Jun 11, 2013

Jangan Biarkan Aku Pergi

Hai, dipostingan ini aku ingin berbagi apa yang udah aku dengar, aku rasakan pada ibadah minggu pada tanggal 09 Juni 2013. Biasa digereja kami saat ibadah  minggu kedua gembala pembina yang memberikan kotbah FA dan sekaligus perjamuan kudus setiap bulannya. 

Yang ingin aku bagikan melalui postingan ini adalah tentang hal mimpi. Setiap kita pasti memiliki mimpi atau bisa dikatakan impian. Apa mimpi kita  nanti 10 tahun atau 5 tahun kedepan. Seperti aku sendiri banyak memiliki impian yaitu salah satunya mimpi jadi seorang penulis yang memiliki banyak buku. mimpi ciptakan cafe dilengkapi taman baca, dirikan panti asuhan buat anak-anak perempuan, mimpi suatu saat injakkan kaki ditanah di Yerusalem dan masih banyak mimpi yang lain :) tapi pernahkan kita meminta mimpiNya Tuhan buat hidup kita?  Aku baru dengar statment ini. MimpiNya Tuhan buat aku? maksudnya apa? Gembala sidang menjelaskan mimpi yang dari Tuhan itu adalah  keinginan Tuhan yang harus kita kerjakan didunia ini. Maksudnya, Tuhan itu mau pakai kita untuk menyatakan mimpinya bagi dunia ini. Aku terdiam merenungkan penjelasan tsb. Ditambah pendeta berkata apa selama ini kita pernah nangis minta mimpiNya Tuhan buat kita? aku semakin diam dan sadar selama ini aku hanya bermimipi untuk diriku sendiri. Tampa aku pernah peduli Tuhan mau apa dari aku. 

Contoh yang nyata mengenai mimpi itu adalah Yusuf. Ketika dia punya mimpi tetapi saudara-saudaranya malah mengejeknya dan dia hanya dikatakan tukang mimpi. Tapi, mimpi Yusuf itu menjadi kenyataan. Coba lihat bagaimana Yusuf menjadi penguasa di Mesir saat itu. Dan banyak bangsa mencarinya karena telah terjadi kekeringan dinegeri lain. Mimpi yang dianggap remeh tetapi menjadi sebuah kenyataan. Tuhan pakai Yusuf menjadi besar dan berkuasa. Itulah kisah orang -orang yang memiliki mimpi yang dari pada Tuhan. 

Kotbah minggu ini benar-benar nusuk dihatiku. Aku sadar aku sekarang sudah suam-suam kuku melayani Tuhan lewat talenta yang aku miliki. Semangatku yang udah mulai down. Hampir udah dua bulan lebih aku diam dan hanya kubur talenta ini. Sebenarnya dihatiku aku rindu sekali balik melayani digereja sewaktu masa pertama kali aku mengenal Dia dan beri diriku melayani Tuhan. Rindu ikut kelompok pemuda, hal yang benar-benar aku rindukan kembali setelah beberapa tahun aku tinggalkan semua pelayaanku digereja. Tuhan kasih aku talent untuk menulis, tapi tetap juga aku gak pernah pakai untuk Dia. Rasanya hatiku benar-benar ditampar. Aku sibuk memikirkan kehidupanku didunia ini dan gak pernah pikir Tuhan mau apa dari hidupku. 

Disesi terakhir ibadah aku dengar pujian ini yang berjudul Jangan Biarkan aku pergi. Pujian yang berhasil buat aku nangis saat ibadah minggu itu. Pujian yang ingatkanku bahwa aku udah berlari jauh dan berjalan jauh gak selurus lagi dengan jalannya Tuhan.



Ampuni semua kesombonganku, ampuni semua kedaginganku

Dan bawa aku mendekat di hadapan tahtaMu

Ampuni aku yang tak peduli akan kerinduan di hatiMu

Tuhanku, bawa aku kembali, tarikku lebih dekat lagi



Jangan biarkan aku pergi, jangan biarkan aku berlari

menjauh dari tahta kasih karunia yang Kau beri

Tanamlah aku di hadiratMu, materaikanku dalam hatiMu

Di hadiratMu, di hadapanMu, di pelukanMu, itulah hidupku



Basuh keletihanku, sentuh kebekuanku

Pulihkan tubuh, jiwa, juga rohku

Habiskan kedaginganku, mimpiMu jadi mimpiku

Di hadapan tahtaMu kuberseru



Jangan biarkan aku pergi, jangan biarkan aku berlari

menjauh dari tahta kasih karunia yang Kau beri

Tanamlah aku di hadiratMu, materaikanku dalam hatiMu

Di hadiratMu, di hadapanMu, di pelukanMu, itulah hidupku
Setiap kata dari pujian ini mempunyai arti yang menyentuh jiwaku. Aku minta ampun Tuhan jika aku udah gak peduli lagi akan tugasku didunia ini. Aku udah gak peka lagi akan kerinduan Tuhan. Aku minta ampun Tuhan. Jangan biarkan aku pergi jauh dari kasihMu itu. Tarik aku kembali Tuhan dan bawa aku kembali masuk dalam hadiratMu. Itu yang menjadi doaku dan kerinduanku saat ini. Bukakan jalanku buat pelayanan yang kurindukan ini Tuhan. Bantu aku biar aku tetap semangat terus melayani melalui menulis. Ini kerinduanku kembali pada kasihku yang mula-mula waktu pertama kali  mengenalMu :) 

No comments:

Post a Comment

Saya senang jika sahabat semua memberi komentar
Gbu all

Kejadian 2 - Penolong

Kejadian 2 Kejadian 2:18 (TB)  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong...