Apr 28, 2015

# Jangan Ambil Roh- Mu

Jangan ambil Roh-Mu dari padaku Tuhan 
kututup mata ini 
menarik nafasku dalam dalam
jangan tinggalkan aku 
melewati arus dunia ini

kemelayangkan pemikiranku
apa yang telah kubuat 
sehingga membuatMu kecewa
aku merasakan jarak yang jauh diantara kita
aku merasakan ketidak beresan hatiku
pagi ini aku tersadar
kasih ku sudah tiada lagi
kasih ku sudah hilang 
kasih yang Kau tanamkan dalam diriku
agar aku bisa mengasihi seperti 
Engkau mengasihi umat Mu

Aku memohon ampun pada Mu
Pencipta alam semesta
Pemberi Kehidupan 
Juruselamatku
Aku mohon ampuni aku
dan jangan ambil Roh -Mu dari hidupku

* pagi ini aku merasakan ketidak beresan di hatiku, aku kehilangan damai sejahtera. Aku kehilangan kasihku kepada keluargaku. Dan aku merasakan kehilangan tuntunan Tuhan di setiap langkahku.

Apr 24, 2015

Perhatian-Mu buatku terpesona

Sore ini ingin berbagi kisah semalam sore saat pulang kantor ( 23 -04-2015 ) Kisah kecil namun membuatku terpesona padaNya Penciptaku. 
 
Aku suka menuliskan kisah-kisah yang dianggap kecil tapi begitu menyentuh perasaanku. Jadi ceritanya semalam aku di sms adekku bahwa dia gak bisa jemput aku pulang karena dia capek sekali dan ingin langsung pulang kerumah. Saat mau membalas sms nya aku mau bilang bahwa aku gak punya duit untuk ongkos pulang, (lupa gak ada simpanan uang didompet) #kebiasaan yang gak bagus. Namun aku urungkan niatku tsb dan bilang iya pada adekku. Saat aku merogoh isi tas ku yang ada hanya receh receh. Selembar uang Rp 2.000 dan beberapa uang logam 500 dan uang logam 1.000 pokoknya cukup untuk ongkos pulang kerumah Rp 8.000. Sempat sedih dalam hati kok miskin amat ya gw kasih uang recehan hahaha . Tapi cepat -cepat ubah pikiran  gak mau ambil pusing ntar kasih ongkos dengan uang receh. 

Namun, saat aku turun kebawah  bukan secara kebetulan ketemu salah seorang teman kantorku Kakak B (inisial aja ya namanya) yang sedang ngobrol di tempat resepsionis bawah. Gak ada terpikir untuk minta tumpangan sama dia, aku langsung keluar kantor aja. Ya karna menurutku kk itu mungkin masih kerja. Ya pokoknya gak ada kepikiran minta tumpangan lah :)   Namun, saat aku keluar dia panggil aku tanyakan pulang naik apa li? bareng aku aja kalau gak dijemput. Ya boleh kalau kk mau pulang sahut aku. Jadi deh aku dapat tumpangan pulang dan gak bayar supir angkotnya pakai recehan. Hahahaha Thanks ya Tuhan buat kk B yang baik hati :)

Saat aku renungkan kejadian tsb, aku senyum-senyum sendiri. Tuhan baik sekali ya sama aku. Sampai hal-hal sekecil ini Dia perhatikan aku. Gak biarin aku malu, gak biarin aku merasa sendiri. Trimakasih ya Tuhan buat perhatianMu yang membuatku terpesona :) I love You Lord :)


Kepada Mulah aku berharap

"Ya TUHAN, beritahukanlah kepadaku ajalku, dan apa batas umurku, supaya aku mengetahui betapa fananya aku! Sungguh, hanya bebera...