Oct 25, 2011

Boleh mampir tapi jangan nginap

Hari ini aku dapat pelajaran bahwa setiap hal yang kupikirkan tidaklah bisa sesuka aku untuk menjalankannya. Ketika aku bermaksud untuk melampiaskan amarahku dengan bersikap cuek dan acuh tak acuh pada seseorang karena seuatu hal yg membuat aku kesal sama dia. Tetapi  ada saja   penghalang aku untuk  tidak bisa melakukan hal tersebut. Ada hati yang berbelas kasihan didalam diri ini kepadanya. Satu hal  yang kupelajari bahwa Tuhan tidak ingin anaknya melukai hati seseorang. Aku berkata pada diriku bahwa" rasa jengkel, amarah dan cuek  ini boleh mampir di hatiku tapi tidak boleh nginap di dalam hatiku."

Seperti kata seorang motivator terkenal berkata  bahwa:
"Sebelum engkau meliarkan kemarahanmu, dan sebelum engkau menggunakan bibirmu untuk mengeluarkan kata-kata yang akan melukai hati orang lain, pikirkanlah ini: "
"Apakah sakit hatimu hanya bisa disembuhkan dengan menyakiti hati orang lain, walau dia yang menyakitimu?"
Bukan hanya dengan perkataan, tapi tindakan yang bersikap dingin dan cuek juga bisa menyakiti seseorang.


Terdiam sejenak dan merenungkan hal tersebut.  

 

12 comments:

  1. rasa jengkel, amarah dan cuek ini boleh mampir di hatiku tapi tidak boleh nginap di dalam hatiku ---> betul banget, setuju !

    ReplyDelete
  2. tapi kadang gak mudah juga mengendalikan amarah ya..sigh mode on

    ReplyDelete
  3. bagus banget tuh motivasi tsb.... kalo dia nginep berhari2 ... repot juga ya...

    ReplyDelete
  4. Aku juga sering mengalami hal tsb. Rasanya ingin banget mengeluarkan kata2 yg bisa membalas kekesalan ini pada mereka. Tapi, selalu saja ada sesuatu yg membisikkan ke hatiku bahwa perbuatan itu akan mencederai diriku sendiri

    ReplyDelete
  5. bener banget Mbak,..melampiaskan kemarahan kadangkala bukan solusi terbaik justru menambah permasalahan baru dalam sebuah hubungan..
    selamat malam Mbak Uli..apa kabarnya?? semoga selalau sehat dalam lindungan Tuhan :)

    ReplyDelete
  6. itu lah yang namanya kehidupan, ketika semuanya menjadi serba salah.

    ReplyDelete
  7. hemmmmm, nice post.

    manusiawi saya pikir ketika kita tersakiti, akan membalas sakit hati kita. dan biasanya itulah hal pertama yang akan terlintas ketika perasaan kita terluka,

    tapi sebisa mungkin untuk "mendinginkan" kepala ketika amarah menguasai. daripada urusannya semakin runyam kan yah.

    anyway salam kenal yah

    xoxo
    Aliya Sachi
    http://youtu.be/VyDP2_bjPwo

    ReplyDelete
  8. kalo nginep kan repot ya. kamarnya gak cukup soalnya. hehee.just kidding, sis

    ReplyDelete
  9. saya masih memilih diam daripada ngomong seenaknya, ehehee...
    tapi kadang itu dibaca seseorang semakin memanaskan suasa :D

    ReplyDelete
  10. karena menyakiti itu tidak bisa menyembuhkan sakit, malah menambah luka :D

    ReplyDelete
  11. kalau rasa jengkel sampai nginap bisa jadi dendam

    ReplyDelete
  12. sama..aku juga kalo mau marah sama orang gak tegaan. walaupun marahnya tingkat dewa..tapi kalo diajakin ngomong lagi pasti ngomong deh.. hehe

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...