Sinopsis "One Last Chance - Stephanie Zen"

Judul : One Last Chance
Penulis : Stephanie Zen
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun : 2012

Sinopsis

Adrienne Hanjaya, novelis muda berbakat yang buku-bukunya selalu bestseller, mempunyai satu prinsip: Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti.

Setiap kisah cintanya yang berantakan selalu dituangkan Adrienne dalam naskah. Semuanya. Dengan nama tokoh pria yang sering kali menggunakan nama sebenarnya, dengan ending buruk bagi si tokoh pria dan kebahagiaan bagi si tokoh wanita. Adrienne berpendapat, para pria itu layak mendapatkannya karena telah menyia-nyiakan cintanya.

Sampai akhirnya, Adrienne bertemu Danny Husein, calon dokter muda yang bahkan sempat dikiranya too good to be true. Kali ini Adrienne mengira akhirnya ia bisa menulis novel roman yang berakhir dengan tokoh pria dan wanita bahagia bersama.

Tapi perkiraan Adrienne salah. Salah satu cowok yang pernah dijadikan tokoh novelnya memberitahu Danny tentang prinsip menulis Adrienne. Bagaimana reaksi Danny mendengar itu? Apakah ia memilih meninggalkan Adrienne? Dan berhasilkah Adrienne membuktikan bahwa ia sungguh-sungguh mencintai Danny?

Tak boleh ada patah hati yang tak menghasilkan royalti, itulah prinsip Adrienne, seorang novelis muda berbakat. Setiap kali dia patah hati maka kisah cintanya yang sad ending itu akan dituangkannya dalam bentuk novel dengan akhir kisah : si tokoh pria akan mendapatkan ketidakbahagiaan, sedangkan si tokoh wanita akan mendapatkan kebahagiaan. Tidak hanya itu, Adrienne juga selalu menggunakan nama asli para pria yang telah membuatnya patah hati.  

"Kisah Masa Kecilku"

Aku terlahir sebagai anak keempat dari enam bersaudara. Jarak yang jauh antara kakakku yang pertama ada sekitar delapan tahun dengan diriku. Kakak sangat sayang sama adik-adikknya. Aku masih ingat ketika aku mulai mengenal sekolah dan pelajaran -pelajaran sekolah, kakaklah yang selalu mengajariku mengerjakan tugas-tugas sekolah. Aku masih ingat aku sampai nangis waktu itu kalau tidak hafal perkalian dari perkalian satu sampai sepuluh. Aku tidak boleh tidur sebelum tugas yang diberikan selesai aku kerjakan. Aku bahkan sampai nangis karena ketidaktahuan diriku menjawab. Ya, semuanya masih teringat dimemoriku.

Cara kakak mengajarku masih kuingat. Kakak selalu memberi aku tugas dirumah dan menyuruhku mengerjakan tugas itu sampai aku bisa. Kakak membuat aku daftar perkalian untuk aku hafal. Kakak membuatku jadi cinta akan sekolah dan pelajaran-pelajaran disekolah. Kakak membuat aku jadi hafal diluar kepala tentang perkalian. Mungkin karena kakak orang tertua yang bertanggungjawab akan lima adiknya. Aku melihat kakak pintar dan sampai sekarang aku melihat itu. Kadang ada iri dihatiku, kepintaran kakak tidak seutuhnya ada pada diriku. Tapi, semua hal harus disyukuri. Setiap orang mempunyai kelebihannya masing -masing. Yang mau kuucapkan "terimakasih kakakku sayang." Kau guru bagiku. Kakak juga kalau aku ulang tahun dia memberikan aku seperangkat alat tulis. Aku ingat itu ada kotak pensil beserta isinya. Aku sangat senang menerima pemberian kakak tersebut. Kakak tau cara memberi aku perhatian agar semangat untuk belajar. Terimakasih kakak. Inilah kisa masa kecilku yang selalu kuingat dan membawa pengaruh positif bagiku sekarang.

"Mak,ane ikutan giveaway-nya ye,mak! Kasih ane hadiahnya yang tas tangan imut dari NikoNikoShop, ya!"








Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...