Mar 7, 2016

Pembelajaran dari seorang stokar bus

Mau  share pembelajaran yang kudapat semalam. Siang hari saat aku dan keponakanku menaiki bus kota, aku memperhatikan stokar bus tsb saat dia bicara dan nagih ongkos kepadaku. Saat itu aku kasih uang dua puluh ribu (20.000) untuk kami tiga orang, dan saat dia berbicara suaranya tidak begitu jelas, tapi yang aku tangkap dia bertanya apa ada uang pas, karena saat itu dia mempertihatkan uang pecahan besar semua kepadaku. Aku katakan tidak adaaa, dan dia ngomong lagi ngu..sebentar ya dengan nada gak jelas. Karena aku duduk di belakang, saat dia berjalan kearah depan menuju supir bus, aku memperhatikan lagi ternyata kaki nya juga cacat, bukan hanya tangan saja dan suara nya yang cacat. Saat dia kembalikan uang kembaliannya kepadaku, aku memperhatikan dia begitu cekatan mengeluarkan uang dari saku celanannya, tampa ada jari yang membantunya. Dia gak punya 10 jari lengkap seperti aku. Tangannya memang ada dan 10 jari itu tidak tumbuh. Aku begitu memperhatikannya dengan mata mau nangis. Dia berdiri pas disamping aku, sambil ambil uang dari sakunya dan merapikan lembaran-lembaran uang yang dia terima.  Dan dia bisa melakukan itu dengan sukacita. Kenapa aku bilang dia sukacita? karena dia begitu menikmati pekerjaan yang dia kerjakan. Dia begitu peduli pada penumpang yang ada didalam bus tsb, dia berdiri di pinggiran pintu dengan menanyakan apakah ada yang mau turun di jalan a, jalan b, jalan c dengan suaranya yang gak jelas. Dia begitu semangat bekerja dengan cacat fisik yang dia miliki. 

Saat aku memperhatikan hal itu, Tuhan ingatin aku bahwa di tengah-tengah kekurangan yang dia miliki dia memiliki semagat hidup yang kuat. Saat itu aku pejamkan mataku sebentar dan berdoa didalam bus tsb, berdoa buat keselamatan stokar bus tsb. 

Terimakasih Tuhan buat pembelajaran yang Tuhan kasih. Pembelajaran agar selalu tetap bersukacita dalam pekerjaan yang aku kerjakan. Pembelajaran untuk bisa menerima diri sendiri, menerima kekurangan/ kelebihan orang lain. Satu yang kupinta Tuhan ajari aku selalu untuk tetap mengasihi. Mengasihi Engkau dan mengasihi sesamaku. Jangan ambil kasihMu dari padaku. 
 

3 comments:

  1. Halooo mbak Uliii,
    waduh maaf saya lama banget hiatus nya,
    udah lama gak berkunjung ke tulisan2 mbak uli yang dalem seperti ini,
    tapi tenang mbak, mulai sekarang saya aktif lagii, hehe..

    ReplyDelete
  2. Dan inspirasi memang bisa didapat dimana saja kapan saja dan darisiapa saja ya kak..

    Long time no hereeee ^^

    ReplyDelete

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

What a beautiful Name

You were the Word at the beginning One With God the Lord Most High Your hidden glory in creation Now revealed in You our Christ What a ...