Day 01 -

Sebab yang menjadi suamimu ialah DIA yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam namaNya; yang menjadi penebusmu ialah Yang Mahakudus, ALLAH Israel,Ia disebut Allah seluruh bumi 
Yesaya 54 :5 


Tuhan telah memilih aku menjadi kekasih hatiNya. Memilih aku menjadi pengantin wanitaNya. Tuhan telah membuktikan KasihNya sebagai seorang suami yang mengasihi aku sebagi kekasih hatiNya dengan memberikan diriNya sendiri sebagai penebusku. Tuhan memeliharaku, melindungiku, mencukupkan kebutuhanku, penghiburku. DIA Suamiku selalu ada buatku. 

Sebagai wanita kekasih hati Allah. DIA mau aku menjadi wanita yang cakap. Firman Tuhan berkata isteri yang cakap siapakah yang mendapatkannya? ia lebih berharga daripada permata ( Amsal 31 :10). Allah ingin aku menonjol sebagai wanita yang tahu bahwa aku meminiki sesuatu yang berharga untuk diberikan kpd dunia.

Tuhan mau aku berfokus pada relasiku denganNya. Tuhan mau aku meletakkan kepercayaanku sepenuhnya hanya kepada Tuhan yang disembah dalam nama Tuhan Yesus. 


#UcapanSyukurSetiapHari 11 Juli 2017

Sore" gini lagi pingin nulis aja. Tangan sebenarnya sudah pegal dari tadi input data karyawan ini. Terkadang rutinitas yang berulang ulang setiap bulan dikerjakan bisa membuat bosan. Perlu inovasi biar ga bosan, dan aku pilih ngeblog sebentar ya.

Semalam dapat email claim dari customer dan sampai sekarang aku belum berbuat apa" . Sebenarnya lagi cari hikmat aku harus gimana. Dari kemarin pikir cara a, cara b, sepertinya gak bisa juga. Aku harus ubah lagi data bulan juni. Siap" aja buat revisi, surat keterangan harus ttd bos lagi. Itu yang kuhindari :(  karena sudah dua kali bulan juni aku minta ttd revisi karena kesalahanku. Masa ini yang ketiga. Oh tidak..... Bapa bantuin uli gimana caranya penyelesaiannya.

Dari hari senin semalam semua timeline sosmed teman" uli buat status pada ceritain pengalaman anak mereka masuk sekolah untuk pertama kali. Melihat itu tambah melow aja perasaan. Sebenarnya sudah dari minggu2 kemarin. Lihat seorang ibu bawa anaknya kegereja dan ajarin anaknya nyanyi nyembah Tuhan. Aku yang lihat dari belakang bawaannya jadi melow. Dan selalu ngadu sama Bapa. Kapan waktunya aku? Apakah aku dikasih karunia untuk itu? Pernah punya pemikiran kalau adopsi anak apa boleh? Jawaban yang kudengar hanya tunggu. Lakukan bagiaku. Sudah berapa kali dapat rhema dari baca Alkitab yang tegur aku agar jangan maksakan kehendakku kpd Bapa. Tetapi berdoalah biarlah kehendak Tuhan yang jadi. Jangan bikin rencana Tuhan jadi kacau dgn inisiatifmu. Jadilah wanita yang cakap.

Dari kejadian hari ini aku memang belajar untuk jadi orang yang sabar. Aku baru dapat info hari ini buku yg ku order sebelum lebaran bulan lalu itu sudah ada, karena ga mau sabar menunggu aku ambil inisiatif sendiri semalam order dari tempat yang lain. Karena custumerku udag pesan cukup lama. Aku malas nahan" uang langganan lama". Akhirnya kuputuskanlah beli dari bukan tempat biasa dan kena biaya cukup besar. Coba saja aku sabar semalam gak gegabah ambil tindakan, aku pasti ga rugi. Biarlah lewat kejadian ini semakin mengajarkan untuk jadi wanita yang tenang dan bersandar penuh pada Tuhan.

Memang gak mudah mengendalikan pikiran. Aku yang udah tiap hari baca Alkitab sekalipun selalu berjuang mengendalikan pikiran2 yang muncul. Aku Selalu berjuang untuk Berpikir positif buat setiap keadaan. Si jahatkan selalu aja gangguin anak" Bapa. Sebisa mungkin bersukacitalah senantiasa. Jangan biarkan si jahat membaca kondisimu. Semalam Tuhan benar" hibur aku atas kekesalan dihatiku. Tuhan say " Hanya Tuhan sajalah yang bisa memuaskan pribadiku, karena Tuhanlah penciptaku. Aku mau cari sosok siapapun didunia ini gak ada yang bisa puaskan hatiku karena manusia tidak ada yang sempurna.

Semalam aku baca Firman dari Kis 18 tentang perjalanan Pelayanan Paulus di Korintus. Pelayanan di Korintus bisa dibilang gak mudah. Korintus dikenal dgn kota yang gak baik. Bahkan orang" Yahudi disana menolak dan melaporkan Paulus agar diadili. Namun Paulus dikuatkan oleh Tuhan yang berkata

Kisah Para Rasul 18:9 (TB)  Pada suatu malam berfirmanlah Tuhan kepada Paulus di dalam suatu penglihatan: "Jangan takut! Teruslah memberitakan firman dan jangan diam!
Kisah Para Rasul 18:10 (TB)  Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorang pun yang akan menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini."

JANGAN TAKUT
TERUSLAH MEMBERITAKAN FIRMAN
JANGAN DIAM

Firman ini menegurku juga secara pribadi. Aku masih saja punya alasan ketika Tuhan suruh nulis lagi. Padahal sudah banyak cara Tuhan kasih teguran lewat org yang kenal untuk ajakin nulis lagi. Ampuni aku Tuhan kalau aku masih bandel dalam hal ini. Hari ini aku mau bilang aku mau nulis lagi Tuhan. Aku akan nulis Firman setiap hari seperti yang Tuhan sudah suruh aku kerjakan. Bapa, aku mohon beri aku kekuatan fisik dan roh yang kuat untuk melakukannya. Biarlah nama TUHAN yang semakin besar dan aku semakin kecil.

Ceritaku sudah kemana saja alurnya. Buat yang baca mohon dukungan doanya. Mari kita isi dunia internet ini dengan cerita Firman Tuhan. Aku mengucap syukur kepada TUHAN yang kusembah dalam Yesus buat pelajaran hari ini. Pelajaran untuk jadi wanita yang sabar. Pelajaran untuk jadi wanita yang tenang. Pelajaran untuk jangan diam tetapi giat memberitakan FIRMAN. Thank You Lord Jesus. I love You more and more.










Yesaya 1 -4

08 juli
Yes 1-4

Yesaya 1:3 (TB)  Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."

Firman Tuhan juga berjata Umatku binasa karena tidak mengenal Aku. Seperti Israel umat pilihan Tuhan hancur karena tidak memahami Tuhan. Mereka telah dibebaskan dari perbudakan mesir, mereka telah diberi tanah perjanjian yang sangat diberkati, Tuhan selalu menolong mereka ketika berperang terhadap musuhnya. Terapi apa yang mereka lakukan padabTuhan. Mereka murtad, mereka membuay bukit2 pengorbanan dan menyembah allah2 yang dibuat tangan manusia. Mengapa bangsa itu mudah sekali melupakan kebaikan Tuhan?

Malam ini aku belajar bahwa pentingnya kita memahami Tuhan dan mengenal Tuhan secara pribadi. Sehingga nembuat kita bisa setia. Bagaimana caranya? Dengan membangun komunikasi setiap hari kpd Tuhan. Tuhan sangat senang ketika kita mau berbaik kepadaNya. Karena jauh lebih penting pertobatan manusia daripada persembahan korban. Tuhan hanya ingin hati kita bukan materi kita. Bahkan Tuhan bilang Sekalipun dosamu merah seperti kermizi akan menjadi putih seperti salju. Bagaimana Tuhan begitu menghargai pertobatan manusia. Karena Tuhan sayang sama kita ciptaanNya.

Respon : aku mau lebih lagi memahamiMu Tuhan. Ampuni aku kalau belakangan ini aku suka memaksakan kehendakku kepada Tuhan. Aku percaya Tuhan merancangkan masa depan yang baik kepadaku. Aku berserah kpd Mu Tuhan Yesus. Kekasih jiwaku. Amin

2 Raja 15, 2 Tawarikh 26

07 Juli
2 Raja 15, 2 Tawarikh 26

2 Tawarikh 26:16 (TB)  Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.

Raja Uzia berubah setia kepada Tuhan. Setelah namanya termasyhur ke negeri lain, ketika ia mjd kuat dgn semua yang dia miliki. Akibat kesombongannya uzia tidak menghormati Tuhan lagi dgn bersikap sembarangan di bait suci Allah. Tidak mau mendengarkan imam2, mjd marah kerika ditegur bersalah.

Lewat pasal ini kembali Tuhan ingatkan tetaplah setia. Keberhasilan yang Tuhan berikan jgn sampai nembuat kita sombong dan menganggap remeh kekudusan Tuhan.

Ampuni aku Tuhan, kalau aku pernah mjd sombong dgn berkat yang Tuhan berikan padaku. Ajarin aku biarlah berkat yang Tuhan berikan aku bisa bagikan juga buat orang lain. Roh kudus, mohon pimpinan Mu dlm hidupku. Amin




Juni dan ceritanya


30 Juni

Akhir Junipun telah tiba...Bulan Juni bulan yang sangat berkesan buatku.  Bulan Juni bulan kelahiranku. Bulan Juni bulan perayaan pernikahan 3 orang saudaraku. Semuanya mereka menikah dibulan Juni walau beda2 tgl. Sobatku juga menikah dibulan Juni tgl 24 ini. Presiden juga lahir di bulan Juni dan banyak undangan pesta dibulan Juni hahaha

04 Juni aku berulangtahun ke-31
Semakin aku bertumbuh dewasa semakin aku banyak sekali menyadari apa yang kulakukan dimasa2 mudaku sangatlah kurang maksimal. Padahal seharusnya aku bisa melakukan lebih dari apa yang kuharapkan sekarang. Namun hidup terus berlanjut, aku gak boleh melihat kebelakang lagi, tetapi aku harus bisa fokuskan pada apa yang didepanku sekarang ini. Fokus pada panggilanku. Kadang aku suka mikir aku kemana ya disaat umurku kepala dua? apa yang sudah aku kerjakan? dimana aku saat itu? memoriku kembali berusaha mengingat2nya. Aku bilang sama Tuhan " Bapa, terimakasih buat sadarkan aku diumurku sekarang ini. Banyak memang waktu yang aku habiskan begitu saja. Tapi aku tau Bapa selalu mengasihi aku bagaimanpun buruknya aku ini. Seperti perumpamaan anak yang hilang. Si bungsu yang kembali dan Tuhan begitu mengasihinya. Aku anak Allah. Aku selalu pegang identitas baruku itu. Apapun yang terjadi kepadaku saat2 ini,aku percaya bahwa Tuhan merancangkan yang terbaik bagi aku anakNya. Percaya ..aku percaya Tuhan. 

Semenjak punya kegiatan jualan buku aku memang rada sibuk. Sibuk posting buku,promosikan buku, baca buku. Hingga kegiatan menulis sangat merosot :( Bulan kemarin seroang temanku yang  punya passion menulis chating aku. Dia tanya apakah aku masih sering menulis lagi. Aku jawab sudah gak lagi dek. Dan dia bilang ayok kak sama-sama kita bangkit nulis lagi. Dan aku juga sangat senang dengar bahwa temanku itu berhenti dari tempat dia menulis sekuler, dan dia mau fokusin untuk nulis pemberitaan Firman. Cerita panjang lebar, akhirnya dia yang begitu semangatnya email aku panduan2 menulis untuk redaksi. Dan tanyain aku apakah aku sudah menulis. Aku merasa jadi segan sama dia sebenarnya karena dari panduan yang dia kasih keaku belum ada waktuku untuk menulis juga. Maaf ya yun. Ini kakakmu lagi berusaha untuk mengatur waktunya. Aku dan temanku ini sepertinya punya ikatan feeling yang cukup kuat soal panggilan menulis. Hari sebelum dia chating aku,aku tuh dapat teguran hampir sama dengan dia. Yaitu agar aku bisa FOKUS pada satu panggilan saja, jangan semua dikerjakan sehingga gak ada yang siap. Dan temanku itu juga, makanya dia putuskan berhenti dari kegiatasn menulis sekulernya dan kembali pada panggilan pemberitaan Firman.

Aku cerita kalau semalam aku baca Firman dari Kisah Para Rasul 6, tentang Rasul-Rasul yang harus FOKUS pada pengajaran Injil. Dan Rasul tidak mau sibuk dengan pelayanan meja karena nanti tidak bisa fokus pada penginjilan.  Sehingga diangkatlah 7 orang yang dipilih untuk melayani orang miskin. Sementara Para Rasul Fokus pada pemberitaan INJIL. Dari pembacaan Firman tsb aku diajar bahwa aku juga harus seperti itu. Fokus pada panggilanku, jangan semua pekerjaan pelayanan dipegang. Sehingga akhirnya aku gak sanggup selesaikannya. Terimakasih Bapa buat peringatan ini.

24 Juni
Sobatku Tika menikah. Jujur aku sangat senang dengar kabar ini. Aku dan dia jadi teman dekat semnjak kami kerja diperusahaan yang sama. Sudah 8 thn  inilah. Saat tahun lalu dia bilang sama aku, " Li..aku mau menikah tahun depan."  Saat aku dengar itu, aku terkejud.Karena selama ini dia gak pernah cerita dia lagi dekat sama siapa atau yang dia gumulkan. Karena setiap ada cow yang lagi dekat atau dikenalin sama dia, temanku ini pasti cerita. Dan saat dengar bilang dia mau nikah, dalam hati aku terkejud. Walau dalam bicaraku aku bilang selamat ya. Dan kasih dia pertanyaan yang banyak. Seperti marga apa? kenal diamana? orangnya gimana.  bla bla bla.  Singkat cerita ya aku bilang, kapan kami dikenalin? atau jangan2 sampai u mau nikah baru kami kenal. Dan menungu menunggu memang benar. Sampai hari H nya kami gak ada dikenalin. Dan aku baru tau dan lihat  calonya di hari H dia pemberkatanan. Aku berpikir positif saja akan hal ini. Karena si cow juga tinggal di luar kota, jadi waktunya sangat terbatas. Apapun itu aku cukup senang. Aku selalu berdoa agar semua dilancarkan sampai hari H nya. Saat aku melihat orang menikah, aku selalu dengar Tuhan say sama aku " ini adalah kebaikan." Kebaikan buat kekurangan si pasangan yang dipenuhi pasangan yang lain. Banyak aku melihat contoh orang2 yang aku kenal yagn dulunya gimana tetapi setelah menikah mereka mengalami perubahan kearah yang baik. Dan aku sangat senang mendengar kabar2 tsb. Dan itulah suatu penghiburan juga buat aku  ketika aku dalam masa penantianku ini. Aku  sebagai perempuan, aku diciptakan Tuhan untuk menjadi penolong buat seorang pria yang telah Tuhan tetapkan jadi pasanganku. Dan dia juga si pria akan menjadi kepala dan pelindung buat aku yang lemah.

Buat Tika Hutahean " Selamat ya Sobat atas berkat pernikahan yang telah kamu terima. Kiranya kamu semakin hari semakin menjadi istri yang cakap dihadapan Tuhan dan suamimu. Damai sejatera dalam Kristus mengalir dalam keluarga barumu. Ceria selalu ya, jangan suka diam2 lagi kalau lagi marah." Peace :) 

Bulan Juni ini juga aku merasa kesehatanku sangat tidak baik. Aku sering sekali kecapean dan lemas.  Apalagi saat2 mau pergi ke pemberkatan pernikahan temanku ini, saat itu aku merasa kondisiku sangat lemah. Apalagi tempatnya cukup jauh di dolok sanggul. Aku sempat kepikiran gak mau pergi, tetapi aku mikir jika aku gak pergi bagaimana perasaan tika. Aku bergumul dan bwa ini dalam doa. Tuhan tolong aku. Hingga tgl 21 Juni aku pergi berobat.  Dan Puji Tuhan, Bapa sangat jagain aku selaama dalam perjalanan. Aku sehat sekali dalam perjalan kami. Berarti harus banyak adventure lagi  ini biar gak sakit :) Dari tgl 22 malam sampai 25.  Padahal jujur aku sempat sangat takut akan kesehatanku ini. Saat aku berobat aku sampai tanya dokternya apakah ini baik dok? apakah aku gak perlu usg? Dokternya bilang baik, itu gejala yang normal. Dan hanya dikasih obat dan diruh balik tgl 23. Tetapi aku bilang aku ada perjalanan. Dan karena seminggu nya libur lebaran, dokter tsb baru buka tgl 03 Juli nanti.

Saat sakit lemah seperti itu kadang iman kita itu benar2 diuji. Aku bilang sama Bapa, " Tuhan kalau aku sakit siapa yang berdoa buat keluargaku? kalau aku sakit siapa yang mau berdoa di angkutan umum lagi? Kalau aku sakit bagaimana keluargaku? Siapa yang bedoa buat kantor  ini, buat teman2 ku disini. Bapa, aku percaya Engkau Jehova Rapha. Engkau Allah yang menyembuhkan. Aku menikmati setiap proses yang terjadi dalam hidupku ini Tuhan. Aku mau belajar seperti Daud, didalam kesukarannya Daud tetap ingat Tuhan. Disaat dia dikejar kejar Absalom anaknya sendiri. Daud tetap memprioritaskan Tuhan yang terutama. Daud mencari Tuhan. Aku juga mau seperti Yosafat Raja Yehuda. Disaat aku takut dan melihat masalahku besar seperti laskar yang besar. Aku mau mencari TUHAN. Aku mau merendahkan diriku diahadapan Tuhan.
Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. ( 2 Taw 20: 3)
dan berkata: "Ya TUHAN, Allah nenek moyang kami, bukankah Engkau Allah di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada orang yang dapat bertahan melawan Engkau. ( 2 Taw 20: 6) 

Bapa disurga, Allah nenek moyang kami, bukanlah Allah yang sama menolong Israel adalah Allah yang sama yang aku sembah saat ini? Kuasa dan kesembuah ada didalam tanganMU, sehingga tidak ada satu penyakitpun yang tidak dapat TUHAN sembuhkan. Tuhan Yesus sanggup menyembuhkan seorang yang buta sejak lahirnya, Tuhan Yesus sanggup sembuhkan seorang wanita yang sudah cukup lama mengalami pendarahan. Dan aku percaya Tuhan Yesus sanggup sembuhkan kelemahanku saat ini. Amin


Untuk Bulan Juli aku sudah punya kegiatan yaitu ikut kelas PKS dan KRP. PKS itu singkatan dari Pernikahan Kristen Sejati sedangkan KRP yaitu Kisah Rasul Paulus. Semoga semakin banyak perncerahan dan pembelajaran. Pergunakan masa" single untuk lebih produktif dan menjadi wanita yang cakap :)

Sudah dulu ya ceritanya cukup panjang karena di rapel semua bulan Juni ini dalam satu postingan. God bless you.











Kepada Mulah aku berharap

"Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku,
dan apa batas umurku,
supaya aku mengetahui betapa fananya aku!
Sungguh, hanya beberapa telempap saja Kautentukan umurku;
bagi-Mu hidupku seperti sesuatu yang hampa.
Ya, setiap manusia hanyalah kesia-siaan!
Ia hanyalah bayangan yang berlalu!
 Ia hanya mempeributkan yang sia-sia dan menimbun,
tetapi tidak tahu, siapa yang meraupnya nanti.
Dan sekarang, apakah yang kunanti-nantikan, ya Tuhan?
Kepada-Mulah aku berharap.
Mazmur 39 :5-8

Tuhan adalah Terangku - Ayat hafalan Minggu I

Proyek ketaatan yang kubuat dlam tahun ini adalah menghafal ayat Alkitab. Satu minggu satu ayat hafalan. Setiap hari aku mengucapkan ayat tsb agar aku tetap bisa ingat. Aku membuat jadwalnya setiap minggu ganti ayat hafalan. Karena kalau satu hari harus menghafal aku merasa aku belum mampu. (maafin anakMu ini Tuhan). Aku mau latih diriku dulu dalam setiap minggu, aku berharap ada kemajuan dan bisa dalam 3 hari dan 1 hari. Tolong mampukan aku Tuhan.

Proyek ketaatan yang lainnya adalah belajar memahami Amsal 31. Aku baru masuk minggu pertama sudah ada 6 hari belajar setiap hari dari buku panduannya. Judul bukunya Becoming the Woman God wants me to be. Setiap hari ada ayat hafalan, ayat bacaan,doa dan praktek serta komitemen yang diambil. Aku ada tulis dibuku jurnalku dan berharap bisa share disini nanti.


Ayat hafalan untuk minggu pertama ini aku ambil dari Mazmur 27. Tuhan adalah terangku dan keselamatanku,kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?






Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...