Dec 10, 2012

Sosialisasi HIV AIDS Di Blog

Pertama mendengar kata HIV AIDS itu sewaktu duduk di bangku Sekolah Menengah Umum sudah sekitar sepuluh tahun yang lalu. Waktu itu sering datang dari dinas kesehatan dan dinas kepolisian memberikan sosialisasi ke sekolah memberikan informasi mengenai apa itu HIV AIDS. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu  virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Virus inilah yang membuat sesorang terkena penyakit AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). 

HIV AIDS erat hubungan juga dengan narkoba. Maka dari itu pihak dari kepolisian juga datang memberikan sosialisasi bahayanya penggunaan narkoba dan bahayanya HIV AIDS yang berakibat kematian. Menurutku gerakan sosialisasi yang diberikan sangat bagus terutama buat pelajar yang masih muda. Karena remaja dan anak muda sangat rentan terkena akibat pergaulan yang bebas dan sifat remaja dan anak muda yang ingin mencari jati dirinya. Sebagai generasi penerus bangsa remaja dan anak muda wajib diberikan pengarahan dan sosialisasi mengenai penyakit mematikan ini.

Ngeri juga mendengar kematian akibat penyakit HIV AIDS. Kok bisa ya? Sampai disebut  penyakit mematikan? Yuk kita ulas lebih lagi mengenai dampak bagi mereka yang terinfeksi HIV AIDS.
AIDS adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain). Jadi AIDS disebabkan oleh virus yang namanya HIV (Human Immunodeficiency). Virus HIV adalah virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Dan tentunya kematian. Penderita penyakit HIV AIDS disebut ODHA

Bagaimana seseorang dapat terkena Virus HIV AIDS

Penularan HIV AIDS dapat terjadi karena :
1. Penularan Seksual. Hubungan seksual dengan banyak pasangan membuat seseorang mudah terinfeksi virus HIV AIDS. Penularan dapat terjadi jika  jika seorang yang sudah terinfeksi terkena HIV melakukan hubungan seksual dengan orang yang belum terkena virus HIV tampa penggunaan kondom.Untuk itu selalu dikatakan setialah pada pasanganmu. Pasangan satu seumur hidup, jadi tidak ada terkena penyakit kelamin dan terlebih penyakit AIDS yang mematikan. Jika seseorang sudah menularkan kepada pasangannya maka ada kemungkinan juga terinfeksi kepada bayi jika seorang Ibu mengandung.
2. Penularan melalui jarum suntik yang bebas dipakai orang lain. Penularan seperti ini terjadi biasa pada pemakai Narkoba. Yang bebas memakai jarum suntik yang telah terkontaminasi dan tercemar karena pemakaian bersama-sama.
3. Dari transfusi darah dari seseorang yang terinfeksiHIV.
4. Dari Ibu yang terinfeksi HIV ke bayi dalam kandungannya. 

Tahapan –Tahapan Seseorang Terkena Infeksi HIV AIDS

Ada beberapa Tahapan ketika mulai terinfeksi virus HIV sampai timbul gejala AIDS:

Tahap 1: Periode Jendela
Saat seseorang terinfeksi virus HIV kedalam tubunya maka terbentuklah antibody terhadap HIV dalam dalam. Seseorang yang terkena Virus ini masih tampak sehat dan merasa sehat. Berkisar dua minggu sampai enam bulan.
Tahap 2 : HIV Positif tanpa gejala
Virus HIV yang sudah terinfeksi pada seseorang berkembang biak didalam tubuh. Umumnya penderita HIV tampak sehat selama lima sampai sepuluh tahun tergantung daya tahan tubuhnya.
Tahap 3 : HIV Positif dengan muncul gejala
Kekebalan tubuh seseorang yang terinfeksi HIV semakin menurun. Mulai muncul gejala yang dapat dilihat seperti pembengkakan kelenjar limfa diseluruh tubuh, diare yang terus menerus,flu. Berlangsung selama lebih dari satu bulan tergantung daya tahan tubuh seseorang.
Tahap 4 : AIDS
Dalam tahap empat ini sudah terinfeksi AIDS dimana kondisi sistem kekebalan tubuh sangat lemah dan semakin parah. Berbagai penyakit lain muncul. Gejala penyakit AIDS  yaitu demam lebih dari 38°C secara berkala atau terus , menurunnya berat badan lebih dari 10% dalam waktu 3 bulan,  kelemahan tubuh yang menurunkan aktifitas fisik, nyeri sandi seperti flu, nyeri tenggorokan,pembesaran kelenjaran getah bening, diare mencret yang berkala atau terus menerus dalam waktu yang lama tanpa sebab yang jelas. Umunnya penderita AIDS sangat kurus, sangat lemah dan menderita infeksi. Gejala klinis utamanya terdapatnya kanker kulit yang disebut Sarkoma. Juga terdapat infeksi penyakit seperti TBC, pneumonia.

Tidak seharusnya ODHA dijauhi. Walaupun penyakit ini penyakit mematikan. Virus HIV tidak menular melalui:
  • Bersalaman, berpelukan dengan penderita
  • Batuk, bersin didekat penderita AIDS
  • Hidup serumah dengan penderita AIDS dan memakai peralatan rumah tangga seperti alat makan, telepon, kamar mandi, WC, kamar tidur, dll.
  • Gigitan nyamuk
  • Bekerja, bersekolah, berkendaraan bersama
  • Memakai fasilitas umum misalnya kolam renang, WC umum, sauna, dll.

Dunia Eradigital dan HIV AIDS

Dengan majunya dunia informasi teknologi yang meluas keseluruh masyarakat tidak ada lagi kata kita tidak mengetahui apa itu penyakit AIDS. Bagaimana seseorang dapat tertular penyakit AIDS. Remaja dan anak muda sekarang lebihlah pintar dan canggih akan dunia informasi. Bahaya apa yang muncul jika seseorang terkena virus HIV tersebut tentulah sudah tau dan mengerti. Perkembangan dunia informasi melalui media sosial dapat dimanfaatkan untuk sosialisasi penyakit HIV AIDS. Bagaimana penanganan terhadap mereka yang terinfeksi HIV. Kita dapat memanfaatkan dunia sosial blog untuk dapat bercerita mengenai mereka yang terkena HIV AIDS. Mereka yang terkena penyakit AIDS bukanlah dijauhi dari lingkungan sosial, mereka juga berhak mendapatkan layanan yang sama dengan kita yang tidak sakit. Diblog kita dapat bercerita apa kegiatan mereka, apa yang mereka lakukan untuk mereka tetap semangat hidup ketika mereka mengetahui terinfeksi penyakit HIV AIDS. Menulis diblog dapat dimanfaatkan sebagai teman sharing bagi mereka yang terinfeksi HIV. Bagaimana kisah ODHA bersemangat menjalani hidup ketika harus divonis menderita AIDS. Dengan membaca dan berbagi cerita di blog dapat memberikan informasi yang positif bagi semua yang membacanya. 





No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...