Welcome May


Empat bulan berlalu ditahun 2012. Waktu terasa cepat berputar. ada delapan bulan lagi menggali potensi yang ada untuk mencapai impian ditahun ini. Aku berharap semua mimpi - mimpiku aku akan raih. Dengan kekuatan doa kepada Sang Pencipta, aku percaya Dia selalu setia menolong dan memberi kekuatan padaku.
Empat bulan berlalu, di bulan April ini lah terasa beban cukup berat aku hadapi. Sakit, hal yang pernah terjadi terulang lagi, kesedihan dan kekurangan. Aku hanya bersandar kepada Penciptaku, Dia yang menciptakan aku, Dia membentuk aku menurut karya dan kasihnya padaku. Walau aku merasa aku sudah dibawah sekali dan hampir tergeletak, tapi aku salah ada tanganNya yang siap menopang aku. Thaks God, aku bersyukur buat yang aku sudah hadapi dan lalui. Ini mungkin makanan- makanan keras yang aku harus makan agar aku bertumbuh dewasa dalam pemeliharaanMu. So berharap dibulan ini ada titik pencerahan mencapai impianku.

Sosok Kartini dalam diri Bunda Teresa


Sosok seorang Kartini menurut versi saya adalah Bunda Teresa. Siapa tidak mengetahui Bunda Teresa, Bunda Teresa  adalah seorang biarawati Katolik Roma keturunan Albania dan berkewarganegaraan India yang mendirikan Misionaris Cinta Kasih di Kalkuta, India, pada tahun 1950. Selama lebih dari 45 tahun, ia melayani orang miskin, sakit, yatim piatu dan sekarat, sementara membimbing ekspansi Misionaris Cinta Kasih yang pertama di seluruh India dan selanjutnya di negara lain.

Pada 1970-an, ia menjadi terkenal di dunia internasional untuk pekerjaan kemanusiaan dan advokasi bagi hak-hak orang miskin dan tak berdaya. Misionaris Cinta Kasih terus berkembang sepanjang hidupnya dan pada saat kematiannya, ia telah menjalankan 610 misi di 123 negara, termasuk penampungan dan rumah bagi penderita HIV/AIDS, lepra dan TBC, program konseling untuk anak dan keluarga, panti asuhan, dan sekolah. Pemerintah, organisasi sosial dan tokoh terkemuka telah terinspirasi dari karyanya, namun tak sedikit filosofi dan implementasi Bunda Teresa yang menghadapi banyak kritik. Ia menerima berbagai penghargaan, termasuk penghargaan pemerintah India, Bharat Ratna (1980) dan Penghargaan Perdamaian Nobel pada tahun 1979. Ia merupakan salah satu tokoh yang paling dikagumi dalam sejarah. Saat peringatan kelahirannya yang ke-100 pada tahun 2010, seluruh dunia menghormatinya dan karyanya dipuji oleh Presiden India, Pratibha Patil

Kuliah lagi - the year of a new dimension

Hello................... Wah benar-benar rindu menulis di blog ini. Sebentar lagi tahun 2020 ini segera berakhir..dan ada satu hal yang ...