13 Mei 2011 adalah saat malam terakhir bersama Papa. Papa dipanggil Bapa disurga tepat satu bulan kurang satu hari dari hari ulang tahun papa yang ke 57 tahun di bulan April. Hal yang gak pernah terpikir didalam benakku papa dipanggil begitu cepat. Banyak hal yang belum bisa aku berikan buatnya, hal yang membuatnya senang.
Aku dan papa seringlah berbeda pandangan. Papa yang otoriter dalam pengajarannya kadang membuatku menjadi cewek yang keras. Tapi seiring waktu yang berjalan semua pikiranku salah. Papa adalah orang yang berhati mulia, penuh dengan kasih kepada anaknya.
Papa setahun kebelakang sebelum kepergiannya seringlah sakit. Jantung membunuh kesehatan papa. Beberapa kali keluar Rumah sakit untuk beberapa hari di opnme. Pernah aku ambil cuti dari kantor untuk kepergian pribadi aku gagalkan karna aku harus merawat papa di RS.
Banyak bangat kenangan selama papa sakit Aku juga tidak mau melewati moment- moment bersama dengan papa,karena selama ini papa sibuk dengan pekerjaannya dan jarang bangat berada dirumah. Aku begitu merasakan kasihnya yang tulus sebagai orangtua nyata bangat bagi anak- anaknya. Tidak ada terpikir di benakku bahwa papa dipanggil secepat itu. Tepat malam itu tanggal 13 Mei 2011 papa memanggilku untuk berdoa bersama dengan dia, juga bersama dengan mama dan kedua adekku. Papa request sendiri permintaan doanya untuk mendoakan dia. Aku pun dengan semangat berdoa buat papa, aku pegang dada dekat jantung papa dan berdoa baginya. Betapa haru suasana di kamar papa, ada rasa sedih, ucapan syukur, pengharapan dan permohonan kepada Tuhan untuk memberikan yang terbaik bagi keluarga kami.
Setelah doa bersama kami makan kue bersama juga dikamar papa. Tampa sengaja pulang kerja aku mampir sebentar ke supermarket untuk beli kue kukus makanan kesukaan papa. Masih kuingat senyumnya terakhir saat kami makan kue bersama itu.
Ini mungkin sudah jalan dari Tuhan buat keluargaku, besok harinya papa dipanggil Bapa disurga untuk selamalamanya dari dunia ini. Dan malam itulah kenangan manis yang selalu kuingat buat papa.
Tulisan ini diikutkan dalam
satu kata...terharu,,,,
ReplyDeletesaya juga punya banyak kenangan indah berma almarhum ayah saya mbak,
ReplyDeletetapi saya hampir nangis juga bca crita mbak..
kenangan2 manis yg selalu diingat :)
ReplyDeletekenangan indah yg kadang membuat sedih ya..
ReplyDeletejujur w kalau baca thema begini,merinding banget
ReplyDeletememang semua yang berasal dari tuhan akan kembali ke tuhan,entah sekarang atau nanti
yang penting selama kita hidup sudah memberikan yang terbaik untuk orang disekitar kita
turut berduka ya atas kepergian papanya. syukurlah kamu bs menulis kenangan manis bersamanya. good luck untuk kontesnya ya :)
ReplyDeletelinkmu udah ku add ya. bisa di cek. tks ya
ReplyDeletealhamdulillah bapak saya masih hidup. jadi bersyukur sekali rasanya setelah baca tulisan uly ini
ReplyDeleteDengan komentar ini postingan ini resmi sebagai peserta give away momen to remember, terima kasih sudah ikutan giveawayku yaa
ReplyDeletesalam kenal ya mba Uli, trims udah main dan meninggalkan komen nya di rumah maya saya.
ReplyDeleteHope that your lovely daddy has already rest in peace in the arms of God, in the heaven ya...
dan semoga tulisan ini bisa keluar sebagai pemenang ya mba....:-)
sukses buat GIVEAWAY 10th Years Wedding Anniversary : Moment to Remember nya iia :)
ReplyDeletetetap semangat ya. doakan semoga amal kebaikannya diterima oleh tuhan yme. amin.
ReplyDelete