May 5, 2012

Wanita Berperan Dalam Dunia Literasi

Kartini adalah pelopor pendidikan bagi kaum wanita. Kartini adalah anak ningrat yang dapat bersekolah dan mengecap dunia pendidikan pada masa penjajahan Belanda pada saat itu. Sedangkan banyak wanita  pribumi  yang tidak bersekolah dan tidak mengerti dunia baca tulis disebabkan penjajahan dan diskriminasi terhadap perempuan. Walau hanya sampai umur 12 tahun, Kartini tetap belajar sendiri dirumah. Kartini rajin menulis dan membaca buku. Dengan banyak membaca, membuka banyak pemikirannya tentang kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Ia melihat kemajuan dunia luar yang dibandingkannya dengan didalam negri. Ia ingin agar wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini melihat bahwa kaumnya sangatlah gelap akan pendidikan, sedangkan  untuk kita  menjadi bangsa yang maju kita harus  pintar dan berpendidikan sehingga tidak tertindas dan dijajah. Perjuangan kartini dengan mendirikan sekolah yang diberi nama sekolah Kartini adalah suatu kemajuan bagi wanita untuk dapat mengenal pendidikan dari yang buta huruf  sekarang tidak lagi.

Wanita memiliki cukup banyak peran dalam kemajuan pendidikan. Kita bisa melihat dan merasakan sebagai anak, ibulah yang banyak mengajari dan memberi waktu yang besar buat kita untuk dapat belajar.  Dirumah ibulah yang memiliki banyak waktu untuk membantu mengerjakan tugas-tugas sekolah kita. Mengajari kita membaca dan menulis. 

Didunia pendidikan kita juga bisa melihat perkembangan wanita untuk menjadi pengajar. Wanita yang memiliki sifat yang lembut, sabar dan mandiri cocok untuk mengajar. Banyak dari wanita memberi dirinya untuk membantu perkembangan dunia baca tulis di Indonesia. Kita bisa melihat ada banyak wanita yang turun kepedalaman berjuang memberikan pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat bersekolah, Kita bisa lihat anak- anak jalanan belajar dibawah kolang jembatan diajar oleh kaum wanita. 

Jadi tidak ada lagi kata bahwa  perempuan tidak bersekolah dan tidak mengenal baca tulis. Karena banyak generasi lahir dan dapat mengenal dunia pendidikan berasal dari kaum wanita. Yang menjadi tugas pemerintah adalah bagaimana pendidikan itu bisa terjangkau oleh seluruh  masyarakat Indonesia dan meratanya sarana dan sumberdayanya. Karena untuk melahirkan generasi yang bermutu adalah berawal dari pendidikan.

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Yesaya 13 -17

15 Juli Yesaya 13 -17 Jujur agak sulit mendapatkan rhema untuk bacaan hari ini. Namun, hari ini aku diingatkan Tuhan agar janga...