selamat malam ," Ayah pun keluar dr kamar James

"huhhh ! Andai aja gue bukan orang percaya .. " gumam James . Setelah itu James pun tertidur .

Pada saat bangun pagi , Jeanny tidak mengusilinya , dan James mendapati ruang tamunya berantakan , dan hanya ditinggalkan sebuah memo berisi ,"Mama pinjam mobilmu ya ."
James membereskan semua sisa makanan diruang tamu , dan ia membuangnya keluar . 

Di luar rumahnya , ada seorang pria berpakaian kasual berdiri dihadapan James , dan berkata ," James , Tuhan sudah mengabulkan doa mu yg semalam ."

"Apa maksudmu ? Dan Siapa kamu ?" tanya James bingung
"Kau berdoa andai kau bukan org percaya , dan Tuhan mengabulkannya . Semuanya akan berubah hari ini ." lanjut pria itu .

Lalu ada mobil yg datang , ternyata itu ibunya yg pulang yg buru2 masuk ke dalam rumah .
"Mama, dari mana ?" tanya James 

"Haduh mama sibuk , nanti saja ya !" Ibu yg sudah berdandan cantik itu terlihat tergesa-gesa

James semakin bingung ! Kemudian datang mobil lain dengan seorang pria didalamnya , memencet klakson . Ibunya pun keluar dr rumah sambil tersenyum lebar ,dan berjalan menuju mobil itu . Pria itu bukan ayah James .

" Ma , itu siapa ? Papa mana ? Mama mau kemana?" tanya James
"Kamu nih ngomong apa sih ? Papa di LA lah , udah ya mama uda ditungguin." Kemudian mobil itu pun pergi.

"Ada apa sih ini ? Mana Papa ? Mana Jeanny ?? " James bertanya pd pria misterius tadi
"Papa dan Mama mu sudah bercerai lama , dan Jeanny tidak lahir ke dunia ini . Selama ini doa mu lah yg membuat mereka bersatu , karena kau bukan orang percaya , dan tidak berdoa untuk mereka , mereka telah lama berpisah. " jawab pria itu santai .

tiiinnn tinnn tinnn tinnnn  .. terlihat mobil yg dinaiki Chris dan Tom.
"Lihat temanmu datang , cepatlah pergi , mereka tidak sabar menunggu mu.. " kata pria itu 
"Apa lagi ini ? Kenapa semua seperti ini ? " James masih tidak mengerti

"woii buruan , lo ngapain sih ? ngoceh2 sendiri ? " teriak Tom

Pria itu menjelaskan bahwa cuma James yg bisa melihat dia , manusia lain tidak bisa melihat pria itu . Dan James pun naik ke mobil itu . Seperti biasa , James menyapa Nyonya Tina . Tapi lain kali ini nyonya itu tidak tersenyum sambil melambaikan tangannya . Ia terlihat cuek . 

"Dasar anak nakal " gumam Nyonya Tina setelah mobil Chris berlalu .

Sesampainya di sekolah , James disambut Tamara dengan kecupan manis .
"Hai James , nanti malam kita ke pesta Tom kan ? Kamu jemput aku kan jam 7 ?" tanya Tamara manja
"ah .. uhmm oke , aku jemput dirumah mu ... jam .. 7 ya ... " James menjawab dengan terbata-bata .

James shock , kenapa Tamara begitu mesra terhadapnya , dan James mulai menyukai keadaan ini . Belum selesai kebingungan James , seorang wanita yg tak lain tak bukan adalah kekasih John , menyapanya. 

"James , kau ada waktu nanti malam ? Jalan-jalan yuk ! " kata Charens

"Aku gak ada waktu , aku mau ke pesta nanti ."

"ahh tapii .. ayolahhh " desak Charens

"Aku tak ada waktu ,oke ! Lain kali aja !" James pun pergi ke kelas

"telepon aku ya .. " katanya manja

Wah ternyata sekarang Charens sama Tamara tergila-gila sama James ... 



Di kelas , ia mencari Tim , bangkunya kosong .. Ia bertanya pada teman sampingnya , "Tim mana ya ? kok gak masuk ?"

"Ye lo gimana sih temennya , dia digebukin si John kmarin , seharusnya lo ada kmrin sore ! Dia dirumah sakit sekarang." jelasnya sambil berlalu dan kembali ngobrol dgn yg lain

"Hah ? rumah sakit ? digebukin " pikir James

Kebingungan tetap menyerang James , saat pelajaran Pak Anton sudah digantikan oleh yg lain . James bertanya sama Chris , " Eh Pak Anton mane ? kok dia yg ngajar ?"

"Otak lu kenapa hari ini ? Pak Anton kan uda berenti dr 3 bulan lalu . Dia depresi gara2 kelas kita . Lupa ?" jawab Chris santai .

Setelah kelas selesai , James pergi ke ruangan yg biasa menjadi tempat meeting perkumpulan org percaya yg dia pimpin . Ia mendapati ruangan itu penuh dengan siswa - siswi yg sedang belajar accounting . James pun menjelaskan , seharusnya ini ruangan untuk meeting perkumpulan , yetapi ia malah di usir oleh guru accounting tsb .

Di depan ruang itu , James bertemu pria misterius itu lagi , " Ada apa sebenarnya ini? "

"Perkumpulan mu tidak pernah ada , James  . Selama ini kau yg memimpin perkumpulan itu , kau dan Tim yg mencari jiwa untuk menjadi berkat . Tapi kamu skrg bukan lah orang percaya ." jelas pria itu . 

"Terus Tim kenapa ?"

"Kamu lah yg selalu menasihati John untuk sabar saat ia cemburu, krn kmu bukan org percaya ,tidak ada yg menenangkan dia , sehingga ia memukul Tim sampai babak belur . Nah apakah kamu tetap ingin menjadi seperti ini ?"

"Ya gue suka keadaan gue . Gue populer . Tamara suka gue . Gue dikenal banyak orang. " jelas James bangga

Setelah ia di usir oleh kepala sekolah karena dianggap sebagai pembuat onar yg sedang berkeliaran diluar kelas . Setelah James pergi ke kelas , pria misterius itu hanya menggelengkan kepala dan tersenyum , "Kau salah , James.. " katanya .

 ***

Malamnya , James berdandan rapih dan menjemput Tamara untuk pergi ke pesta di rumah Tom . Setelah sampai , James bertemu Lili .  James berkata ke Lili , " sampein ke Santo ya , gue ga bisa dtg ke gereja hari ini , bilang sorry ya ."

Lili tampak murung dan langsung ninggalin James . James yg bingung di ajak ngomong sama teman baiknya Lili ," lo tuh gimana sih . lo kan tau dia adiknya Santo . Santo udah meninggal bunuh diri dr 7 bulan lalu , lu malah ngomong gitu ke Lili !" lalu teman baik Lili itu langsung nyusulin Lili .

Tiba2 James disamperin Charens ,

 " Eh ada kamu , hehehhee , kamu ke pesta juga .." rayu Charens

Tamara juga nyamperin James 

"Ngapain lo disini sih ? Mana John ?" ketus Tamara sambil merangkul James .

"Lo yg ngapain disini , gue uda putus ama John . Gue itu mengandung anaknya James ! mending lo yg minggir ! " jawab Charens emosi

Tamara shock mendengar itu langsung pergi keluar pesta . 

"elo tuh apa2an sih, Char ??? gue gak pernah hamilin elo  ye ! Dan lo ngomong di depan semua orang kalo gue hamilin elo !?! " bentak James


"Emang gak pernah sih .. gue pasti akan lakuin apapun untuk ngedapetin elo James ! " jelas wanita cantik itu.

James mengejar Tamara , dan menjelaskan semuanya . Dan Tamara tidak mau mendengar , ia merasa di khianati oleh James . Wanita itu sangat marah . 

Karena dendam , Charens pun menelepon John , dan memfitnah James . Wanita itu mengaku di ganggu oleh James . John sangat marah dan datang dengan kedua temannya ke pesta itu sambil meneriakan nama James .

James yg sadar akan kemarahan John , lari ketakutan , dan keluar dr rumah itu . Diluar ia bertemu Chris dan Tom . 

"Udahlah lo santai aja ! "kata Tom setengah mabuk

"gak bisa gini nih !! gue musti berdoa !" jawab James sambil panik

"apa ?? doa ? hahahaa kok doa sih ?!" kata Chris sambil tertawa

Ternyata John dan 2 temannya menemukan James , dan langsung mengejarnya untuk memukulinya . James lari terbirit2 , dan sampai di depan gereja . James mengetuk pintu gereja , sambil ketakutan . Pintu itu terkunci . John pun mendekat  dan mendapatkan James .

"Ampun2 .. gue gak hamilin Charens . jangan pukul gue ..ampun .. " James meringkuk ketakutan

" Hadeh lo ngapain James disini ? Lo baik2 aja kan ? Ngapain pukulin pintu gereja gitu ?" Tanya John . "Lo gak gila kan ? Cuma lo yg waras loh di sekitar sini ... "

 ternyata keadaan sudah kembali berbeda . 

James pun kembali bingung .. " hhh .. iya , iya gue .. gue baik2 aja .. ya .. " James ngos2an . 

"Kapan2 kita ngobrol ya , James ." kata John sambil masuk ke mobilnya . 

Setelah John pergi , pria misterius ini muncul . 

"Bagaimana James ?" sapa pria itu sambil tersenyum ," Masih berharap kamu bukan orang percaya ? Santo itu depresi krn orang tua yg bertengkar terus menerus .. Karena ia tidak mengenal Tuhan , ia mengambil keputusan untuk mengakhiri hidupnya ." jelasnya lagi .

"Ya , anda benar ... hmmm ,,,Lalu  apa yg terjadi dengan Pak Anton ?" 

"Selama ini kamu adalah semangatnya . Ia bertahan karena ia melihat kamu berbeda . Pulanglah , kamu tidak di scors , Pak Anton sudah mengetahui semuanya .Dan tanpa kau sadari , Chris yg sering mengolokmu itu , diam2 membaca alkitab setiap malam , karena sikapmu . Semua sudah kembali seperti semula . Dan untuk Tamara , kamu tahu berapa sering ia dekat dengan laki2 ? kalau kamu skrg hanya ingin dekat2 dengannya , itu hanyalah nafsumu .. karena kau belum siap menikah sekarang , janganlah menjalin hubungan yg seperti itu dulu . Lagi pula kau pasti menginginkan wanita yang sama seperti kau , yang menjaga kekudusannya . Dan Tuhan sangat menyayangimu , hingga ia tidak memberikan Tamara kepadamu" kata pria itu lagi .

James pun akhirnya mengerti . Setelah itu pria itu langsung hilang , dan ia kembali ke rumah nya .Besok paginya , saat Jeanny kembali mengusili James , ia tidak kesal . James begitu bersemangat menhadapi harinya . Ia bersyukur akan kehidupannya di dalam Tuhan . Ia kembali bersemangat menjaga kehidupannya benar di hadapan Tuhan





3 comments:

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...