Hari ini aku dapat pelajaran bahwa setiap hal yang kupikirkan tidaklah bisa sesuka aku untuk menjalankannya. Ketika aku bermaksud untuk melampiaskan amarahku dengan bersikap cuek dan acuh tak acuh pada seseorang karena seuatu hal yg membuat aku kesal sama dia. Tetapi ada saja penghalang aku untuk tidak bisa melakukan hal tersebut. Ada hati yang berbelas kasihan didalam diri ini kepadanya. Satu hal yang kupelajari bahwa Tuhan tidak ingin anaknya melukai hati seseorang. Aku berkata pada diriku bahwa" rasa jengkel, amarah dan cuek ini boleh mampir di hatiku tapi tidak boleh nginap di dalam hatiku."
Seperti kata seorang motivator terkenal berkata bahwa:
"Sebelum
engkau meliarkan kemarahanmu, dan sebelum engkau menggunakan bibirmu
untuk mengeluarkan kata-kata yang akan melukai hati orang lain,
pikirkanlah ini:
rasa jengkel, amarah dan cuek ini boleh mampir di hatiku tapi tidak boleh nginap di dalam hatiku ---> betul banget, setuju !
ReplyDeletetapi kadang gak mudah juga mengendalikan amarah ya..sigh mode on
ReplyDeletebagus banget tuh motivasi tsb.... kalo dia nginep berhari2 ... repot juga ya...
ReplyDeleteAku juga sering mengalami hal tsb. Rasanya ingin banget mengeluarkan kata2 yg bisa membalas kekesalan ini pada mereka. Tapi, selalu saja ada sesuatu yg membisikkan ke hatiku bahwa perbuatan itu akan mencederai diriku sendiri
ReplyDeletebener banget Mbak,..melampiaskan kemarahan kadangkala bukan solusi terbaik justru menambah permasalahan baru dalam sebuah hubungan..
ReplyDeleteselamat malam Mbak Uli..apa kabarnya?? semoga selalau sehat dalam lindungan Tuhan :)
itu lah yang namanya kehidupan, ketika semuanya menjadi serba salah.
ReplyDeletehemmmmm, nice post.
ReplyDeletemanusiawi saya pikir ketika kita tersakiti, akan membalas sakit hati kita. dan biasanya itulah hal pertama yang akan terlintas ketika perasaan kita terluka,
tapi sebisa mungkin untuk "mendinginkan" kepala ketika amarah menguasai. daripada urusannya semakin runyam kan yah.
anyway salam kenal yah
xoxo
Aliya Sachi
http://youtu.be/VyDP2_bjPwo
kalo nginep kan repot ya. kamarnya gak cukup soalnya. hehee.just kidding, sis
ReplyDeletesaya masih memilih diam daripada ngomong seenaknya, ehehee...
ReplyDeletetapi kadang itu dibaca seseorang semakin memanaskan suasa :D
karena menyakiti itu tidak bisa menyembuhkan sakit, malah menambah luka :D
ReplyDeletekalau rasa jengkel sampai nginap bisa jadi dendam
ReplyDeletesama..aku juga kalo mau marah sama orang gak tegaan. walaupun marahnya tingkat dewa..tapi kalo diajakin ngomong lagi pasti ngomong deh.. hehe
ReplyDelete