Jul 19, 2013

Dream From The Lord

Kembali ketemu dengan minggu kedua dibulan Juli. Minggu ini aku dapat berkat firman masih yang sama dengan tema bulan yang lalu yaitu mimpi yang dari Tuhan. Yusuf anaknya Yakub memiliki mimpi dimana  ketika dia menceritakan mimpi tsb Yusuf diejek saudara-saudaranya. Apa isi mimpi Yusuf : 
Pada suatu malam Yusuf bermimpi, dan ketika ia menceritakan mimpinya itu kepada abang-abangnya, mereka bertambah benci kepadanya. (Kejadian 37:5)
Inilah yang dikatakan Yusuf kepada mereka, "Coba dengar! (Kejadian 37:6)
Saya bermimpi kita semua sedang di ladang mengikat gandum, lalu gandum saya berdiri tegak. Gabung-gabung kalian mengelilingi gabung saya lalu sujud kepadanya."( Kejadian 37:7)
"Kaukira engkau akan menjadi raja dan berkuasa atas kami?" tegur abang-abangnya. Lalu makin bencilah mereka kepadanya karena mimpi-mimpinya dan karena apa yang dikatakannya.(Kejadian 37 :8)
Kemudian Yusuf bermimpi lagi, dan ia mengatakan kepada abang-abangnya, "Saya bermimpi lagi, saya lihat matahari, bulan dan sebelas bintang sujud kepada saya." (Kejadian 37:9)
Mimpi itu diceritakannya pula kepada ayahnya, dan ayahnya menegur dia, katanya, "Mimpi apa itu? Kaupikir saya, ibumu dan saudara-saudaramu akan datang dan sujud menyembah kepadamu?" (Kejadian 37 :10)
Dan diceritakan bahwa mimpi Yusuf itu terjadi tetapi dengan proses yang tidak mudah. Diceritakan bagaimana Yusuf dimasukkan kedalam sumur oleh saudara-saudaranya sendiri terus Yusuf dijual. Di rumah potifar Yusuf dijadikan pelayan dan dia difitnah oleh istrinya Yusuf. Akibat fitnah tsb dia dimasukkan kedalam penjara. Dalam penjara mungkin adalah hukuman yg begitu hina dan meyakitkan dimana nama kita tercemar dan didengar tidak baik. Tetapi Yusuf mengalami semua hal tsb. Bahkan ditempat yang hina sekalipun dia ditempatkan dia tetap percaya dan mau taat akan Tuhan. Sejumlah proses ini dijalani Yusuf hingga dia diangkat menjadi penguasa Mesir saat itu. Dan banyak orang datang padanya untuk meminta stok makanan termasuk saudara-saudaranya dan ayahnya Yakub. Mimpi yang pernah diceritakan Yusuf kepada keluarganya itu terbukti benar. Itulah mimpi yang dari Tuhan. Ketika Tuhan memakai hidup Yusuf untuk dibentuk dan menjadi berkat dinegeri asing. 

Puji Tuhan, aku begitu terkagum-kagum akan sosok Yusuf. Dia seorang anak Tuhan yang taat melewati setiap proses pembentukkan hidupnya. Tak sekalipun dia membenci saudara-saudaranya yang telah menjualnya tetapi dia menangis ketika bertemu dengan mereka. Ada kasih yang besar dalam hidupnya. Dan aku banyak dapat berkat dan hikmat dari kisahnya Yusuf ketika aku ditempatkan ditengah-tengah orang yang aku gak sebanding rasanya dengan  mereka. Aku berada jauh dibawah mereka, dan ketidakadilan itu kadang terjadi padaku. Disaat aku mulai merenung akan hidupku, Tuhan bawa aku akan kisah Yusuf untuk dia menjadi besar dia harus melewati setiap proses dahulu. Praise the Lord, trimakasih buat jawaban yang Engkau berikan Tuhan. 

Kembali kepada tema yang diberikan pada ibadah  minggu kedua yaitu mengapa kita harus punya Impian TUHAN? 
  • Karena Impian Tuhan adalah impian yang mulia 
  • Impian Tuhan jauh lebih besar dari pada impian kita
  • Impian Tuhan pasti terjadi

Apa Impian Tuhan bagi kita
  • Ibarani 11:10  >>> Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah
  • Yehezkiel 37 :10 >>> Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.
  • Yosua 6 :4 >>> dan tujuh orang imam harus membawa tujuh sangkakala tanduk domba di depan tabut. Tetapi pada hari yang ketujuh, tujuh kali kamu harus mengelilingi kota itu sedang para imam meniup sangkakala. 
Yang dimaksud dengan Imam disini adalah kita-kita orang yang dipilih Tuhan dan yang percaya  kepadanya. Tertulis didalam kitab Petrus : 

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:     ( 1Petrus 2 :9)

kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan ( 1 Peturs 2 :10)

Suatu sukacita besar mendengarnya, aku dan kamu dan kita adalah bangsa yang terpilih. Kita adalah imamat yang rajani, umat kepunyaan Allah. Dimana kita telah dipanggil dari kegelapan yang dahulunya tidak berharga menjadi umat yang dikasihi / dipilih Allah untuk memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang besar bagi dunia ini. Puji Tuhan, aku sangat bersukacita mendengar kabar ini :)

Ada 7 (tujuh) pelayanan Imam : 
  1. Pelayanan Keluarga
  2. Pelayanan Gereja
  3. Pelayanan Pemerintahan dan Hukum
  4. Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan 
  5. Pelayanan Sosial dan Masyarakat
  6. Pelayanan Dunia Usaha
  7. Pelayanan Media,Seni dan Olahraga
Waw :) mendengarnya tujuh pelayanan itu begitu dasyat. Tuhan mau bawa dan pakai kita jauh dan jauh lebih dari yang kita bisa pikirkan. Dibidang pelayanan manakah kita sekarang  memberitakan perbuatan-perbuatan Allah yang begitu besar bagi orang lain? ( jawab dalam hati ya)   

Dan membawa 7 (tujuh ) sangkakala : 
  1. Menjangkau
  2. Memenangkan
  3. Menggembalakan
  4. Memuridkan
  5. Melatih
  6. Mengutus
  7. Merayakan
Aku berharap kita semua anak-anak Allah yang telah dipilinya dan dibawa dari kegelapan menuju terangNya berdoa meminta mimpi yang dari Tuhan. Masuk dan menjangkau pelayanan dimana kita ditempatkan. Didalam hatiku Tuhan taruh sebuah kerinduan untuk masuk dalam pelayanan anak dan remaja khusunya perempuan. Mungkin saat ini yang bisa aku kerjakan adalah menulis untuk sebuah renungan harian bagi pelayanan anak dan remaja perempuan. Didalam hatiku ada mimpiNya Tuhan untuk menjangkau dan memberitakan kabar baik tentang perbuatan-perbuatan Allah yang besar bagi kehidupan mereka. Dan aku juga percaya Tuhan akan kasih mimpiNya buat kamu, dan kamu yang membaca postingan ini. Dan lebih dari itu Tuhan  mau pakai generasi muda sebagai tentara dan pasukannya untuk menjangkau dunia ini memberitakan keselamatan bagi mereka yang belum terpanggil. Bagi mereka yang hancur hatinya, bagi mereka yang merasa hidupnya gak ada artinya lagi, bagi mereka yang kehilangan kasih bapa,bagi mereka yang dianggap hina oleh dunia ini. Kita generasi muda mau dipakai Tuhan bersiaplah dan jadilah imam-imannya Tuhan. Aku sungguh diberkati  dengan firman yang disampaikan minggu ini :) praise the Lord. 
Dan diakhir ibadah setiap minggu kedua dalam setiap bulan kami merayakan perjamuan kudus digereja. Dan aku mendapat roti yang bertuliskan 1 Yoh 3 : 4

Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran.

Postingan ini seharusnya aku bagi dihari senin, tetapi aku baru bisa untuk menulis dengan penuh isi dari firman Tuhan yang diberikan hari minggu 14 Juli 2013 sekarang. Diakhir postingan aku share sebuah  lagu yang indah dari Tuhan . Tuhan Yesus memberkati setiap yang membacanya :) :)


Basuh keletihanku, sentuh kebekuanku

Pulihkan tubuh, jiwa, juga rohku

Habiskan kedaginganku, mimpiMu jadi mimpiku

Di hadapan tahtaMu kuberseru



Jangan biarkan aku pergi, jangan biarkan aku berlari

menjauh dari tahta kasih karunia yang Kau beri

Tanamlah aku di hadiratMu, materaikanku dalam hatiMu

Di hadiratMu, di hadapanMu, di pelukanMu, itulah hidupku

5 comments:

  1. Mimpi yang diceritakan Nabi Yusuf mirip yang tertulis dalam Al-Qur'an mbak...

    ReplyDelete
  2. Dan ada satu lagi yang aku pelajari dari Yusuf, mesti berhikmat, hehehehe, harus tahu kapan open my mouth, okelah kita punya mimpi dari Tuhan tapi tidak semua orang bisa memahaminya, penting buat kita share sama orang yang tepat di waktu yang tepat pulak ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya meg, Karena kedekatannya dan ketaatan yusuf kepada Tuhan yg membuat dia mjd terang dinegeri asing :)

      Delete
  3. Ahh...The Prince of Egypht, kisah yang menjanjikan bahwa 'mimpi' bisa terwujud melalui pengharapan serta keyakinan yang teguh.
    Dan yang jarang di-ingat pula menyinggung topik ini (selain berharap dan bermimpi setinggi langit) adalah penerimaan dan keyakinan Yusuf dalam menghadapi cobaan berat.
    Mengingatkan diriku akan kisah Nabi Elia, pernah baca The Fifth Mountain-nya Paulo Coelho ? Ini merupakan intrepretasi penulis tentang pertemuan Nabi Elia dengan para nabi serta aneka ujian yang harus dia hadapi.
    Tulisan Uli bagus-bagus lho :D salam kenal sekali lagi ya.
    Jangan lupa ikutan kuis minggu ke-2 yang dimulai besok senin. Semoga beruntung :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku punya buku the fifth mountain tapi aku belum sempat baca buku yg itu :) terimakasih udah berkunjung maria

      Delete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...