Berapa lama ku dilupakan?

Tuhan…. Berapa lama ku dilupakan Tuhan?
Berapa lama lagi Engkau sembunyi dariku?
Tuhan…. Berapa lama ku dilupakan?
Sampai kapan Engkau sembunyi dariku?
Sampai kapan aku kuatir?
Sampai kapan ku bersedih?
Tuhan, Sampai kapan ku bersedih?
Dan kini seteruku, semua seteruku.
Telah menguasai diriku. Dan kini seteruku, semua seteruku.
Kini bersorak sorai meninggikan diri atasku, Tuhan……
Tuhan…ya Tuhan kami..Pandanglah aku..
Tuhan,dengarlah aku jawab doaku..
Tuhan…Tolong pulihkan kekuatanku..
Agar mataku bercahaya..Pulihkanlah semangatku..
Hanya Engkau andalanku…..
Ku percaya Engkau setia..Sbab kasihMu kekal selamanya..


Ini sebuah pujian dan juga sebuah pengharapanku akan Dia yang beri aku kekuatan. Sebuah pengakuan didalam hati yang haus dan rindu selalu akan KasihNya yang tak berkesudahan, rindu selalu akan hikmatNya, rindu selalu akan pengajaran dan kebijaksanaan dari padaNya. Tuhan dengarlah doaku dan tolonglah aku.

Grace of God

Bebarapa hari ini aku lagi baca buku Max Lucado judulnya Just Like Jesus. Bab pertama membacanya sudah membuat aku tertarik ingin membaca seterusnya. Bahasanya yang ringan dan mudah dicerna karena ini pasti buku terjemahan. Dan ada pernyataan didalam buku ini yang aku kutip. Pernyataan yang membuat aku sadar tetang kasih Allah yang tak terbatas, kasih Allah yang tak dapat kita ukur dengan kebaikan kita dengan harta dan apa yang kita miliki. Allah mengasihi kita tulus. Berikut kutipan dari buku ini : 
Allah mengasihi anda apa adanya, tetapi Dia tidak membiarkan anda seadanya. Dia menghendaki anda menjadi serupa dengan Yesus.


Kasih Allah tidak akan pernah berhenti. Walaupun kita menolak Dia. Mengabaikan Dia. Memandang-Nya hina. Tidak taat kepadaNya. Dia tidak akan berubah. Kejahatan kita tidak dapat melenyapkan kasihNya. Kebaikan kita tidak dapat menambah kasih itu. Iman kita tidak akan menghasilkan apa pun selain kebodohan kita mengacaukannya. Kasih Allah bagi kita tidak akan berkurang apabila kita gagal atau


Terimakasih ya Tuhan buat selalu ingatin aku tentang arti Kasih Karunia. Kasih KaruniaMu yang tak bersyarat. Engkau mengasihi aku dengan begitu baik. Love you Lord more and more.

Lagu Pujian Yang Menegur

Pagi ini aku dapat berkat pujian judulnya Tuhan. Pujian ini diambil dari buku Ende Bahasa batak No. 688. Seingatku pujian ini dinyanyikan dua minggu yang lalu saat aku ibadah di HKBP. Lagunya sangat aku suka makanya aku foto untuk mengingatkanku nyanyi dirumah. 

Semalam saat buka buka galery foto aku diingatkan akan lagu ini dan aku coba ingat lirik lagunya bagaimana, puji Tuhan ada aplikasi buku ende yang bisa bunyikan not lirik lagunya jadi aku bisa ngerti bagaimana tarik lagunya :) 

Inilah salah satu yang aku suka kalau ibadah di HKBP, aku suka lagu-lagu yang dinyanyikan yang diambil dari Buku Ende. (Walau aku gak begitu pintar mengerti bahasa batak secara luas, tapi aku masih bisa mengerti bahasa batak yang sering didengar. #perlu belajar lagi bahasa daerah sendiri hehe) Lagunya memang bahasa batak tapi artinya sangat dalam, sangat dalam menusuk tulang dan hati :) Terlebih lagu ini sangat menyentuh hatiku, arti lagunya sangat dalam diartikan. Terlebih Tuhan ingatin aku akan sikapku yang udah gak baik terhadap sesama. Mendengar lagu ini dan menyanyikannya benar-benar menyentuh hatiku dan aku benar-benar minta maaf atas sikapku yang belum bisa dewasa . Ini lirik lagunya bahasa batak, ingin mengartikan ke bahasa Indonesia tapi takut artinya jadi salah. Pokoknya lagu ini benar-benar menyentuh hati. Selamat pagi dan beraktivitas di Selasa cerah. God bless


  1. Tuhan jotjot do marsak donganki,
    Ala na sala pambahenanki,
    Hatangku langka nang parulanki,
    Jora ma au.
  2. Pangkulingki pe tupa so une,
    Mambaen jut roha ni donganku pe,
    Pingkiran hata na hurang ture,
    Jora ma au.
  3. Nuaeng na ro do au sumomba Ho,
    Pasahat ngolungki Tuhan tu Ho,
    Tuhan lehon ma roha na holong,
    Urupi au.

Day 26- Yosua 16 -18

Yosua 16 -18 Hari ini aku belajar bahwa untuk menikmati janji Tuhan dalam kehidupanku aku harus melakukan tindakan. Aku ga boleh ...